Destinasi Wisata Paling Menyulitkan di Dunia

Featured Image

Kota-kota yang Paling Menyebalkan dan yang Paling Tenang untuk Dikunjungi

Banyak kota di dunia dikenal karena kekayaan budaya dan alamnya yang menarik. Wisatawan datang untuk menikmati pesonanya dan berharap pulang dengan pikiran yang lebih segar. Namun, tidak semua kota memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan. Beberapa destinasi justru bisa membuat stres, baik karena keramaian, cuaca yang tidak nyaman, atau tingkat kejahatan yang tinggi.

Sebuah riset terbaru mengungkap daftar kota-kota paling menegangkan untuk dikunjungi pada 2025. Studi ini dilakukan oleh sebuah perusahaan penyewaan properti dan menganalisis 51 kota yang paling sering dikunjungi. Setiap kota dinilai berdasarkan lima faktor utama: kepadatan wisatawan, tingkat kejahatan, kelembapan, tren pencarian, dan frekuensi ulasan yang menyebutkan stres.

Paris, Kota Romantis yang Justru Bikin Stres

Meski dikenal sebagai kota romantis, Paris ternyata menjadi kota paling menegangkan dalam daftar tersebut. Kota yang menjadi impian banyak orang ini memiliki 47,5 juta wisatawan yang berkunjung setiap tahun. Dengan luas hanya 105 kilometer persegi, jumlah wisatawan mencapai 450.664 per kilometer persegi—lebih dari sepuluh kali lipat kepadatan penduduk New York.

Minat wisatawan terhadap Paris meningkat sebesar 24 persen dalam setahun, menjadikannya semakin ramai. Kepadatan ini membuat suasana liburan yang romantis sulit terwujud. Banyak wisatawan melaporkan bahwa mereka merasa kewalahan akibat keramaian dan kepadatan yang terus meningkat.

Hanoi dan Shanghai, Kota-Kota yang Menyebabkan Stres

Di posisi kedua ada Hanoi, Vietnam. Cuaca yang lembap dengan tingkat kelembapan 84 persen menjadi salah satu penyebab stres bagi para wisatawan. Selain itu, Hanoi juga memiliki skor kejahatan yang cukup tinggi. Dalam studi ini, Hanoi menduduki peringkat keempat dalam hal persentase ulasan yang menyebutkan stres.

Shanghai, Cina, berada di urutan berikutnya. Kota terbesar di Cina ini menerima 300 juta pengunjung setiap tahun, menjadikannya salah satu destinasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Tingkat kepadatan wisatawan mencapai 47.318 per kilometer persegi. Minat pencarian untuk Shanghai melonjak sebesar 64 persen, yang berarti jumlah wisatawan akan semakin bertambah.

Kota-kota dengan Tingkat Stres Terendah

Studi ini juga memilih kota-kota yang paling tenang dan minim stres. Dubai, Uni Emirat Arab, menjadi kota pertama dalam daftar ini. Meskipun merupakan kota terpadat di negara tersebut, Dubai memiliki tingkat kejahatan yang rendah dan lingkungan perkotaan yang terbuka. Penurunan minat pencarian sebesar 19 persen membuat kota ini lebih sepi.

Dubai menerima 17,1 juta wisatawan per tahun, tetapi karena tata letak yang luas, kota ini berada di peringkat ke-43 dalam hal kepadatan wisatawan. Kelembapan gurun yang ringan, yaitu 60 persen, juga membuat kota ini nyaman untuk dikunjungi.

Munchen, Jerman, menjadi kota kedua yang paling tenang. Kota ini menawarkan suasana yang tenang, aman, dan cuaca yang sejuk. Dengan hanya 8,5 juta wisatawan per tahun dan kepadatan wisatawan 27.357 per kilometer persegi, Munchen terasa jauh lebih tenang dibandingkan kebanyakan ibu kota Eropa. Banyak wisatawan melaporkan bahwa mereka tidak merasa stres saat berkunjung ke sini.

Melbourne, Australia, menjadi kota ketiga yang paling tenang. Kota ini memiliki kepadatan wisatawan terendah di dunia, hanya 1.265 per kilometer persegi. Melbourne juga dikenal sebagai kota yang luas dan santai, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin liburan yang damai dan bebas dari kekacauan.

Dengan data yang disajikan, wisatawan dapat memilih destinasi yang sesuai dengan preferensi mereka. Apakah ingin berlibur di kota yang penuh dengan energi atau mencari tempat yang tenang dan damai, pilihan tersedia.

0 Komentar