Gurih dan manisnya bikin nagih, ini resep roti goreng telur asin yang lumer di dalam

Gurih dan manisnya bikin nagih, ini resep roti goreng telur asin yang lumer di dalam

gubukinspirasi.id Olahan telur asin atau salted egg tidak hanya cocok dipadukan dengan makanan gurih. Bahan tersebut juga bisa diolah menjadi isian manis yang lumer, salah satunya pada roti goreng telur asin.

Resep roti goreng telur asin ini dibagikan oleh chef sekaligus kreator konten memasak, Devina Hermawan, melalui kanal YouTube miliknya.

Berbeda dengan roti goreng yang umumnya memiliki isian gurih, versi ini menggunakan selai telur asin bercita rasa manis.

Teksturnya pun menarik karena bagian luar roti digoreng hingga renyah, sementara isian telur asin di dalamnya akan meleleh ketika terkena panas.

Menurut Devina, olahan ini terinspirasi dari salted egg steamed bun yang kerap ditemukan di restoran Chinese.

Selain cocok dijadikan camilan untuk bersantai, roti goreng telur asin juga dapat menjadi ide bekal atau bahkan peluang jualan karena bahan yang digunakan relatif sederhana.

Bahan Selai Telur Asin

Untuk membuat sekitar 14-16 buah roti goreng, siapkan:

  • 100 gram margarin, lelehkan
  • 30 gram tepung maizena
  • 90 gram gula halus
  • 70 gram susu bubuk
  • 50 gram cooking cream, susu, atau santan
  • 3 butir kuning telur asin matang

Sementara bahan lainnya yaitu roti tawar dan minyak untuk menggoreng.

Untuk perekat roti, gunakan satu butir telur dan tepung terigu secukupnya.

Cara Membuat Selai Telur Asin

Pertama, haluskan kuning telur asin yang sudah matang menggunakan sendok.

Setelah itu, campurkan kuning telur asin dengan margarin yang telah dilelehkan. Aduk hingga tercampur rata.

Masukkan susu bubuk, tepung maizena, gula halus, serta cooking cream. Jika tidak memiliki cooking cream, bahan tersebut dapat diganti dengan susu atau santan.

Aduk seluruh bahan hingga menjadi adonan yang tercampur rata.

Selanjutnya, masukkan adonan selai telur asin ke dalam plastik. Pipihkan adonan agar nantinya lebih mudah dipotong dan digunakan sebagai isian.

Simpan adonan di dalam lemari es selama sekitar 30-60 menit hingga teksturnya lebih padat. Jika ingin disimpan lebih lama, adonan dapat bertahan sekitar satu minggu di lemari es dan hingga satu bulan di dalam freezer.

Siapkan Roti dan Perekat

Sambil menunggu isian mengeras, siapkan roti tawar. Pisahkan bagian kulit roti, kemudian pipihkan menggunakan rolling pin.

Jika tidak memiliki rolling pin, botol atau benda berbentuk silinder yang bersih juga dapat digunakan untuk meratakan roti.

Untuk membuat perekat, campurkan satu butir telur dengan tepung terigu secukupnya.

Campuran tersebut kemudian dioleskan pada bagian permukaan roti yang akan direkatkan. Penambahan tepung membantu membuat perekat lebih kuat sehingga isian tidak mudah keluar ketika roti digoreng.

Setelah selai telur asin cukup padat, potong menjadi beberapa bagian sesuai ukuran yang diinginkan.

Letakkan satu potong isian di bagian tengah roti. Rekatkan dan tekan bagian pinggir roti hingga tertutup rapat.

Bagian pinggir juga dapat ditekan menggunakan garpu agar lebih kuat sekaligus memberikan bentuk pada roti.

Goreng hingga Keemasan

Setelah seluruh roti terisi, panaskan minyak.

Goreng roti hingga bagian luarnya berubah warna menjadi kuning keemasan dan teksturnya renyah.

Menurut Devina, roti tidak perlu digoreng terlalu lama. Pasalnya, semakin lama digoreng, semakin besar risiko isian telur asin keluar dari roti.

Saat matang, roti akan tampak mengembang karena panas membuat isian telur asin di dalamnya mulai meleleh.

Setelah berwarna keemasan, angkat dan tiriskan.

Roti goreng telur asin pun siap disajikan.

Ketika dibelah, bagian dalam roti akan memperlihatkan isian telur asin yang lumer. Perpaduan tekstur roti yang renyah di luar dengan isian yang lembut, manis, dan gurih membuat camilan ini cocok dinikmati selagi hangat.

Selain rasanya menarik, bahan-bahan yang digunakan juga relatif mudah ditemukan sehingga resep ini dapat dicoba sendiri di rumah.

(gubukinspirasi.id/Firdha)

0 Komentar