
gubukinspirasi.idContoh soal Penilaian Tengah Semester (PTS) atau Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 9 SMP/MTs semester 1 Kurikulum Merdeka dapat dimanfaatkan sebagai materi latihan sebelum menghadapi ujian.
Sesuai kalender pendidikan tahun ajaran 2026/2027, pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS) atau ASTS semester ganjil untuk siswa kelas 9 SMP/MTs diperkirakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.
PTS atau STS merupakan salah satu bentuk penilaian yang dilakukan pada pertengahan semester.
Kegiatan ini bertujuan mengetahui perkembangan hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran selama kurang lebih setengah semester.
Karena menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran, persiapan menghadapi PTS/STS sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Siswa dapat memperbanyak latihan soal, sedangkan orang tua dapat membantu dengan menyediakan bahan belajar tambahan di rumah.
Latihan Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1
Untuk membantu siswa mempersiapkan diri, latihan soal dapat menjadi salah satu cara untuk mengukur sejauh mana materi yang telah dipahami.
Dalam materi berikut tersedia 40 soal PTS Bahasa Indonesia kelas 9 semester 1 Kurikulum Merdeka.
Soal-soal tersebut mencakup materi dari Bab I: Demi Keluarga dan Bab II: Buku-buku Berbicara.
Sebelum melihat bagian kunci jawaban, siswa disarankan mengerjakan seluruh pertanyaan secara mandiri terlebih dahulu. Dengan begitu, hasil latihan dapat digunakan untuk mengetahui materi yang masih perlu dipelajari kembali.
Contoh soal PTS Bahasa Indonesia kelas 9 semester 1 tahun 2026 ini disusun berdasarkan materi dalam buku Bahasa Indonesia yang diterbitkan Kemdikbudristek serta sejumlah sumber pendukung lainnya.
Berikut kumpulan soal PTS/STS Bahasa Indonesia kelas 9 SMP/MTs semester 1 Kurikulum Merdeka yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi ASTS 2026.
Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1-5
Yang Lebih Penting dari Aku
"Diam saja dari tadi. Baca terus, seperti yang paling pintar saja." "Iya. Kita ini dianggap patung?" "Bukan patung, tapi angin." Mataku ke arah buku yang kubaca, tetapi telingaku mendengar semuanya. Walau mereka berbicara dengan suara rendah, suasana sunyi mengantarkan setiap bunyi dengan setia.
Aku benar-benar tidak ingin di sini. Terlihat orang dengan berbagai penampilan mondar-mandir lantas duduk, lalu berdiri dalam diam. Wajah-wajah gundah dan lelah membuatku tambah lemas. Kapan ini semua berakhir? Tengah malam begini,seharusnya aku bisa duduk santai di rumah, baca, atau main game. Sejak sore, aku ingin minta izin pulang. It’s impossible. Mustahil. Mana mungkin aku bisa pulang saat seluruh keluarga berkumpul.
Aku kembali membaca bukuku, tetapi tak satu pun kalimat kupahami. Suara-suara yang menyindirku itu masih terdengar,kadang diselingi tawa. Aku cukup yakin, jika aku mengangkat wajah, salah satu atau beberapa orang dari mereka sedang melirikku. Aku tidak suka, tetapi mau bagaimana lagi? Walau tak kukenal dengan baik, mereka semua terikat darah denganku.
This is it. Cukup sudah. Aku tidak tahan lagi. Aku harus bicara. Akan kutegur mereka. Seenaknya saja menggunjingkan orang yang ada di depannya. Kemarahan tiba-tiba memenuhi dadaku. Aku berdiri sambil mengentakkan kaki. Derit nyaring kursi besi tua membuat beberapa orang menoleh. Kudekati sumber suara gaduh itu. "Maaf. Apa aku mengganggu kalian?" Aku sendiri terkejut mendengar nada suaraku. Aku benar-benar sedang kesal. Tepat pada saat itu, pintu geser kehijauan itu terbuka. "Keluarga Bapak Pattarani!" Seperti disemprot air dengan selang, kami berhamburan mendekat. "Operasi berhasil, pasien ada di ruang pemulihan." Ayahku bangkit dan mengusap matanya berkali-kali. Para om dan tante tersenyum lega dan segera sibuk mengabarkan kebahagiaan itu. Kakek kesayangan kami terlepas dari bahaya.
