96 Pasang Pemain Domino di Makassar Adu Taktik, Perebutkan Total Hadiah Rp15 Juta

96 Pasang Pemain Domino di Makassar Adu Taktik, Perebutkan Total Hadiah Rp15 Juta

gubukinspirasi.id, MAKASSAR -Suasana Kedai Kopi Nassami di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) tampak lebih ramai dari biasanya pada Sabtu (12/9/2026) siang.

Suara adukan kopi berpadu dengan ketukan domino yang mendarat di atas meja kayu. 

Di tempat inilah Bank Papua Kantor Cabang (KC) Makassar merangkul komunitas lokal melalui gelaran Turnamen Domino Bank Papua Cup 2026.

Sebanyak 96 pasang peserta atau total 192 orang dari berbagai wilayah Kota Makassar berkumpul. 

Wajah-wajah penuh konsentrasi terlihat di setiap sudut.

Mereka adu taktik dan kecermatan demi memperebutkan total hadiah tunai sebesar Rp15 juta.

Turnamen domino ini bukan sekadar ajang olahraga masyarakat biasa.

Melainkan strategi Bank Papua KC Makassar untuk membaur dan makin dekat dengan warga setempat.

Pemimpin Bank Papua KC Makassar, Alexander Iwan, menjelaskan pihaknya sebelumnya telah rutin menggelar beragam kegiatan, seperti event lari, lomba menggambar, hingga program penguatan UMKM. 

Namun, ruang untuk menyapa komunitas pecinta domino baru terwujud kali ini.

"Kami sering bikin event. Cuma yang belum pernah itu  event domino. Jadi kami belum bisa masuk ke komunitas ini. Makanya hari ini kami menggelar event domino," kata Alexander Iwan.

Alexander mengarakan, sebagai institusi keuangan asal Indonesia Timur, keberadaan Bank Papua di Makassar perlu terus diperkenalkan secara inklusif. 

Melalui ajang yang merakyat ini, Bank Papua berharap branding mereka kian melekat di hati warga.

"Harapan kami sebenarnya, kami ini kan institusi lembaga keuangan dari timur. Kami terus berusaha memperkenal diri agar masyarakat Makassar tahu tentang kami, Bank Papua. Kalau masyarakat Makassar tahu, mereka akhirnya bisa menjadi mitra kami ke depannya," katanya.

Inisiatif Bank Papua ini disambut hangat oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Wakil Ketua Umum Pengprov Pordi Sulsel, Fadriaty AS, mengapresiasi keberanian dan kepedulian lembaga keuangan seperti Bank Papua dalam merangkul olahraga yang sangat populer di kalangan warga ini.

"Alhamdulillah, dari Pordi baik provinsi maupun Kota Makassar melihat ini hal yang luar biasa. Ada lembaga keuangan yang mau menggelar turnamen seperti ini. Kami sangat menghargai dan berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini saja, tapi bisa berlanjut ke turnamen yang lebih besar lagi," kata Fadriaty.

Menurut Fadriaty, memilih domino sebagai jembatan silaturahmi merupakan langkah yang sangat tepat. 

Permainan ini sudah menjadi bagian dari ritme harian warga Makassar, dan menggelarnya di akhir pekan menjadi momen rekreasi yang pas bagi para peserta.

Semangat yang sama disampaikan oleh Ketua Pordi Makassar, Andi Amrullah. 

Ia membeberkan bahwa antusiasme masyarakat Makassar terhadap turnamen domino belakangan ini sangat tinggi, hingga Pordi kerap kewalahan melayani permintaan penyelenggaraan event.

"Dalam kurun empat bulan terakhir, hampir setiap minggunya ada pertandingan yang kami buat bekerja sama dengan berbagai instansi maupun masyarakat. Antusiasme warga sangat tinggi," kata Andi Amrullah.

Melihat respons positif ini, Andi Amrullah menaruh harapan besar agar sinergi antara Pordi dan Bank Papua dapat terjalin dalam jangka panjang, salah satunya dengan menghadirkan wadah komunikasi khusus di tingkat daerah.

Kemeriahan turnamen ini kian lengkap dengan jajaran hadiah menarik. 

Pasangan yang keluar sebagai Juara I berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp7.000.000 beserta piala, sertifikat, dan merchandise. 

Juara II mendapat Rp4.000.000, Juara III sebesar Rp2.000.000, Juara IV Rp1.000.000, serta apresiasi untuk peringkat 5 hingga 8 masing-masing sebesar Rp250.000.

Tak hanya membawa pulang pengalaman bertanding, seluruh peserta yang terdaftar otomatis dibukakan rekening Bank Papua, lengkap dengan saldo awal Rp30.000, buku tabungan, serta kartu debit.

0 Komentar