IMA Connect 2026 dorong pertumbuhan ekosistem bisnis di Riau

IMA Connect 2026 dorong pertumbuhan ekosistem bisnis di Riau

gubukinspirasi.id, PEKANBARU -Asosiasi Marketing Indonesia (IMA) Chapter Pekanbaru sukses menggelar perhelatan perdana bertajuk IMA Connect 2026 di Hotel Pangeran Pekanbaru, Jumat (11/9/2026).

Forum bisnis eksklusif ini dilaksanakan khusus untuk mempertemukan puluhan pemilik usaha, profesional, serta entrepreneur dari pelbagai sektor guna memperluas jejaring sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di Bumi Lancang Kuning.

Presiden IMA Chapter Pekanbaru, Vera Farnila, S.E., M.M., menjelaskan bahwa ajang business matching ini hadir bukan sekadar wadah berkumpulnya para pemasar, melainkan sebagai ekosistem bisnis yang nyata.

Lewat skema interaksi langsung, acara ini melibatkan sekitar 50 seller dan tak kurang dari 100 buyer dari beragam latar belakang industri.

Dalam skema table talk, para buyer diberikan alokasi waktu sekitar 7 menit di setiap meja untuk berinteraksi langsung dengan para seller.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh para seller yang tampil atraktif memaparkan keunggulan produk, penawaran promo, hingga program bisnis unggulan mereka untuk menggaet calon mitra.

Melihat tingginya antusiasme para peserta, Vera memastikan bahwa IMA Chapter Pekanbaru siap melanjutkan agenda ini secara berkala dengan fokus penajaman pada segmen-segmen bisnis tertentu di masa mendatang.

Langkah ini diambil agar kolaborasi yang tercipta bisa semakin spesifik dan tepat sasaran.

Pada kesempatan itu, Vera melontarkan tantangan khusus bagi seluruh partisipan yang hadir agar tidak pulang hanya membawa dokumentasi foto atau materi presentasi belaka.

Ia mengimbau setiap peserta membawa pulang tiga hal penting usai acara, yakni one new insight (satu wawasan baru), one new connection (satu koneksi baru), dan one new action (satu tindakan nyata).

Ia optimistis, penguatan jejaring antarpebisnis ini pada akhirnya akan memberi dampak positif terhadap ketahanan ekonomi di Riau. Saling menopang antar-pelaku usaha diyakini mampu memecahkan pelbagai hambatan bisnis sekaligus merangsang pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.

Selain sesi interaksi bisnis, acara ini kian berbobot dengan hadirnya sesi talk show* bersama pebisnis muda, motivator, sekaligus penulis kenamaan, Dewa Eka Prayoga.

Dalam pemaparannya, Dewa membedah formula praktis tentang bagaimana mengolah sebuah jaringan pertemanan (koneksi) menjadi nilai bisnis nyata (konversi dan transaksi).

Dewa menekankan bahwa proses mengubah koneksi menjadi transaksi tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melewati enam tahapan secara runtut. Tahap pertama dimulai dari koneksi (connection), yaitu momen membuka pintu perkenalan awal tanpa terburu-buru melakukan penawaran dagang.

Tahap kedua dilanjutkan dengan interaksi (interaction), di mana komunikasi dua arah mulai dibangun untuk saling mengenal dan memahami profil lawan bicara. Setelah itu, masuk ke tahap ketiga yaitu relasi (relationship), saat hubungan emosional mulai terbentuk lebih dalam hingga memunculkan rasa saling percaya (trust) dan rasa nyaman (comfort).

Memasuki tahap keempat, yaitu persuasi (persuasion), pebisnis mulai membantu calon mitra melihat alasan kuat untuk bertindak dengan cara menawarkan solusi atas masalah yang mereka hadapi. Dari sana, alur berlanjut ke tahap kelima berupa konversi (conversion), yaitu momen ketika calon pembeli mulai mengambil keputusan dan tindakan untuk menerima penawaran.

Proses tersebut akhirnya bermuara pada tahap keenam, yaitu transaksi (transaction), yang menjadi puncak dari hubungan bisnis di mana terjadi pertukaran nilai (value exchange) yang saling menguntungkan kedua belah pihak. 

Melalui perpaduan sesi networking dan pembekalan materi edukatif ini, IMA Connect 2026 diharapkan menjadi batu pijakan baru bagi iklim usaha di Pekanbaru agar semakin tangguh, adaptif, dan saling menguatkan.(gubukinspirasi.id/Alexander)

0 Komentar