1. Mengapa tokoh "Aku" merasa kesal dan memegang buku tanpa memahami isi bacaannya pada awal cerita?
A. Karena disuruh membaca buku pelajaran yang sangat sulit oleh ayahnya.
B. Karena kakeknya melarang dia bermain gim di rumah sakit.
C. Karena merasa terganggu oleh sindiran dan pergunjingan sepupu-sepupunya.
D. Karena dia dipaksa menjaga ruang operasi sendirian tanpa teman.
Kunci jawaban: C. Karena merasa terganggu oleh sindiran dan pergunjingan sepupu-sepupunya.
2. Kalimat "Suasana sunyi mengantarkan setiap bunyi dengan setia" pada paragraf pertama Teks Bacaan I menggunakan majas atau gaya bahasa yang menggambarkan suasana dengan sangat jelas. Makna majas tersebut adalah ...
A. Suasana sangat bising sehingga suara bisikan tidak terdengar.
B. Suasana begitu hening sehingga bisikan pelan pun terdengar sangat jelas.
C. Suasana ramai oleh suara nyanyian keluarga yang gembira.
D. Keadaan rumah sakit yang penuh dengan bentakan para medis.
Kunci jawaban: B. Suasana begitu hening sehingga bisikan pelan pun terdengar sangat jelas.
3. Sudut pandang penceritaan yang digunakan oleh penulis dalam cerita adalah ...
A. Sudut pandang orang pertama (pelaku utama)
B. Sudut pandang orang pertama (serba tahu)
C. Sudut pandang orang ketiga (pengamat)
D. Sudut pandang orang ketiga (serba tahu)
Kunci jawaban: A. Sudut pandang orang pertama (pelaku utama)
4. Apa alasan utama tokoh "Aku" tidak bisa meminta izin pulang ke rumah meskipun sudah larut malam?
A. Karena tidak ada kendaraan umum yang melintas di depan rumah sakit.
B. Karena dia dikunci di dalam ruang tunggu oleh pamannya.
C. Karena dia ditugaskan membawa dokumen medis penting milik kakeknya.
D. Karena tidak elok/mustahil pulang saat seluruh keluarga besar sedang berkumpul menanti kakek.
Kunci jawaban: D. Karena tidak elok/mustahil pulang saat seluruh keluarga besar sedang berkumpul menanti kakek.
5. Kalimat "Seperti disemprot air dengan selang, kami berhamburan mendekat" menggambarkan emosi dan tindakan tokoh-tokoh yang ...
A. Panik dan ingin segera melarikan diri dari ruang tunggu.
B. Spontan dan sangat sigap mendekati dokter saat pintu ruang operasi terbuka.
C. Marah dan siap melakukan pertengkaran fisik di hadapan medis.
D. Kecewa karena hasil operasi kakek tidak sesuai harapan.
Kunci jawaban: B. Spontan dan sangat sigap mendekati dokter saat pintu ruang operasi terbuka.
Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 6-10
Nama Keluarga
Saat mempelajari sensus penduduk, aku dan teman-teman di kelas berlatih mengisi formulir sesuai data. Banyak kolom yang harus kami isi termasuk nama ayah dan nama ibu. Salah satu temanku heran, mengapa nama belakangku sama dengan nama belakang ibuku, bukan ayahku.
Katanya, "Biasanya nama anak mengikuti nama ayahnya, seperti Miko Sirait yang bersuku Batak, ayahnya bernama Tegar Sirait. Ada juga anak yang tidak menggunakan nama keluarga. Namaku, Anin Prasetyani, berbeda sama sekali dengan nama orang tuaku. Aku heran, kok nama belakangmu mengikuti nama ibumu?"
Di rumah, meluncurlah pertanyaanku, "Bu, mengapa aku memakai nama Chaniago, bukan nama Jambak seperti nama Ayah?" Ibu tertegun sejenak, tetapi segera berbicara dengan penuh semangat. Kebudayaan Minangkabau terkenal dengan sistem matrilineal, yaitu menetapkan garis keturunan berdasarkan garis keturunan ibu. Jadi, marga anak akan mengikuti marga ibu. Budaya ini sudah lama berlangsung dan masih bertahan hingga kini. Bagi orang Minangkabau, garis keturunan erat sekali hubungannya dengan adatnya. Perempuan dewasa atau ibu memiliki kedudukan yang tinggi dan menjadi lambang kehormatan keluarga. Ibu juga memiliki peran krusial dalam mengambil keputusan dalam keluarga.
