Puisi Ramadhan 2026: Kumpulan Kata-Kata yang Menyentuh Hati
Bulan Ramadhan selalu hadir membawa suasana yang berbeda—lebih tenang, lebih hangat, dan penuh makna. Di bulan yang suci ini, banyak orang mengekspresikan rasa syukur, harapan, serta doa melalui berbagai cara, salah satunya lewat rangkaian kata yang sederhana namun menyentuh. Puisi menjadi media yang indah untuk menuangkan perasaan dan menggambarkan keistimewaan Ramadhan.
Di era digital, puisi singkat tak hanya dibaca, tetapi juga dibagikan sebagai caption di media sosial. Kalimat pendek yang sarat makna mampu mewakili suasana hati, sekaligus menjadi pengingat akan nilai-nilai kebaikan yang selalu hadir selama bulan puasa. Dari kata tentang kesabaran, keikhlasan, hingga rindu akan ampunan, semuanya terasa lebih hidup dalam bentuk puisi.
Ramadhan 2026 menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak konten positif dan inspiratif. Melalui puisi, pesan tentang keimanan, kepedulian, serta harapan akan perubahan diri dapat tersampaikan dengan cara yang lembut dan menyentuh. Tak heran jika banyak orang memilih puisi sebagai sarana refleksi sekaligus penyemangat selama menjalani ibadah puasa.
Kumpulan puisi Ramadhan 2026 singkat ini hadir sebagai inspirasi bagi siapa saja yang ingin berbagi kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Dengan bahasa yang sederhana namun bermakna, puisi-puisi ini bisa menjadi caption yang memperindah unggahanmu sekaligus menyebarkan nuansa damai di bulan penuh berkah ini.
Berikut 50 puisi Ramadhan 2026 singkat dan penuh makna:
-
Inilah Hamba Mu
Ya Allah
Inilah hambaMu datang kembali
Dengan jiwa yang penuh luka
Dipenuhi dengan debu-debu dosa.
Aku tersesat jauh sekali
Kusangka dirimu mengejar kebahagiaan
Rupanya hanya fatamorgana
Dan juga kesengsaraan.
Semakin jauh dari diri-Mu
Semakin jauh dari ketenangan
Hanya bersahabat dengan kegelisahan
Dan Ambisi yang tak pernah padam.
Kemana lagi kaki melangkah
Sedangkan umur terus mengajar
Raga semakin tergerus usia
Tak lama lagi datang senja
Kepada-Mu jua aku kembali
Entah esok atau lusa
Tak mampu aku kembali
Kepada alam dunia. -
Jangan Tinggalkan Puasa Ramadhan
Jangan tinggalkan puasa Ramadhan
Walaupun apa yang terjadi
Ini adalah kesempatan
Untuk kita perbaiki diri.
Tinggalkan segala maksiat
Jangan pernah diteruskan
Supaya jangan kita tersesat
Buka lembar dosa terjerumuskan.
Walau banyak salah dan dosa
Datanglah kita kepada-Nya
Memohon ampunan
Dari segala kesalahan
Banyak-banyak kita berdoa
Untuk dunia dan akhirat kita
Semoga kita diberi kemudahan
dalam ibadah dan kehidupan. -
ANDAI INI RAMADHAN YANG TERAKHIR
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu. ..kepada- NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu sholatmu kau kerjakan di awal waktu
sholat yang dikerjakan.. .sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih.. .berqiamullail. ..bertahajjud. ..
mengadu...merintih. ..meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU"
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Ilahi....
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia ...meminta belas-NYA -
Ramadhan Tiba
Di bulan suci yang penuh berkah,
Ramadhan tiba, menyapa dengan bahagia.
Cahaya rembulan membelai malam,
Kicauan burung bernyanyi dalam puasa.
Matahari pergi, senja datang,
Rahmat Tuhan turun, mengalir dalam hati.
