Pastikan Distribusi Beras Aman, Babinsa Kendit Awasi Ketat Pengiriman ke Gudang Bulog Situbondo


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional terus digalakkan oleh TNI Angkatan Darat. Salah satunya melalui peran aktif Babinsa di tingkat desa dan kecamatan dalam pengawasan distribusi bahan pangan strategis.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0823/06 Kendit, Pelda Taufik, yang pada Selasa (15/07/2025) melaksanakan kegiatan monitoring pengiriman beras ke Gudang Bulog Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengawasan logistik guna memastikan kelancaran distribusi dan transparansi dalam penyaluran bahan pangan pokok, khususnya beras.

Dalam pelaksanaannya, Pelda Taufik mencatat jumlah total beras yang masuk ke gudang sebanyak 70.050 kilogram. Beras tersebut berasal dari tiga mitra penggilingan padi lokal dengan rincian sebagai berikut:

  • UD. Karya Makmur: 35.950 kg
  • CV. Harmoni: 22.750 kg
  • UD. Fatma: 11.350 kg

Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi beras agar tidak terjadi penumpukan, keterlambatan, atau penyimpangan data yang dapat mengganggu rantai pasokan pangan masyarakat.

“Kami dari Koramil 06 Kendit selalu siap mendukung tugas-tugas pendampingan dan pengawasan di sektor pangan, khususnya dalam memastikan stabilitas ketersediaan dan distribusi beras di wilayah,” ujar Pelda Taufik di sela kegiatan monitoring.

Kegiatan ini tidak hanya untuk mencatat jumlah beras yang masuk, tetapi juga memastikan bahwa kualitas beras yang diterima sesuai standar Bulog, serta administrasi yang dilakukan oleh mitra penggilingan berjalan sesuai prosedur.

TNI AD melalui Babinsa memiliki peran strategis dalam pembinaan wilayah, termasuk di dalamnya menjaga ketahanan pangan. Monitoring distribusi beras ke gudang Bulog merupakan bagian dari strategi proaktif mencegah potensi kelangkaan pangan di tingkat lokal, terutama menjelang musim paceklik atau lonjakan harga.

Masyarakat pun menyambut baik keterlibatan TNI dalam memastikan distribusi logistik pangan berjalan lancar. Langkah ini dinilai dapat menekan potensi praktik curang, menambah kepercayaan publik terhadap proses distribusi pangan, dan mendorong sinergi antarinstansi.

Kegiatan pengawasan seperti ini, lanjut Pelda Taufik, akan dilakukan secara rutin oleh para Babinsa di wilayah masing-masing sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjamin tersedianya pangan berkualitas bagi masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat atau Bulog, tapi juga tanggung jawab kita semua. Babinsa akan terus hadir di lapangan untuk memastikan proses distribusi berjalan jujur, lancar, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan pengawasan ketat dan pendampingan yang konsisten, diharapkan distribusi beras di Kabupaten Situbondo tetap stabil dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa hambatan berarti. (*)

0 Komentar