6. Perhatikan kalimat berikut: "Ibu juga memiliki peran krusial dalam mengambil keputusan dalam keluarga." Kata krusial dalam kalimat tersebut bermakna ...
A. Sangat penting/menentukan
B. Kurang berpengaruh
C. Sangat rumit dan berbahaya
D. Tambahan atau pelengkap
Kunci jawaban: A. Sangat penting/menentukan
7. Mengapa Miko Sirait dalam teks tersebut menggunakan nama belakang "Sirait"?
A. Karena Miko bersuku Batak yang menganut sistem patrilineal (garis ayah).
B. Karena Miko bersuku Minangkabau yang mengikut garis ibu.
C. Karena nama tersebut adalah nama pemberian guru sekolah.
D. Karena nama tersebut merupakan nama gelar kebangsawanannya.
Kunci jawaban: A. Karena Miko bersuku Batak yang menganut sistem patrilineal (garis ayah).
8. Rumah adat khas Minangkabau yang dihuni oleh satu kaum atau keluarga besar dalam teks di atas disebut ...
A. Rumah Tongkonan
B. Rumah Gadang
C. Rumah Joglo
D. Rumah Honai
Kunci jawaban: B. Rumah Gadang
9. Pernyataan berikut yang sesuai dengan prinsip sistem kekerabatan masyarakat Minangkabau adalah ...
A. Anak laki-laki menjadi penerus garis marga tunggal dalam keluarga.
B. Peran ibu hanya terbatas pada urusan dapur dan tidak boleh mengambil keputusan.
C. Garis keturunan anak ditentukan sepenuhnya oleh paman dari garis ayah.
D. Perempuan dewasa/ibu memiliki kedudukan tinggi dan menjadi lambang kehormatan keluarga.
Kunci jawaban: D. Perempuan dewasa/ibu memiliki kedudukan tinggi dan menjadi lambang kehormatan keluarga.
10. Sebuah paragraf dikatakan memiliki kohesi apabila ...
A. Seluruh kalimat di dalamnya menggunakan majas metafora yang indah.
B. Adanya keterpaduan bentuk antarkalimat yang ditandai oleh konjungsi, kata ganti, atau pengulangan kata.
C. Mengandalkan bahasa asing tanpa menggunakan konjungsi sama sekali.
D. Memiliki lebih dari tiga gagasan utama yang saling bertentangan.
Kunci jawaban: B. Adanya keterpaduan bentuk antarkalimat yang ditandai oleh konjungsi, kata ganti, atau pengulangan kata.
11. Bacalah paragraf berikut!
(1) Dendeng balado buatan Ibu sangat lezat. (2) Makanan ini menggunakan cabai merah segar dan daging pilihan. (3) Indonesia adalah negara kepulauan yang indah. (4) Oleh karena itu, aku selalu bertambah makan jika Ibu memasaknya. Kalimat yang merusak koherensi (kepaduan makna) paragraf di atas adalah kalimat nomor ...
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
Kunci jawaban: C. (3)
Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 12-15
Tabu
Namanya Isrul. Dia sangat bersyukur karena dilahirkan di keluarga yang memadai. Untuk biaya sekolah, orang tuanya sangat mampu menyediakannya. Anehnya, kemudahan untuk sekolah tak dapat dia nikmati. Kepala desa dan guru-guru di desa Isrul selalu berusaha mengubah pola pikir masyarakat di desa. Ketika ada penyuluhan pendidikan, rata-rata orang tua hanya mendengar saja, sesudah itu kembali sibuk dengan urusan sawah, kebun, sapi, dan berbagai mata pencaharian lainnya.
Salah seorang di antara mereka adalah ayah Isrul. Baginya, sekolah itu bagai angin lalu. Baca buku itu buang waktu. Kepada anak lelakinya, dia selalu menegaskan bahwa membantu orang tua adalah hal yang utama. Karenanya, yang dilakukan Isrul begitu pulang sekolah adalah mengurus sapi. Dia harus memeriksa rumput, mencacahnya menjadi potongan kira-kira 10 cm menggunakan parang tajam, lalu menyajikannya dalam ember bersama air hangat yang dibubuhi sedikit garam.
