TNI Aktif Dukung Posyandu Balita di Suboh, Wujud Nyata Kepedulian untuk Generasi Emas
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id — Komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak usia dini, kembali terlihat melalui keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu. Kali ini, Babinsa Koramil 0823/12 Suboh, Sertu Zaenudin, turut serta mendampingi pelaksanaan Posyandu balita di Kampung Pesisir, Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Selasa (8/7/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara aparat kewilayahan dengan tenaga kesehatan desa untuk memastikan layanan dasar kesehatan bagi balita tetap berjalan optimal. Posyandu ini menjadi ujung tombak dalam memantau tumbuh kembang anak-anak, terutama di wilayah pesisir yang masih tergolong rentan terhadap masalah gizi dan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Zaenudin terlihat aktif membantu para kader dan petugas medis dalam proses penimbangan balita, pencatatan perkembangan, hingga pemberian makanan tambahan bergizi.
“Kehadiran kami adalah bagian dari tugas kemanusiaan. Semoga anak-anak ini tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus bangsa yang kuat,” ujar Sertu Zaenudin di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, mendampingi kegiatan Posyandu tidak hanya tentang kehadiran fisik, tetapi juga bentuk nyata dari komitmen TNI untuk ikut serta dalam menciptakan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan tangguh sejak usia dini.
Pendampingan Babinsa dalam kegiatan Posyandu mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial seperti ini, menjadi penyemangat tersendiri bagi para kader Posyandu dan orang tua balita.
Selain membantu teknis pelaksanaan, Babinsa juga berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memeriksakan anak secara rutin ke Posyandu, memantau status gizi, serta menjaga pola makan dan kebersihan lingkungan.
Langkah ini sejalan dengan program nasional pemerintah dalam rangka penurunan angka stunting dan peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, yang menjadi indikator penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kegiatan Posyandu di Desa Ketah menjadi salah satu contoh praktik baik kolaborasi lintas sektor antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan berbasis komunitas. Sinergi semacam ini sangat dibutuhkan agar pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan dasar, dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.
Dengan kehadiran Babinsa yang aktif dan responsif, diharapkan semangat masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga, khususnya anak-anak, semakin meningkat. TNI tidak hanya berperan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial yang hadir di tengah kehidupan warga. (*)
0 Komentar