
gubukinspirasi.id, YOGYA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Koperasi dan UKM resmi menggelar ajang sport tourism tahunan unggulan, "Sibakul Jogja Sport & Fest 2026", pada 12 hingga 13 September 2026.
Memasuki tahun kelima sejak diinisiasi pada 2022 dengan dukungan Dana Keistimewaan, perhelatan tahun ini menggandeng Konglomerasi Keuangan Astra sebagai mitra utama, memadukan kompetisi lari jalan raya (kategori 5K, 10K, dan 21K Half Marathon), festival UMKM, serta kampanye literasi keuangan yang berhasil menyedot rekor partisipasi hingga 5.000 pelari.
Wakil Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra, Agus Prayitno Wirawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun negeri. Melalui inisiatif "Pendopo Gerakan Cakap Keuangan", Astra turut membawa ekosistem 16 perusahaannya untuk mengedukasi masyarakat secara langsung bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Konglomerasi Keuangan Astra itu ada 16 perusahaan. Kalau Bapak sering dengar namanya FIF untuk pembiayaan sepeda motor, ada Astra Credit Company, ada Toyota Astra Finance, dan ada yang lainnya banyak sekali, Bank Saqu. Hari ini merupakan suatu komitmen dari Astra untuk membangun negeri, salah satunya melalui Gerakan Cakap Keuangan. Kita kampanyekan Gerakan Cakap Keuangan supaya masyarakat lebih melek tentang keuangan. Sehingga nanti kalau ada yang mau menipu, kalau ada yang tidak logis dalam melakukan peminjaman dan sebagainya, bisa lebih hati-hati. Ini dikampanyekan bersama OJK yang berada di Yogyakarta," ujar Agus Prayitno Wirawan di Stadion Mandala Krida, Sabtu (12/9/2026).
Agus Prayitno juga menyoroti antusiasme luar biasa dari masyarakat dan para peserta lari pada perhelatan tahun ini, serta pengerahan ribuan pelatih literasi keuangan ke tengah masyarakat Yogyakarta.
"Nanti siang ada 1.000 orang OJK Peduli, yaitu duta-duta dari Otoritas Jasa Keuangan yang akan menjadi pelatih bagi masyarakat Jogja untuk melek keuangan. Semoga besok, saya dengar ini paling banyak ya sampai 5.000 peserta, biasanya 3.000. Besok kita bisa sukses bersama, kita bisa sehat badannya dan juga bisa sehat keuangannya," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Agus Mulyono, S.P., M.T., menegaskan bahwa memajukan sektor ekonomi kerakyatan mutlak membutuhkan sinergi lintas lembaga.
Menurutnya, pemahaman literasi finansial merupakan kunci bagi pelaku UMKM untuk mengelola bisnis yang berkelanjutan.
"Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya meningkatkan ekosistem pendukung UMKM agar dapat tumbuh dan naik kelas. Namun, pengembangan UMKM tidak akan dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Secara pembina UMKM, di tingkat nasional itu ada lebih dari 20 kementerian dan lembaga. Jadi, kalau berbicara Dinas Koperasi, secara nomenklatur memang Koperasi dan UMKM, dan ini selalu dipahami masyarakat seolah-olah hanya tanggung jawab Dinas Koperasi dan UMKM. Padahal, sangat sulit untuk mandiri jika hanya satu atau dua lembaga yang membina secara langsung. Inilah bagian kolaborasi yang kita tonjolkan saat ini untuk memajukan UMKM," urai Agus Mulyono.
Lebih lanjut, Agus Mulyono memberikan pesan strategis kepada para pelaku UMKM dan masyarakat luas yang memadati area festival untuk tidak sekadar menjadikan acara ini sebagai arena transaksi jual-beli semata.
"Kepada para pelaku UMKM yang hadir, kami berpesan, jangan melihat pameran hanya sebagai tempat untuk menjual produk. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk belajar, memperluas jejaring, mendengarkan konsumen, membangun merek, dan menemukan peluang-peluang baru. Dan kepada seluruh masyarakat yang hadir, kami mengajak untuk turut mendukung UMKM lokal dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk UMKM, khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta," tegasnya.
Mekanisme Pengambilan Race Pack
Adapun rangkaian teknis kegiatan telah dimulai pada Sabtu (12/9/2026) melalui agenda pengambilan perlengkapan lari (Race Pack Collection/RPC) yang berpusat di sisi barat Stadion Mandala Krida.
Demi memitigasi penumpukan 5.000 peserta, panitia memberlakukan waktu operasional loket yang panjang, mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Alur penukaran dibagi secara spesifik ke dalam dua jalur utama. Jalur pertama di tenda barat, dekat akses pintu masuk utama, dikhususkan bagi peserta kategori Half Marathon dan 10K.
Sementara itu, jalur kedua yang berjarak sekitar 30 meter ke arah selatan dialokasikan khusus bagi pelari kategori 5K pelajar dan nasional.
Peserta diwajibkan membawa bukti surel kepesertaan RPC, kartu identitas asli, dan surat pernyataan (waiver) yang telah ditandatangani.
Panitia juga memberlakukan regulasi ketat bagi pengambilan yang diwakilkan, dengan membatasi maksimal 10 race pack per orang. Perwakilan wajib melampirkan surat kuasa penukaran, fotokopi identitas pihak yang diwakilkan, serta formulir waiver yang dapat diunduh melalui tautan resmi s.id/waiversibakul26.(*)
0 Komentar