Doa-doa terucap, merayap ke langit,
Sejuknya malam, peluk erat keimanan.
Dalam sunyi malam, bacaan Al-Qur'an,
Ayat suci menyentuh jiwa yang hening.
Bersujud rendah, merendahkan diri,
Mendekatkan hati pada Sang Pencipta.
Berbagi senyum, penuh kasih sayang,
Zakat dan sedekah, mengalir deras kebaikan.
Berjalan di jalan kebenaran,
Ramadhan membasuh hati dari dosa-dosa.
Sahur bersama, berbuka dengan doa,
Menjalin silaturahmi, merajut kasih mesra.
Bulan yang penuh ampunan dan rahmat,
Mengajarkan kesabaran dan keikhlasan.
O Ramadhan, bulan yang agung,
Menyentuh hati, membawa kedamaian.
Semoga kita selalu berada di jalan-Nya,
Di bulan penuh berkah ini dan selamanya. -
Puisi Ramadhan Buat Ayah dan Ibu
tak ada kata yang mampu terucap
tak ada sedih yang terlihat
hanya air mata yang bercucuran
air mata kebahagiaan
minta ampun pada ayah dan ibu
aku bersujud di pangkuannya
mata ini tak mampu menyembunyikan isak tangis
hati juga tak mampu menahan kepiluan
maafkan aku ayah dan ibu
aku tau aku bukan anak yang sempurna
anak yang menjadi yang seperti kalian inginkan
izinkan aku memohon ampun dan restu
hari ini aku meminta kalian mendoakan aku
agar kelaknya menjadi orang yang sukses
sukses untuk diriku
dan sukses untuk keluarga juga.. Aamiin -
Ramadhan
Di bawah rembulan, Ramadhan tiba,
Menyinari langit, membuka pintu rahmat.
Bulan penuh berkah, pelajaran hidup,
Menyemai inspirasi dalam setiap detik.
Pada malam yang sunyi, hati dipenuhi cinta,
Doa-doa terbang, menuju pintu langit.
Menginspirasi jiwa, dalam setiap shalat,
Melangkah bersama, menuju kebahagiaan.
Bulan suci, kisah keajaiban dimulai,
Mengajarkan sabar, kasih, dan ketulusan.
Melangkah di atas jejak para nabi,
Menuju kejayaan, bersama keberkahan.
Cahaya bulan, merangkul kegelapan,
Bagai petunjuk dalam kehidupan yang terus berputar.
Inspirasi tercipta dalam bacaan Al-Qur'an,
Mengukir arah, membimbing setapak langkah.
Bersedekah, merasakan kebahagiaan berlipat,
Menyentuh hati, meluapkan kebaikan.
Ramadhan adalah pemberi semangat baru,
Mengilhami jiwa untuk menjadi lebih baik.
Berbagi senyum, peluk erat kebersamaan,
Ramadhan mengajarkan arti kasih sayang.
Menyinspirasi untuk menggenggam mimpi,
Mewujudkan harapan, memeluk keberkahan.
Dalam Ramadhan yang penuh makna,
Inspirasi tumbuh, berkembang dalam setiap sujud.
Semoga kita menjadi lebih baik,
Menyinari dunia dengan kasih dan kebaikan. -
Harmoni Ramadhan
Dalam senyap malam, bulan bersinar jelas,
Ramadhan tiba, pintu hati terbuka rapat.
Puasa dijalani dengan penuh tekad,
Batin terasa ringan, di langit doa terbang.
Kelapangan berbagi, di setiap sahur dan berbuka,
Menyentuh hati, meluapkan kasih dan syukur.
Puasa bukan sekadar menahan lapar,
Namun menyucikan jiwa, menuju keharmonisan.
Detik berdetik, Ramadhan berlalu pelan,
Sebaris doa terucap, mengiringi setiap langkah.