Isrul sangat menghormati ayahnya dan tak ada kata lain yang keluar melalui pita suaranya kecuali iyye’-iya. Sudah menjadi tradisi di desanya, bahwa semua perkataan orang tua sifatnya mutlak, dan menentang orang tua adalah tabu.
12. Mengapa Isrul kesulitan melanjutkan sekolah meskipun orang tuanya mampu secara finansial?
A. Karena anggapan ayahnya bahwa sekolah itu buang waktu
B. Karena tidak ada bangunan sekolah di desa Isrul.
C. Karena Isrul tidak mau mengurus sapi peliharaannya.
D. Karena Isrul tidak lulus ujian masuk sekolah menengah.
Kunci jawaban: A. Karena anggapan ayahnya bahwa sekolah itu buang waktu
13. Apa arti kata tabu dalam konteks budaya masyarakat di desa Isrul?
A. Sesuatu yang sangat dianjurkan oleh kepala desa.
B. Hal yang larang/pantang dilakukan karena dianggap menentang norma atau adat.
C. Kebiasaan bergotong royong di sawah.
D. Kegiatan rutin membaca buku di perpustakaan.
Kunci jawaban: B. Hal yang larang/pantang dilakukan karena dianggap menentang norma atau adat.
14. Urutan prosedur pencacahan rumput untuk pakan sapi yang dilakukan Isrul adalah ...
A. Mengasah parang → memeriksa rumput → mencacah rumput ukuran ±10 cm →memasukkan ke ember.
B. Memasukkan rumput ke ember → menyiram garam → mencacah dengan parang tumpul.
C. Membakar rumput → mengaduk air garam → memberikan ke sapi.
D. Mencacah rumput → mengasah parang → membuang ember.
Kunci jawaban: A. Mengasah parang → memeriksa rumput → mencacah rumput ukuran ±10 cm →memasukkan ke ember.
15. Mengapa Isrul menambahkan sedikit garam ke dalam air hangat untuk minum sapi-sapinya?
A. Untuk membunuh semua kuman di tubuh sapi.
B. Agar air hangat berubah warna menjadi kebiruan.
C. Karena instruksi dari guru sekolahnya.
D. Sebagai penambah nafsu makan dan menjaga kesehatan mineral sapi.
Kunci jawaban: D. Sebagai penambah nafsu makan dan menjaga kesehatan mineral sapi.
16. Ungkapan "sekolah itu bagai angin lalu" dalam bacaan di atas mengandung arti ...
A. Sekolah dianggap hal yang tidak penting dan diabaikan begitu saja.
B. Sekolah memberikan kesejukan bagi murid.
C. Sekolah dapat diselesaikan dengan sangat cepat.
D. Belajar sekolah harus dilakukan di tempat yang terbuka.
Kunci jawaban: A. Sekolah dianggap hal yang tidak penting dan diabaikan begitu saja.
17. Kata iyye' yang diucapkan Isrul merupakan contoh kata serapan dari bahasa daerah yang berarti ...
A. Tidak/Menolak
B. Mungkin/Ragu-ragu
C. Ya/Menyetujui dengan hormat
D. Marah/Kecewa
Kunci jawaban: C. Ya/Menyetujui dengan hormat
18. Penggunaan akhiran -wan pada kata ilmuwan memiliki makna arti imbuhan ...
A. Orang yang memiliki harta melimpah
B. Orang yang ahli dalam bidang ilmu tertentu
C. Orang yang berprofesi di bidang olahraga
D. Orang yang berparas tampan/cantik
Kunci jawaban: B. Orang yang ahli dalam bidang ilmu tertentu
19. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menyusun poster promosi kegiatan TBM adalah ...
A. Mengunggah draf poster ke media sosial.
B. Meminta umpan balik dari cetakan akhir.
C. Mengumpulkan biaya cetak dari pengunjung.
D. Merencanakan ide/gagasan dan informasi utama yang disampaikan.
Kunci jawaban: D. Merencanakan ide/gagasan dan informasi utama yang disampaikan.
