SITUBONDO – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Bersama personel Koramil 0823/04 Mangaran yang dipimpin Pelda Sukoco, warga Dusun Tanjung Sari Barat menggelar kerja bakti membersihkan bantaran sungai pada Rabu (20/8/2025).
Kerja bakti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah risiko banjir saat musim penghujan tiba. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari mengangkat tumpukan sampah plastik, menyingkirkan rumput liar, hingga membersihkan endapan lumpur yang selama ini menumpuk dan berpotensi menghambat aliran air.
Bagi masyarakat setempat, sungai tidak hanya menjadi jalur aliran air, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, kondisi sungai yang bersih dan terawat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta kesehatan lingkungan. “Kegiatan semacam ini harus terus dijaga dan dilakukan rutin. Sungai yang bersih akan mencegah banjir dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” kata Pelda Sukoco di sela kegiatan.
Ia menegaskan, kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga mencerminkan kemanunggalan yang telah lama menjadi tradisi. Menurutnya, sinergi semacam ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
Gotong royong yang melibatkan warga dari berbagai usia tersebut berlangsung penuh semangat. Sejumlah orang tampak sibuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan sementara, sementara yang lain mencabut rerumputan liar dan merapikan bantaran sungai. Suasana kekompakan terasa kental, dengan warga saling membantu dan bekerja sama tanpa memandang usia maupun profesi.
Selain membawa manfaat nyata terhadap kebersihan lingkungan, kerja bakti juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Banyak di antara mereka yang merasa kegiatan ini sekaligus menjadi ajang berkumpul, berdiskusi, dan mempererat silaturahmi. “Kalau kita kerja bareng begini, rasanya ringan. Apalagi sungai jadi bersih, anak-anak juga bisa lebih nyaman bermain di sekitar sini,” ujar salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan.
Pembersihan bantaran sungai dinilai sangat penting, mengingat beberapa wilayah di Situbondo kerap dilanda banjir ketika curah hujan tinggi. Tumpukan sampah dan sedimentasi kerap menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air. Dengan adanya inisiatif gotong royong ini, masyarakat berharap bencana serupa bisa dicegah, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Menurut sejumlah pengamat lingkungan, kegiatan semacam ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan. Sungai yang bersih bukan hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas air tanah dan kesehatan masyarakat sekitar. Jika dilakukan secara berkesinambungan, kerja bakti membersihkan sungai dapat menjadi bagian dari gerakan lingkungan yang mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem.
Kegiatan kerja bakti Koramil 0823/04 Mangaran bersama masyarakat ini juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan. Dengan menjaga kebersihan sungai, masyarakat tidak hanya melindungi lingkungan dari kerusakan, tetapi juga mewariskan kondisi alam yang lebih baik untuk generasi mendatang. “Kita ingin anak cucu nanti bisa merasakan lingkungan yang bersih. Maka, mari kita rawat bersama,” tambah Sukoco.
Selain itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan semacam ini. Tanpa keterlibatan warga, program kebersihan lingkungan tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, TNI berkomitmen terus mendukung kegiatan gotong royong masyarakat, baik dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun meningkatkan keamanan desa.
Di akhir kegiatan, kondisi bantaran sungai di Dusun Tanjung Sari Barat terlihat jauh lebih bersih. Tumpukan sampah berhasil diangkut, aliran air kembali lancar, dan suasana lingkungan menjadi lebih asri. Warga pun berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal setiap bulan, agar hasilnya tidak bersifat sementara.
Dengan adanya kerja bakti bersama, masyarakat dan TNI telah menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan bisa diwujudkan melalui kepedulian kolektif. Gotong royong menjadi modal sosial penting dalam menjaga keharmonisan hidup, sekaligus memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. Lebih dari itu, langkah sederhana membersihkan sungai diyakini akan memberikan manfaat besar, terutama dalam mencegah banjir dan menjaga kesehatan lingkungan bagi seluruh warga Situbondo. (*)
0 Komentar