Bulan suci membawa inspirasi dan ketenangan,
Puasa adalah pelajaran, tuntun langkah menuju cinta. -
Sujud di Bawah Rembulan Keberkahan
Di bawah rembulan, Ramadhan bertabur sinar,
Puasa di hati, membuka pintu cinta yang terang.
Langkah beriringan, di setapak ketulusan,
Berkah bulan suci, menyapa dalam sujud yang syahdu.
Sahur dan berbuka, momen berharga di waktu senja,
Lafaz doa memayungi, meresapi nikmat yang tersedia.
Puasa bukan sekadar menahan rasa lapar,
Namun mengukir sabar, mengalirkan kasih yang tiada tara.
Di dalam kebersamaan, tercipta harmoni,
Sujud yang mendalam, menyambut rahmat di surga.
Pintu ampunan terbuka, mengalir bagai sungai yang jernih,
Puasa Ramadhan, pelajaran hidup menuju kebaikan yang abadi.
Bulan sabit bersinar, mengiringi langkah perjalanan,
Setiap bait doa, menjadi jalinan kasih yang tak ternilai.
Puasa mengajarkan, bukan hanya menahan nafsu,
Namun menjelma cahaya, menyinari jalan keberkahan.
Minggu berganti, Ramadhan menyampaikan pelajaran,
Puasa menjadi cermin, memantulkan keikhlasan dalam hati.
Berlalulah hari, dengan penuh syukur dan keimanan,
Ramadhan, bulan suci, menyapa dengan kebahagiaan yang tiada tara. -
Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan datang, senja merona,
Dalam sujud reda, hati penuh getir dan resah.
Air mata mengalir, mengukir doa dalam diam,
Duka di jiwa, mengalun menyatu dalam hening malam.
Takbir menggema, mengusik kesepian,
Di peluk malam, terbayang wajah yang pergi.
Doa terucap, merayap di selubung waktu,
Ramadhan yang pilu, meninggalkan kenangan pahit.
Bergegas berpuasa, namun hati terhanyut,
Rindu yang terpendam, seakan memisahkan waktu.
Namun dalam kesedihan, terselip makna,
Ramadhan menuntun, kekuatan datang dari doa. -
JIKA INI RAMADHAN TERAKHIRKU
Oleh: Rima Kusumo Purbowati
Jika ini Ramadhan terakhirku,
Aku akan berlari sekencang angin untuk raih semua pahala
Jika ini Ramadhan terakhirku,
Akan kusedekahkan semua harta yang kumiliki,
Kusantuni setiap anak yatim yang kutemui,
Kuberi makan setiap fakir yang mengiba
Jika ini Ramadhan terakhirku,
Akan kututup mulutku agar tak terlontar ucapan buruk dari gejolak amarah
Jika ini Ramadhan terakhirku,
Kuhidupkan malam panjang agar kupastikan, kuperoleh lailatur qadar
Jika ini Ramadhan terakhirku,
Akan kukhatamkan kitab Qur’anku hingga puluhan ribu kali
Andaikan aku tahu,
Sayangya, langit tak pernah berkabar bahwa ini adalah Ramadhan terakhirku
Maka, kerap aku malu pada compang campingnya amal
Yang bergelut dengan kuatnya tarikan nafsu
Maka sungguh,
Aku yang hina ini, hanya pandai menaubati lemahnya diriku dalam beramal
Dan tak berdayanya aku menghajar nafsu belenggu.