20. Ciri utama teks prosedur yang membedakannya dengan teks cerita fiksi adalah ...
A. Menceritakan asal-usul tokoh fiksi.
B. Berisi tahapan/langkah berurutan menggunakan kalimat perintah yang sistematis.
C. Menggunakan bait dan rima yang teratur.
D. Memuat argumen pro dan kontra tanpa petunjuk praktis.
Kunci jawaban: B. Berisi tahapan/langkah berurutan menggunakan kalimat perintah yang sistematis.
21. Baca teks berikut!
"Pantai Nusa Pemida memiliki keindahan alam yang memukau dengan bentang laut biru jernih dan pepohonan rindang di sepanjang garis pantai. Suasananya yang tenang jauh dari hiruk pikuk kota menjadikannya surga bagi wisatawan yag mencari kedamaian."
Berdasakan jenis teks, paragraf di atas termasuk deskripsi karena....
A. menceritakan pengalaman pribadi
B. berisi urutan peristiwa dari awal sampai akhir
C. menggambarkan objek secara rinci sehingga pembaca seolah-olah melihat
D. berisi ajakan untuk melakukan sesuatu
Kunci jawaban: C. menggambarkan objek secara rinci sehingga pembaca seolah-olah melihat
22. Ciri utama teks deskripsi adalah ...
A. Mengandung langkah-langkah
B. Menggunakan data dan angka
C. Menggambarkan objek secara konkret dan jelas
D. Berisi perdebatan tentang suatu topik
Kunci jawaban: C. Menggambarkan objek secara konkret dan jelas
23. Bacalah paragraf berikut!
Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam melimpah. Lautnya menyimpan beragam jenis ikan, sedangkan daratannya menghasilkan berbagai hasil pertanian dan tambang. Kekayaan alam tersebut menjadi potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gagasan utama paragraf tersebut terdapat pada...
A. Kalimat pertama di awal paragraf
B. Kalimat kedua di tengah paragraf
C. Kalimat ketiga di akhir paragraf
D. Seluruh kalimat pendukung
Kunci jawaban: A. Kalimat pertama di awal paragraf
24. Gagasan pendukung berfungsi untuk ...
A. Menggantikan ide pokok
B. Memperkuat dan menjelaskan gagasan utama
C. Menentukan tema paragraf
D. Menyusun judul teks
Kunci jawaban: B. Memperkuat dan menjelaskan gagasan utama
25. Bacalah paragraf berikut!
"Sampah plastik menjadi masalah serius bagi lingkungan. Setiap tahun jumlahnya terus meningkat dan mencemari laut, sungai, serta tanah. Jika tidak segera ditangani, hal ini dapat mengancam keberlangsungan makhluk hidup."
Pola pengembangan paragraf tersebut adalah ...
A. Induktif, karena gagasan utamanya ada di akhir paragraf
B. Deduktif, karena gagasan utamanya ada di awal paragraf
C. Campuran, karena gagasan utamanya ada di awal dan akhir paragraf
D. Kronologis, karena disajikan berdasarkan urutan waktu
Kunci jawaban: B. Deduktif, karena gagasan utamanya ada di awal paragraf
26. Bacalah penggalan teks pidato di bawah ini!
Telah kita ketahui bersama bahwa Bapak Sadi akan mengakhiri masa kerjanya di sekolah kita dan beliau akan meninggalkan kita menuju tempat yang baru di luar daerah.
Kalimat pembukaa yang tepat untuk teks pidato di atas adalah...
A. Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa. Berkat rahmat dan kasih-Nya kepada kita sehingga pada hari ini dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat.
B. Demikianlah pidato saya. Semoga Bapak Sadi dapat bertugas di tempat yang baru dengan sukses.
C. Sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri apabila kami mengenang jasa baik Bapak kepada kami semua. Kiranya belum cukup memperoleh didikan dan bimbingan dari Bapak.
D. Marilah kita berdoa untuk kesehatan Bapak Sadi di tempat yang baru.
Kunci jawaban: A. Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa. Berkat rahmat dan kasih-Nya kepada kita sehingga pada hari ini dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat.
27. Bacalah kutipan teks pidato di bawah ini!
Untuk menghadapi situasi saat ini, kita harus selalu waspada. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya para wali murid serta para anak-anak tidak perlu merasa cemas. Bukankah belum ada bukti yang nyata ? Namun, kita harus tetap waspada.
