Babinsa Kawal Distribusi 45 Ton Beras ke Gudang Bulog Klatakan untuk Dukung Ketahanan Pangan
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id – Komitmen menjaga stabilitas pangan terus dilakukan oleh jajaran TNI melalui pendampingan distribusi logistik bahan pokok ke wilayah. Kali ini, Babinsa Koramil 0823/06 Kendit, Serda Yudiyanto, mengawal langsung proses pemasukan 45,75 ton beras ke Gudang Bulog Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Selasa (8/7/2025).
Pengawasan ini menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional yang ditujukan untuk memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat tetap aman, tepat sasaran, dan sesuai prosedur distribusi yang berlaku.
Beras tersebut berasal dari dua mitra selep lokal yang telah bekerja sama dengan Bulog. Rinciannya, UD. Karya Makmur menyuplai sebanyak 29.100 kg, dan Putra Harapan mengirimkan 16.650 kg, yang seluruhnya telah diterima dan dicatat secara resmi oleh petugas gudang Bulog setempat.
Serda Yudiyanto menyampaikan bahwa pengawasan semacam ini merupakan tugas penting Babinsa untuk mencegah adanya praktik kecurangan dalam pendistribusian bahan pokok, sekaligus memastikan proses logistik berjalan dengan lancar.
“Kami sebagai aparat kewilayahan siap mendukung pengamanan dan kelancaran program pangan nasional di tingkat desa hingga gudang Bulog,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa di lapangan tidak hanya dalam bentuk pendampingan teknis, tetapi juga sebagai bentuk pengawasan aktif terhadap setiap tahapan logistik, mulai dari bongkar muat, pencatatan data, hingga penataan stok di gudang penyimpanan.
Langkah ini sejalan dengan arahan Komando Distrik Militer (Kodim) 0823 Situbondo untuk menjadikan personel TNI sebagai garda terdepan dalam membantu menjaga stabilitas sektor pangan di wilayah kerja masing-masing, terlebih dalam situasi ekonomi yang memerlukan penguatan pasokan bahan pokok.
Selain memastikan kelancaran distribusi, keberadaan Babinsa di lokasi juga memberikan rasa aman bagi para mitra kerja Bulog dan masyarakat sekitar. TNI ingin memastikan bahwa pendistribusian beras yang masuk ke gudang Bulog tidak hanya terjamin dari segi kuantitas dan kualitas, tetapi juga dari segi keamanan dan keterbukaan data logistik.
Langkah-langkah seperti ini diharapkan mampu mendukung misi pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dan menjaga inflasi harga beras di pasaran tetap terkendali. Terlebih, beras merupakan komoditas strategis yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat luas.
Dukungan konkret dari jajaran TNI dalam pengawasan distribusi logistik pangan menunjukkan bahwa sinergi antara institusi negara dan elemen masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. (*)
0 Komentar