-
Ramadhan Harapan
Ketika senja telah tiba
Ramadhan berkah mulai menyapa
menjadi sebuah harapan tuk segenap, seluruh insan
Letih sudah jiwa ini
Menapaki hari-hari
Bergelimang dengan dosa
Membuat jiwa penuh nestapa
Kuatkan diriku untuk hijrah
Tancapkan keyakinan pada diri hamba
tentang janjimu yang Engkau sampaikan
Bahwa betapapun aku berdosa
Kan kau berikan ampunan -
Khilaf dan Dosa
Ya Allah Ramadhan-Mu telah kembali
Mengapa jiwaku yang begitu sepi
Tertutupi debu-debu dosa
Dipenuhi nafsu angkara murka
Di antara milyaran manusia
Inilah aku seorang hamba
Yang berjalan tertatih-tatih
Menujumu walaupun sedih
Aku tahu Engkau penyayang
Namun diriku mengabaikan
Aku tahu azab yang Pedih
Namun diriku sibuk dengan dunia ini
Ampunilah dosa-dosaku
Khilaf dan dosa yang menggunung
Kepada siapa lagi aku mengadu
Aku tersesat hatiku bingung
Pada-Mu jua aku kembali
Meletakkan segala Harapan
Perih hati karena dosa
Yang kuharap adalah ampunan -
Ramadhan Yang Ku Rindu
Langit malam yang berbintang
Di saat cahaya ramadhan mulai mendekat
Dalam bulan yang di rindukan
Bulan yg sungguh penuh pengampunan
Bersinar dalam ramadhan indah
Yang selalu dinanti ke datangannya
Dalam tiap tahunnya
Marhaban Ya Ramadhan
Cahaya kian mendekat
Melewati hari demi hari
Bulan yang banyak dirindukan umat
Bulan suci penuh ampunan
Segala salah dan dosa Kian terkikis
Memohon di ampun di bulan
penuh berkah ini
Marhaban ya ramadhan
Ku rindu hadirmu dalam tiap doa-doaku
Bulan Tempatku memohon taubat
ALLAHU YA RABBHI
Keagungan-MU sungguh begitu besar
Dalam ramadhan yg indah -
Ramadhan yang Kurindukan
Di bulan Ramadhan, hati merindu
Bersemi suci, cahaya yang terindu
Berkumandang azan, merdu di sudut masjid
Dirindukan Ramadhan, suci yang tak terpisah lagi
Puasa dan doa, memohon ampunan
Mengalirkan air mata, tanda penitipan
Di malam yang sunyi, terang bintang bersinar
Ramadhan yang dirindukan, hadir dalam hati yang tak terganti
Di hari terakhir, cinta dan kasih terpancar
Menyambut syawal dengan rasa syukur
Namun rindu itu tetap, dalam ingatan yang jelas
Ramadhan, bulan suci, kembali dirindukan, dengan sejuta kenangan yang indah -
Bulan Ramadhan yang Dirindukan
Di senja bercahaya, Ramadhan tiba,
Bulan suci penuh berkah menyapa.
Dirindukan bulan penuh cinta,
Puasa dan doa, hati penuh hikmah.
Bersujudlah malam di masjid sunyi,
Rindu pada-Nya, dalam hati resapi.
Dalam setiap sajadah yang terbuka,
Rahmat-Nya mengalir, tak terbatas waktu.
Bulan Ramadhan, peluk hangat kasih,
Menghadirkan kedamaian di setiap sujud.