Kalimat perbaikan kutipan pidato yang dicetak miring adalah...
A. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya para wali murid serta para anak-anak, tidak perlu merasa cemas.
B. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya, para wali murid serta para anak-anak tidak perlu merasa cemas.
C. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya para wali murid serta para anak tidak perlu merasa cemas.
D. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya para wali murid-wali murid serta para anak-anak tidak perlu.
Kunci jawaban: C. Sehubungan dengan isu kenakalan remaja di daerah kita ini, diharapkan orang tua khususnya para wali murid serta para anak tidak perlu merasa cemas.
28. Bacalah kutipan teks pidato di bawah ini!
Hadirin yang berbahagia,
Saat ini, intensitas curah hujan sangat tinggi. Sebagimana kita ketahuim sejak beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tak pelak lagi, banjir pun datang tanpa permisi. Menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika, curah hujan yang tinggi masih akan berlagsung selama sepekan ke depan.
Seiring datangnya bencana banjir, wabah penyakit pun biasanya akan muncul. Wabah penyakit yang dimaksud adalah leptospirosis dan diare. Leptospirosis merupakan penyakit hewan yang dapat menjangkiti manusia. Penyebabnya adalah bakteri berbentuk spiral bernama leptospira. Sementara itu, diare akan muncul karena wilayah yang tergenang banjir menjadi kotor.
Jika terjangkit penyakit leptospirosis, penderita akan mengalami demam tinggi, mual, muntah, sekujur tubuh badan akan terasa sakit, air kencing berwarna merah tua, dan timbul bercak kemerahan di bola mata karena pecahnya pembuluh darah.
Isi pokok pidato tersebut adalah...
A. Intensitas curah hujan saat ini sangat tinggi.
B. Bahaya yang timbul akibat curah hujan tinggi.
C. Perlunya kewaspadaan terhadap berbagai penyakit pada saat banjir.
D. Perlunya meningkatkan kewaspadaan penyakit leptospirosis dan diare tatkala banjir datang.
Kunci jawaban: D. Perlunya meningkatkan kewaspadaan penyakit leptospirosis dan diare tatkala banjir datang.
29. Kalimat berikut yang menggunakan kosakata bersinonim adalah...
A. Sudah hamper sepekan, Rahmad belum juga menyelesaikan tugasya.
B. Suka dan duka dirasakan dua bersaudara yang kehilangan orang tua itu.
C. Tua dan muda berbondong-bondong menyaksikan pertandingan sepak bola.
D. Selain batal melanjutkan kuliah, Dani juga urung mendapatkan pekerjaan.
Kunci jawaban: D. Selain batal melanjutkan kuliah, Dani juga urung mendapatkan pekerjaan.
30. Pahamilah kalimat berikut!
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di mana-mana terdapat genangan lumpur.
Si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya di tempat yang aman.
Kepompong hanya bisa menggantung di ranting itu.
Kalimat yang mengandung jenis kata keterangan waktu dan tempat adalah..
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 1 dan 3
D. 2 dan 4
Kunci jawaban: A. 1 dan 2
31. Teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi untuk melakukan sesuatu disebut teks ...
Kunci jawaban: Teks prosedur.
32. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Sebaiknya, brokoli dimasak atau direbus dengan air mendidih dalam kondisi setengah matang. Tambahkan garam untuk membunuh kuman, lalu tiriskan sebentar! Siram dengan air dingin! Fungsi air dingin untuk mempertahankan warna dan memperlambat proses pemasakan brokoli. Dalam kondisi seperti ini, brokoli dapat disimpan 2-3 hari dalam lemari pendingin dan aman dikonsumsi.
Ide pokok paragraf tersebut adalah....
Kunci jawaban: Cara mengolah/memasak brokoli agar tetap aman dikonsumsi dan dapat disimpan.
33. Bacalah teks berikut!
"Amarah mencengkramku. Aku benar benar siap meledak. Aku merasakan deru jantungku kian kencang. Kepalaku kian kuat. Aku bisa merasakan ujung kuku menekan telapak tanganku. Kemarahan menguasaiku."
Paragraf di atas menggunakan sudut pandang orang ke....
