Cerita Ardi, Jakmania Pulogadung yang datang bersama keluarga saksikan Persija vs Persib di SUGBK

Cerita Ardi, Jakmania Pulogadung yang datang bersama keluarga saksikan Persija vs Persib di SUGBK
Ringkasan Berita:
  • Puluhan ribu Jakmania diprediksi memenuhi SUGBK untuk menyaksikan big match Persija Jakarta vs Persib Bandung, Sabtu (12/9/2026).
  • Ardi, Jakmania asal Pulogadung, datang bersama istri dan anaknya yang kompak mengenakan jersey Persija.
  • Ardi optimistis Persija di bawah Shin Tae-yong mampu mengalahkan Persib 3-0 dan menargetkan Macan Kemayoran menjadi juara musim ini.
 

Laporan Wartawan gubukinspirasi.id, Abdul majid

gubukinspirasi.id, JAKARTA - Aroma rivalitas Persija Jakarta dan Persib Bandung mulai terasa di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pertandingan bertajuk big match tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB.  

Puluhan ribu Jakmania diprediksi bakal memenuhi SUGBK untuk memberikan dukungan langsung kepada Macan Kemayoran. 

Sekitar tiga jam sebelum kick-off, sejumlah Jakmania mulai terlihat berdatangan ke area luar Stadion.  

Mereka tampak menunggu dibukanya Gate Ring 1 yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB. 

Di antara para suporter yang hadir, terdapat Ardi, Jakmania asal Pulogadung. 

Berbeda dari sejumlah suporter yang datang bersama rekan-rekannya, Ardi memilih hadir bersama istri dan anaknya. 

Ketiganya kompak mengenakan jersey Persija.  

Bagi Ardi, kehadiran keluarganya di SUGBK bukan sekadar untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari kecintaan mereka terhadap klub kebanggaan ibu kota. 

"Ya saya datang sama istri dan anak," ujar Ardi kepada Tribunnews. 

Ardi mengaku sangat antusias karena Persija akhirnya kembali menjamu Persib di SUGBK setelah sekian lama.  

Terlebih, laga kali ini menjadi momen penting bagi Jakmania untuk kembali merasakan atmosfer rivalitas kedua tim secara langsung di stadion kebanggaan Indonesia. 

"Alhamdulillah ya, setelah sekian lama kita balik lagi di GBK menjamu Persib. Senang banget," katanya. 

Keyakinan Ardi terhadap Persija juga semakin besar setelah melihat perkembangan tim di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong. 

Menurutnya, kehadiran Shin Tae-yong memberikan warna baru bagi permainan Persija, terutama dari sisi taktikal. 

"Kalau menurut saya, di bawah Shin Tae-yong tren positifnya akan bagus. Insyaallah musim ini minimal runner-up, tapi ya bisa juara lah," ucapnya. 

Bahkan, Ardi berani memprediksi Persija mampu menang telak atas Persib pada pertandingan kali ini. 

"Lawan Persib kali ini sih menang 3-0. Saya yakin bisa menang karena kita belum pernah terkalahkan dari Persib kalau main di Jakarta," ujarnya. 

Meski menyadari komposisi pemain asing Persija belum sepenuhnya lengkap, Ardi menilai hal tersebut bukan alasan untuk meragukan kekuatan tim. 

Ia percaya Shin Tae-yong mampu membuat permainan Persija lebih terarah dan memiliki identitas yang jelas. 

"Walaupun asingnya belum lengkap, tapi di bawah arahan Shin Tae-yong jadi lebih jelas taktikalnya," kata Ardi. 

Ardi bahkan menyebut permainan Persija saat ini mulai mengingatkannya dengan Timnas Indonesia ketika ditangani Shin Tae-yong. 

"Saya lihat permainan Persija sekarang kayak Indonesia waktu ditangani Shin Tae-yong. Sebelas-dua belas lah. Yakin banget bisa hadapi Persib di sini," ujarnya. 

Kemenangan Persib 3-1 atas PSM Makassar pada laga sebelumnya juga tidak membuat Ardi gentar. 

Menurutnya, kondisi pertandingan kali ini berbeda karena Persija mendapat keuntungan bermain di hadapan puluhan ribu Jakmania. 

"Ya itu kan main di kandang mereka, ini kandang kita," tegasnya. 

Lebih jauh, Ardi berharap Persija mampu menjaga konsistensi, terutama ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. 

Ia tidak mempermasalahkan jika Persija hanya meraih hasil imbang ketika bermain tandang. Namun, laga kandang harus bisa dimaksimalkan untuk meraih tiga poin. 

"Semoga selalu konsisten di home. Di away enggak apa-apa draw, tapi home harus menang terus," harapnya. 

Kecintaannya terhadap Macan Kemayoran sudah tumbuh sejak sebelum menikah. 

Kini, kecintaan tersebut turut menular kepada istri dan anaknya. 

"Iya, memang kita suka Persija. Istri saya suka, anak saya juga. Kalau saya dari zaman belum menikah sudah Jakmania," pungkasnya.

(*)

0 Komentar