gubukinspirasi.idSimak Kembali berita populer Sumbar di gubukinspirasi.idsepanjang Jumat (11/9/2026).
Mulai dari kondisi siswa di Palupuh Agam pasca keracunan MBG, cuaca ekstrem mengintai Sumbar 11-13 September 2026, Semen Padang alokasikan 10 persen kuota tiket untuk suporter PSIS
1. Siswa Keracunan MBG di Palupuh Agam Kembali Masuk Kelas
Puluhan siswa dan satu guru SDN 08 Nan Limo, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, yang sempat keracunan diduga usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah membaik dan bersekolah.
Untuk diketahui, total siswa keracunan mencapai 71 orang. Sedangkan, terdapat satu guru yang juga keracunan dan diberlakukan rawat jalan selama beberapa hari.
Kepala SDN 08 Nan Limo, Jonnedi, mengatakan bahwa pasca keracunan usai mengonsumsi MBG, siswa dan guru di sekolah tersebut sempat rawat jalan beberapa hari.
Sebelumnya kata Jonnedi, puluhan siswa dan satu guru sekolahnya sudah mendapakan obat yang diresepkan dokter di Puskesmas Palupuh.
"Kurang lebih hampir seminggu 71 siswa dan satu guru kami rawat jalan di rumah masing-masing. Sebelumnya obat sudah diberikan oleh dokter di puskesmas, dan tidak ada yang dirawat di sana, hanya di rumah," ucapnya, Jumat (11/9/2026).
Akhirnya setelah hampir seminggu rawat jalan, kondisi puluhan siswa dan murid SDN 08 Nan Limo, Kecamatan Palupuh akhirnya membaik.
Kata Jonnedi, siswa dan guru SDN 08 Nan Limo terdata kembali datang ke sekolah pada awal minggu kedua September 2026.
"Semuanya sudah membaik dan bersekolah pada Senin (7/9/2026)," jelas Jonnedi.
Jonnedi menyebut MBG di sekolah tersebut masih belum beroperasi hingga saat ini, usai keracunan dan disetop sementara pembagiannya.
Diketahui, pengoperasian MBG untuk sekolah-sekolah di Kecamatan Palupuh diberhentikan sementara pasca keracunan pada Rabu (2/9/2026).
Sampel makanan dikirim ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Padang untuk dilakukan pengecekan.
"Sejak kejadian sampai hari ini, MBG masih berstatus diberhentikan sementara," tambahnya.
Selengkapnya KLIK DI SINI
2. Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar 11-13 September
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Minangkabau mendeteksi potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sumatera Barat selama periode 11 hingga 13 September 2026 mendatang.
Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan adanya sejumlah pola gangguan cuaca yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara intensif di Sumatera Barat.
On Duty Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Siltia Wahyuni, mengatakan gangguan cuaca ini berupa Gelombang Rossby Equatorial, Daerah Pertemuan Arus (Konvergensi), serta Belokan Angin (Shearline) yang aktif di wilayah Sumatera Barat.
Selain itu, anomali Suhu Muka Laut di perairan barat Sumatera Barat juga terpantau bernilai positif.
"Kondisi ini tentu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang intensif di beberapa wilayah Sumatera Barat," ujar Siltia, Jumat (11/9/2026).
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat dan pemangku kepentingan diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Bencana yang berpotensi terjadi di antaranya banjir, banjir bandang, tanah longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau menetapkan sembilan wilayah dalam kondisi "Siaga".
"Daerahnya mulai dari Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Pesisir Selatan dan Solok," jelasnya.
Sementara itu, BMKG Kelas II Minangkabau juga menetapkan kondisi "Waspada" untuk Kabupaten Limapuluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan dan wilayah sekitarnya.
Selengkapnya KLIK DI SINI
3. Semen Padang Alokasikan 10 Persen Kuota Tiket untuk Suporter PSIS
Semen Padang FC mengalokasikan kuota sekitar 10 persen dari total kapasitas Stadion Patriot Candrabhaga untuk suporter PSIS Semarang pada laga kandang perdana Championship 2026/2027.
Jumlah tersebut setara dengan 2.000 hingga 3.000 kursi bagi suporter tim tamu.
Laga Semen Padang FC kontra PSIS Semarang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini sekaligus menjadi laga kandang perdana Kabau Sirah pada musim Championship 2026/27.
Pemberian kuota ini dilakukan karena pertandingan telah mengantongi izin hadir untuk suporter away.
Hal itu disampaikan oleh Presiden Semen Padang FC, Andre Rosiade, pada Kamis (10/9/2026).
"Karena sudah ada izin pertandingan away, kita juga menyediakan kalau tidak salah 10 persen stadion, sekitar 2.000-3.000 seat untuk teman-teman suporter PSIS Semarang," kata Andre kepada gubukinspirasi.id.
Targetkan Stadion Dipadati 30 Ribu Penonton
Selain menyambut kehadiran pendukung tim tamu, manajemen Semen Padang FC juga menargetkan total 30 ribu penonton memadati stadion pada laga tersebut.
"Insya Allah tanggal 20 September 2026, Semen Padang akan home pertama di Stadion Patriot. Target kami adalah penonton yang hadir di stadion 30.000 penonton," tuturnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, manajemen Semen Padang FC telah berkoordinasi dengan DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Andre mengatakan DPP IKM akan melakukan pembelian tiket dari manajemen untuk kemudian membagikannya secara gratis kepada perantau Minang.
Selain perantau, tiket tersebut juga akan didistribusikan kepada kelompok suporter Semen Padang FC.
Selengkapnya KLIK DI SINI
0 Komentar