Rindu pada pelukan-Mu yang suci,
Bulan yang dirindukan, syukur yang tulus. -
Marhaban Ya Ramadhan
Terima kasih Ya Allah
Kau mempertemukan hambamu dengan bulan yang ku dambakan
Kau berikan kami tuk harapkan sebuah ampunan
Sebuah ampunan di bulan suci Ramadhan
Rasa bahagia yang tak bisa terucap oleh kata-kata
Hanya kata syukur yang terucap penuh rasa pengagungan
Rasa pengagungan penuh kebahagiaan
Karena diberi kesempatan bertemu bulan yang kau agungkan
Ku bersihkan jiwa dan raga untuk menyambutnya
Ku tanamkan rasa penyesalan di hari-hari sebelumnya
Ku sucikan batin tanpa rasa iri tuk memuliakan bulan yang Engkau muliakan
Ku bersujud padamu Tuhan semesta alam
Lantunan ayat-ayat Alquran aku dendangkan
Tuk memuliakan bulan yang Engkau muliakan
Demi namamu Allah ku harapkan belas kasihan
Dan kuharapkan kekuatan tuk mengisi bulan yang engkau muliakan dengan kebaikan
Marhaban ya Ramadhan -
Puisi Ramadhan
Ya Allah Kau datangkan lagi Ramadhan buatku
Ketika aku masih saja tak mampu mensyukuri RamadhanMU yang lalu
Hari hari Mu masih saja kulalui
Tanpa isi
Tanpa makna
Tanpa syukur
Bahkan dengan sikap TakaburKadang kami masih saja lupa bahwa Engkaulah Penentu
Kadang kami masih saja merasa kebenaran itu hanya punyaku
Yang lain bukan makhlukMU,
Yang lain bukan UmatMU
Dalam Doaku……
Sering kusampaikan dengan memaksa
Seolah akulah yang lebih tahu,dariMU, Sang Mahatahu
Doaku bukan harapan , tapi itu keharusan
Dan ketika ada satu yang tak KAU kabulkan
Seolah hilang seluruh nikmat yang KAU limpahkan
Tiada kata yang dapat terucap
Hati merasa malu
Dalam kalbu aku bisa menjerit Tuhan,
Batin menangis,
Betapapun dosa itu
Aku yakin KAU maha pengampun
Saat aku sedih
Hanya padaMulah aku cerita
Saat aku marasa sendiri
Aku yakin Kaupun bersamaku Tuhan
Aku rela saat ini jika harus menghadapmu
Jika ITU LEBIH BAIK
RidhoMUlah yang senantiasa aku harap
Maafkan dosaku Tuhan
Maafkan aku wahai semua hamba Allah yang ada dialam fana ini.
"Marhaban Ya Ramadhan"
Mohon maaf lahir dan bathin.
-
Bulan Ramadhan
Bulan ramadhan
Bulan yang paling aku nantikan
Aku sambut dengan suka cita
Aku tidak ingin ramadhan cepat berlalu
Bulan ramadhan
Bulan yang penuh keberkahan
Mari kita berlomba-lomba
Mencari pahala sebanyak mungkin
Bulan ramadhan
Bulan yang sungguh mulia
Hatiku senang menjalani puasa
Semoga puasaku nanti penuh keberkahan -
MARHABAN YA RAMADHAN
Ramadhan Kini kau akan datang
Menyejukan hati yang kekeringan
Mengharumkan nafas yang tertahan
Menenangkan rasa kegelisahan
Ramadhan aku sangat senang
Kurasakan ada kedamaian
Menjalankan ibadahpun tenang
Tiada penggangu Berkeliaran
Ramadhan Namamu suci Nan menawan
Membuat insan tertawan
Menjalankan ibadah penuh keikhlasan
Demi gandanya pahala dan kemenangan
Seuntai kata kurangkaikan
Untukmu Bulan suci ramadhan
Karena kedatangan mu mengesankan
Dan selalu di rindukan umat beriman
Marhaban ya Ramadhan
Marhaban ya Ramadhan -
RAMADHAN TIBA
Bila Ramadhan telah tiba
Berubahlah semua suasana
Semua muslim bersuka ria
Menerima bulan Ramadhan yang mulia
Siang hari harus ditahan lapar dan dahaga
Sore hari boleh kita berbuka
Malam hari didirikan shalat malam
Tiada hentinya orang membaca Al-Qur’an
Bulan Ramadhan bulan mulia
Sungguh beruntung orang yang pandai mengisinya
Dapat mencapai kesucian dirinya
Memperoleh pahala berlipat ganda
Berpuasa sungguh mulia
Walaupun berat dirasa
Menahan makan sejak fajar
Menahan diri dengan hati sabar
Adzan maghrib telah terdengar
Kita berbuka terasa segar
Akhir malam makan sahur
Tak lupa kita bersyukur
0 Komentar