Kunci jawaban: Orang pertama
34. "Bagi orang Minangkabau, garis keturunan erat sekali hubungannya dengan adatnya, khususnya berkaitan dengan perempuan. Menjaga budaya tradisional penting bagi bangsa Indonesia demi persatuan dan kesatuan. Perempuan dewasa atau ibu memiliki kedudukan yang tinggi dan menjadi lambang kehormatan keluarga. Ibu juga memiliki pernan penting dalam mengambil keputusan dalam keluarga."
Apakah paragraf di atas memiliki koherensi (kepaduan antar kalimat) yang baik?
Kunci jawaban: Ya, karena semua kalimat membahas hal yang sama secara runtut
35. Dalam proses penyerapan bahasa asing, kata akasa dari bahasa Sanskerta diserap ke dalam Bahasa Indonesia menjadi kata baku ...........
Kunci jawaban: Angkasa
36. Jelaskan perbedaan mendasar antara sudut pandang orang pertama pelaku utama dengan sudut pandang orang ketiga serba tahu dalam penulisan teks deskripsi! Berikan contoh kata ganti yang digunakan masing-masing!
Kunci jawaban:
Orang pertama pelaku utama: tokoh utama menceritakan sendiri peristiwa yang dialaminya. Kata ganti yang digunakan antara lain aku, saya, kami, kita.
Contoh: Aku berjalan menuju taman dan melihat bunga-bunga yang bermekaran.
Orang ketiga serba tahu: penulis berada di luar cerita dan mengetahui berbagai hal tentang tokoh, termasuk pikiran dan perasaannya. Kata ganti yang digunakan antara lain dia, ia, mereka, -nya.
Contoh: Dia berjalan menuju taman. Ia merasa senang melihat bunga-bunga yang bermekaran.
37. Jelaskan apa yang dimaksud dengan syarat Kohesi dan Koherensi agar sebuah paragraf deskripsi dikatakan baik dan padu! Sebutkan 2 ciri penanda kohesi!
Kunci jawaban:
Kohesi adalah keterkaitan antarkalimat dari segi bentuk atau bahasa sehingga kalimat-kalimat saling terhubung.
Koherensi adalah keterkaitan makna atau gagasan antarkalimat sehingga paragraf terasa logis dan padu.
Dua penanda kohesi:
Konjungsi, seperti dan, tetapi, karena, sehingga, oleh karena itu.
Kata ganti, seperti ia, mereka, -nya, ini, itu.
38. Berdasarkan teks Nama Keluarga, uraikan secara ringkas bagaimana sistem kekerabatan matrilineal pada masyarakat Minangkabau memengaruhi penentuan marga/nama belakang seorang anak!
Kunci jawaban: Sistem kekerabatan matrilineal Minangkabau menentukan garis keturunan berdasarkan garis ibu. Karena itu, nama/marga keluarga anak mengikuti marga ibunya, bukan marga ayahnya. Dalam teks, tokoh menggunakan nama Chaniago mengikuti nama keluarga ibunya, sementara ayahnya bermarga Jambak.
39. Buatlah dua kalimat deskripsi bertema keluarga yang menggunakan konjungsi!
Kunci jawaban:
Aku sangat menyayangi Ibu karena beliau selalu merawatku dengan penuh kasih sayang.
Ayah selalu menemaniku belajar, sedangkan Ibu menyiapkan makanan untuk kami.
40. Tuliskan sekurang-kurangnya 4 langkah atau prosedur yang baik dan benar sebelum dan saat melakukan kegiatan wawancara kepada narasumber pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM)!
Kunci jawaban:
Langkah sebelum dan saat wawancara dengan pengelola TBM:
Menentukan tujuan dan topik wawancara.
Menentukan narasumber yang sesuai, yaitu pengelola TBM.
Menyusun daftar pertanyaan yang relevan.
Membuat janji dengan narasumber mengenai waktu dan tempat wawancara.
Menyiapkan alat untuk mencatat atau merekam jawaban.
Memperkenalkan diri dan menyampaikan tujuan wawancara.
Mengajukan pertanyaan dengan sopan dan jelas.
Mendengarkan jawaban narasumber dan mencatat informasi penting.
Mengucapkan terima kasih setelah wawancara selesai.
Disclaimer:
(Tribunnews/gubukinspirasi.id)
0 Komentar