Babinsa Koramil Besuki Dukung Program STBM 5 Pilar: Dorong Masyarakat Situbondo Wujudkan Hidup Bersih dan Sehat

SITUBONDO – Upaya menciptakan lingkungan bersih dan hidup sehat terus digaungkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Situbondo. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo di Aula Kecamatan Besuki, Selasa (29/07/2025). Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar memiliki pola hidup bersih dan sehat secara menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Serka Tamrin, Babinsa Koramil 0823/11 Besuki, yang menunjukkan komitmen aktif TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Kehadiran Serka Tamrin bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program kesehatan berbasis masyarakat.

Selain Serka Tamrin, hadir pula sejumlah tokoh penting seperti perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Ibu Ratih; Camat Besuki, Taufan A. Jaksana; Kapolsek Besuki yang diwakili Bripka Jeffry P.; Kepala UPT Puskesmas Besuki, Yuliadi Setiawan; perwakilan KUA Besuki, Haryanto; serta para kepala desa seperti Aguk P. dari Desa Demung dan Sualis dari Desa Widoro Payung.

Program STBM 5 Pilar sendiri merupakan strategi nasional untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam hal sanitasi dan kebersihan, tanpa mengandalkan pendekatan bantuan fisik. Lima pilar utama yang dikampanyekan meliputi:

1. Stop buang air besar sembarangan;


2. Cuci tangan pakai sabun;


3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga;


4. Pengelolaan sampah rumah tangga;


5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga.



Kelima pilar ini menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga kewajiban bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Serka Tamrin menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus mendukung program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk berperan aktif dalam pembangunan, termasuk dalam bidang kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Besuki, Taufan A. Jaksana, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program STBM. “Kegiatan ini menjadi momen strategis untuk memperkuat komitmen bersama lintas instansi dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Besuki, Yuliadi Setiawan, menambahkan bahwa salah satu tantangan utama dalam implementasi STBM adalah mengubah kebiasaan lama masyarakat. Oleh karena itu, edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan agar perubahan perilaku dapat berlangsung secara konsisten.

Program ini juga menjadi wadah penting bagi para kepala desa untuk berperan aktif dalam mengarahkan warganya mewujudkan desa yang bersih dan sehat. Kepala Desa Demung, Aguk P., menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keberlanjutan program. “Kami berharap warga semakin sadar bahwa kebersihan lingkungan akan berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesehatan keluarga mereka,” ujarnya.

Program STBM 5 Pilar dinilai relevan dengan tantangan zaman, di mana isu sanitasi dan kesehatan lingkungan semakin mendesak seiring meningkatnya kepadatan penduduk dan urbanisasi. Terlebih dalam konteks pascapandemi, masyarakat dituntut untuk memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya kebersihan tangan, sanitasi lingkungan, dan pengelolaan limbah rumah tangga secara tepat.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan mampu mendorong lahirnya gerakan akar rumput di tengah masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo berkomitmen melanjutkan sosialisasi STBM ke berbagai kecamatan, menggandeng tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan unsur TNI/Polri untuk memperluas jangkauan dan dampak dari program ini.

Implementasi STBM 5 Pilar bukan hanya tentang sanitasi, tetapi juga tentang mewujudkan generasi yang lebih sehat, produktif, dan sadar lingkungan. Dengan dukungan semua pihak, Situbondo optimistis dapat menjadi kabupaten percontohan dalam penerapan sanitasi berbasis masyarakat yang berkelanjutan dan berdaya guna. (*)

0 Komentar