
Peran Data Analyst dalam Era Digital
Di era digital saat ini, data menjadi sesuatu yang sangat penting dan memengaruhi kehidupan sehari-hari. Mulai dari struk belanja hingga jumlah pengikut media sosial, semua merupakan data yang bisa digunakan untuk membuat keputusan. Baik individu maupun perusahaan, data menjadi aset utama yang harus dikelola dengan baik.
Data analyst adalah profesi yang kini sangat diminati karena kemampuan mereka dalam membaca, mengolah, menganalisis, dan menyajikan data dalam bentuk laporan yang berguna sebagai dasar pengambilan keputusan. Di tingkat global, permintaan terhadap profesi ini terus meningkat. Lembaga statistik pekerja di Amerika Serikat, US Bureau of Labour Statistics, melaporkan bahwa permintaan terhadap data analyst diproyeksikan tumbuh sebesar 23 persen antara tahun 2022 dan 2032, jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pekerjaan lainnya yang hanya sekitar 5 persen.
Di Indonesia, profesi ini juga semakin diminati. Perusahaan besar mulai menempatkan data analyst sebagai posisi strategis dengan gaji yang menarik. Situs pencari kerja pun menjadikan data analyst sebagai salah satu posisi yang paling dicari. Kampus-kampus dan lembaga pendidikan juga mulai membuka program studi khusus untuk menghasilkan tenaga ahli dalam bidang ini.
Pengalaman Rischa Agitta Sebayang
Rischa Agitta Sebayang, seorang Marketing Analytic and Research dengan pengalaman 13 tahun dalam mengelola data, berbagi pengalamannya. Ia mengatakan bahwa di tempat kerjanya, segala keputusan diambil berdasarkan data. “Di tempat saya bekerja, semuanya data driven (berbasis data). Terutama untuk marketing, karena ketika kita menjual sesuatu kita melihatnya dari lensa customer, sehingga data itu menjadi hal yang penting,” ujarnya.
Rischa memulai karier sebagai data analyst di berbagai industri, mulai dari perusahaan keuangan hingga transportasi. Tugasnya mencakup penggalian dan analisis data internal dan eksternal seperti transaksi, perilaku konsumen, serta data demografi dan geospasial. Dari hasil analisis tersebut, ia memberikan rekomendasi langkah-langkah yang dapat diambil perusahaan.
Pentingnya Data dalam Pengambilan Keputusan
Menurut Rischa, penggunaan data membuat pengambilan keputusan suatu perusahaan lebih akurat. Perusahaan yang berbasis data dalam marketing atau strategi bisnis memiliki kemampuan yang lebih baik dalam bertahan dan membuat strategi yang efektif. Misalnya, saat menghadapi penurunan penjualan, data bisa digunakan untuk mengidentifikasi penyebabnya, wilayah yang terdampak, dan sebagainya.
Namun, ia juga menyadari bahwa tidak semua perusahaan mampu mengelola data secara optimal. “Sering kali terjadi ada ratusan data tapi tidak bisa dijadikan key point (poin penting). Datanya sangat banyak, tapi tidak tepat sasaran dan action-nya kurang tepat,” ujarnya.
Keterampilan yang Dibutuhkan dalam Data Analyst
Untuk menjadi data analyst yang handal, seseorang tidak hanya perlu menguasai alat analisis dan teknik statistik. Rischa menekankan pentingnya pemahaman tentang proses bisnis di industri tempat ia bekerja. Selain itu, kemampuan komunikasi dan visualisasi data sangat penting agar hasil analisis bisa dimengerti oleh manajemen dan para stakeholder.
Mengejar Beasiswa dan Membalas Kebaikan
Rischa Agitta Sebayang awalnya tertarik pada dunia data sejak kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan Teknik Industri. Di sana, ia menghabiskan waktu sebagai Asisten Laboratorium Sistem Produksi yang membutuhkan logika dan kemampuan numerik.
Sebagai anak rantau dari Sumatra Utara, Rischa merasa perlu mencari dana tambahan untuk mendukung studinya. Beasiswa Tanoto Foundation menjadi solusi yang tepat. Setelah lolos seleksi, ia berhasil meraih gelar sarjana dan langsung diterima di Nielsen, sebuah lembaga riset ternama.
Dengan pendidikan yang baik, Rischa mampu melanjutkan studi master di Universitas Indonesia dan membiayai pendidikan adiknya. Ia juga aktif dalam Komunitas Sahabat Anak Grogol, Jakarta, di mana ia memberikan bimbingan belajar gratis kepada ratusan anak kurang mampu selama 11 tahun terakhir.
Kesempatan Beasiswa TELADAN
Tanoto Foundation saat ini sedang membuka pendaftaran Beasiswa TELADAN angkatan 2026 di 10 perguruan tinggi negeri Indonesia. Mahasiswa yang lolos akan mendapatkan bantuan biaya kuliah secara penuh, tunjangan bulanan, pelatihan kepemimpinan, serta kesempatan magang dan pembelajaran jangka pendek. Program ini juga terbuka bagi mahasiswa penerima KIP-K yang sedang menempuh semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra.
Program ini menawarkan berbagai dukungan pengembangan kepemimpinan dan soft skills, termasuk bantuan finansial untuk ikut kompetisi, konferensi, sertifikasi, dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Penerima beasiswa juga akan bergabung dalam komunitas Tanoto Scholars Association dan menjadi bagian dari jaringan alumni yang luas.
0 Komentar