Jejak sejarah 11 September di Indonesia: Dari lahirnya RRI hingga mengenang tokoh bangsa

Jejak sejarah 11 September di Indonesia: Dari lahirnya RRI hingga mengenang tokoh bangsa

Ringkasan Berita:1. Tanggal 11 September memiliki tempat tersendiri dalam catatan sejarah Republik Indonesia

2. Peristiwa paling bersejarah dan diperingati setiap tahunnya pada tanggal 11 September adalah lahirnya Radio Republik Indonesia

3. Selain hari lahir RRI, tanggal 11 September juga diwarnai oleh wafatnya sejumlah tokoh penting, di antaranya B.J. Habibie

gubukinspirasi.id, TERNATE - Tanggal 11 September memiliki tempat tersendiri dalam catatan sejarah Republik Indonesia.

Tidak hanya mencatat tonggak penting dalam dunia penyiaran nasional, tanggal ini juga diwarnai oleh momen pergerakan kemerdekaan serta hari kepergian tokoh-tokoh besar bangsa.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut kilas balik peristiwa sejarah penting di Indonesia yang terjadi pada tanggal 11 September.

Lahirnya Radio Republik Indonesia (RRI) & Hari Radio Nasional

Peristiwa paling bersejarah dan diperingati setiap tahunnya pada tanggal 11 September adalah lahirnya Radio Republik Indonesia (RRI), yang juga ditetapkan sebagai Hari Radio Nasional.

  • Latar belakang: Sebulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1945, situasi penyiaran radio berada dalam transisi yang pelik. Sebelumnya, stasiun radio Jepang (Hoso Kyoku) menghentikan siarannya atau diambil alih oleh Sekutu.
  • Sidang tokoh radio: Pada tanggal 11 September 1945, para tokoh yang sebelumnya aktif mengoperasikan berbagai stasiun radio daerah mengadakan pertemuan dan rapat penting di Jakarta. Dipimpin oleh Dr. Abdulrahman Saleh, delegasi dari berbagai daerah sepakat mendirikan satu wadah penyiaran nasional yang mandiri, yaitu Radio Republik Indonesia.
  • Makna perjuangan: RRI lahir dengan semboyan “Sekali Dimaksud, Tetap Di Maksud”. Keberadaan RRI menjadi alat vital bagi pemerintah RI saat itu untuk menyebarluaskan berita kemerdekaan ke seluruh penjuru Nusantara serta mengobarkan semangat juang rakyat dalam mempertahankan kedaulatan dari ancaman agresi militer asing.

RRI di Ternate

Di tanggal ini, RRI se Indonesia merayakan hari lahirnya, tidak terkecuali di Kota Ternate, Maluku Utara.

Amatan gubukinspirasi.id, sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan HUT berbaris rapi di depan dan halama kantor yang berlokasi di Kelurahan Salero, Ternate Selatan itu.

Dilansir dari berbagai sumber, RRI Ternate mulai mengudara pada tanggal 11 September 1952.

Hingga kini, stasiun radio tersebut memiliki sejumlah frekuensi utama, yaitu:

Pro 1 (101.8 FM / 891 AM), Pro 2 (96.7 FM), Pro 3 (88.4 FM) dan Pro 4 (95.1 FM).

Mengenang Wafatnya Tokoh-tokoh Penting Nasional

Selain hari lahir RRI, tanggal 11 September juga diwarnai oleh wafatnya sejumlah tokoh penting yang mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan dan kemerdekaan Indonesia.

  • Raden Dewi Sartika (11 September 1947): Pahlawan Nasional pelopor pendidikan bagi kaum perempuan ini wafat di Tasikmalaya pada 11 September 1947. Raden Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri pada tahun 1904 di Bandung, yang menjadi tonggak awal emansipasi dan peningkatan kualitas pendidikan perempuan di Hindia Belanda (Indonesia).
  • B.J. Habibie (11 September 2019): Presiden Republik Indonesia ke-3 sekaligus bapak teknologi dirgantara Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, menutup usia pada 11 September 2019 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergian sang tokoh jenius di tanggal ini selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia sebagai hari berkabung nasional atas jasa-jasanya yang besar dalam transisi demokrasi pasca-reformasi dan pembangunan industri teknologi kedirgantaraan.

Refleksi

Tanggal 11 September mengajarkan kita tentang arti penting sebuah suara informasi melalui RRI yang menyatukan bangsa, sekaligus mengenang keteladanan para tokoh besar yang mewariskan ilmu pengetahuan, emansipasi dan kemajuan teknologi bagi bumi pertiwi. (*)

0 Komentar