Sedikit Tapi Sering, Cara Efektif Turunkan Berat Badan

Featured Image

Tubuh Manusia Seperti Mesin yang Terus Beroperasi

Tubuh manusia bisa diibaratkan seperti mesin motor yang bekerja 24 jam tanpa henti. Bahkan ketika kita sedang tidur, jantung dan paru-paru tetap berfungsi untuk mempertahankan kehidupan. Bahan bakar bagi tubuh ini berasal dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Hal ini disampaikan oleh dr. Grace Judio-Kahl, MSc., MH., CHt, CEO & Founder Light House.

Sebagaimana mesin motor, tubuh juga memerlukan perawatan yang tepat agar dapat bekerja dengan optimal. Pengisian bahan bakar harus dilakukan secara berkualitas, serta penggunaannya tidak boleh terlalu keras agar tidak mengakibatkan kerusakan. Demikian pula dengan tubuh manusia, perlu diperhatikan asupan makanan serta gaya hidup agar tetap sehat dan bugar.

Pola makan dan gaya hidup yang tidak tepat dalam jangka panjang akan berdampak negatif pada kesehatan. Misalnya, masalah kesehatan mulai muncul saat seseorang mendekati usia 40 tahun. Gejala seperti sering pusing, lemas, atau kesulitan berjalan dan lari bisa saja muncul akibat kebiasaan buruk selama masa remaja atau dewasa awal.

Obesitas adalah salah satu dampak yang paling mudah terlihat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tanpa seleksi dan dalam porsi yang berlebihan, terus-menerus dilakukan, membuat tubuh semakin gemuk. Tidak semua orang yang obesitas pasti memiliki kekayaan. Faktanya, banyak orang dari kalangan menengah bawah juga mengalami kondisi ini.

Para pekerja di jalanan seperti tukang sapu, tukang becak, pemulung, atau pengamen sering kali memiliki bentuk tubuh yang gempal. Bahkan ada yang tinggal di bawah jembatan atau menjadi pengemis dengan perut buncit. Hal ini menunjukkan bahwa obesitas tidak pandang bulu, bisa terjadi pada siapa saja yang tidak menjaga pola makan dan aktivitas fisik.

Pentingnya Mengatur Pola Makan

Menurut dr. Grace, inti dari diet adalah memastikan bahwa apa yang dimakan lebih sedikit daripada yang keluar. Namun, survei yang dilakukan oleh Lighthouse menunjukkan bahwa 99% orang tahu tentang diet, tetapi hanya sedikit yang benar-benar melakukannya. Hal ini disebabkan oleh pola pikir yang salah dan kurangnya motivasi.

Saya pernah mengalami situasi yang sama. Meskipun tubuh saya sudah melar, saya enggan melakukan diet. Saya sadar bahwa saya memiliki perut buncit, tetapi saya membela diri dengan alasan bahwa tidak ada keluhan apa pun. Sayangnya, saya menyesali keengganan itu setelah beberapa waktu berlalu. Saya menyadari bahwa saya telah menyakiti diri sendiri dengan terlalu memanjakan ego.

Kehilangan kesehatan akibat obesitas ibarat menunggu bom waktu. Saat tubuh masih sehat, sebaiknya kita segera sadar diri dan mengubah gaya hidup. Saya baru menyadari pentingnya hidup sehat setelah mengalami sakit.

Makan Sedikit Tapi Sering Efektif

Dari seminar yang saya ikuti, saya mendapatkan pencerahan bahwa makan sedikit tapi sering lebih efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan makan banyak tapi jarang. Konon, makan secukupnya dan berhenti saat perut merasa kenyang memberi kesempatan tubuh untuk menyerap nutrisi secara maksimal.

Jika kita makan terlalu banyak hingga perut terasa penuh, maka tubuh tidak akan mampu menyerap nutrisi secara optimal. Keinginan untuk makan lagi pun muncul, bahkan dengan dalih hanya mencoba sedikit. Hal ini bisa berulang dan berujung pada obesitas.

Teknik makan sedikit tapi sering memerlukan kesadaran akan tanda lapar. Biasanya, tanda tersebut berupa bunyi "kriuk-kriuk" di perut. Saat itu, kita bisa makan secukupnya hingga bunyi tersebut hilang. Setelah itu, kita berhenti makan. Dua jam kemudian, tanda lapar akan datang kembali, dan proses ini bisa diulang kembali.

Anjuran Nabi Muhammad SAW juga mengatakan bahwa kita harus makan setelah lapar dan berhenti sebelum kenyang. Prinsip ini tetap relevan hingga saat ini dan memberikan manfaat besar bagi siapa pun yang mau mengikutinya.

Kesimpulan

Makan sedikit tapi sering adalah cara efektif untuk menurunkan berat badan. Dengan mengatur pola makan dan gaya hidup yang baik, kita dapat menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Semoga informasi ini bermanfaat bagi siapa pun yang ingin hidup lebih sehat.

0 Komentar