
Ace Hardware Kembali Berencana Hadir di Pasar Indonesia
Ace Hardware, merek ritel perkakas global asal Amerika Serikat, kembali menunjukkan tanda-tanda akan kembali masuk ke pasar Indonesia. Informasi ini muncul setelah perusahaan mengumumkan kerja sama dengan mitra baru, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Kesepakatan ini dilaporkan telah ditandatangani oleh Grup MAP melalui MAPI, yang berpotensi membawa kembali merek tersebut ke Tanah Air.
Dalam laporan Stockbit Sekuritas, disebutkan bahwa pembukaan toko Ace Hardware kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam tahun ini dan akan dilakukan secara bertahap. Meski begitu, rencana ini menunjukkan potensi pertumbuhan dan strategi ekspansi yang sedang dijalankan oleh pihak terkait.
Perubahan Nama dan Perkembangan Bisnis ACES
Sebelumnya, Ace Hardware meninggalkan pasar Indonesia setelah lisensi yang diberikan kepada PT ACE Hardware Indonesia Tbk tidak diperpanjang sejak 31 Desember 2024. Akibatnya, emiten dengan kode saham ACES pun berganti nama menjadi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk atau dikenal sebagai Azko.
Berdasarkan pernyataan resmi dari ACES, keputusan untuk tidak memperpanjang lisensi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis yang lebih sesuai dengan tren pasar dan preferensi konsumen. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan inovasi produk dan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Pihak manajemen juga tengah bersiap untuk meluncurkan identitas merek baru pada awal tahun 2025. Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, menyampaikan keyakinannya bahwa persiapan yang matang akan membantu perusahaan tetap menjadi pemimpin pasar dan menjaga daya saing di industri ritel.
Kinerja Keuangan MAPI di Semester Pertama
Laporan keuangan semester I tahun ini menunjukkan kinerja positif dari MAPI. Laba bersih perusahaan mencapai Rp 960,92 miliar, naik 6,84% dibandingkan laba bersih periode sebelumnya sebesar Rp 899,33 miliar. Pendapatan juga meningkat signifikan sebesar 8,72%, mencapai Rp 19,56 triliun dari Rp 17,99 triliun.
Pendapatan tersebut berasal dari penjualan eceran dan grosir sebesar Rp 18,74 triliun, komisi penjualan konsinyasi sebesar Rp 672,83 miliar, pendapatan sewa dan jasa pemeliharaan sebesar Rp 70,82 miliar, serta pendapatan lain-lain sebesar Rp 76,66 miliar. Meskipun demikian, beban pokok dan penjualan juga meningkat menjadi Rp 11,24 triliun dari Rp 10,19 triliun secara year-on-year.
Profil Ace Hardware
PT ACE Hardware Indonesia Tbk didirikan pada tahun 1995 dan bergerak di bidang usaha perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup. Gerai pertama ACE dibuka pada 1996 di Karawaci, Tangerang. Perusahaan memegang lisensi Ace Hardware International Holdings selama 29 tahun terakhir.
Ace Hardware International Holdings adalah perusahaan ritel perabot rumah tangga dan perkakas asal Amerika Serikat. Didirikan pada 1924 sebagai Ace Stores, perusahaan ini kemudian berubah nama menjadi Ace Hardware Corporation pada tahun 1931. Jumlah tokonya berkembang pesat setelah Perang Dunia II, sehingga penjualan meningkat tiga kali lipat antara tahun 1940-an hingga 1959.
Di Indonesia, ACE memiliki 228 gerai dengan total luas lebih dari 500.000 meter persegi di 52 kota. Salah satu gerai utamanya adalah ACE Living World Alam Sutera, yang merupakan flagship store terbesar di dunia. Pada 2018, ACE juga membuka ACE Xpress, yaitu gerai mini dengan luas kurang dari 1.000 meter persegi yang ditujukan untuk konsumen di daerah perumahan. Sampai 13 Agustus 2022, ACE memiliki 18 toko ACE Xpress yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Palembang.
0 Komentar