Lomba Layang-Layang di Bungatan Situbondo Meriahkan HUT RI ke-80, Ratusan Peserta Ikut Adu Ketangkasan Kendalikan Tali Senar


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Ratusan layang-layang beraneka bentuk menghiasi langit Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, pada Sabtu (16/8/2025). Suasana semarak itu hadir dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Bungatan bersama masyarakat Desa Bletok.

Sejak pukul 09.00 WIB, sebanyak 130 peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti lomba adu layang-layang yang digelar di lapangan desa setempat. Sorak-sorai warga yang memenuhi area perlombaan semakin menambah meriahnya suasana.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Dalam memeriahkan HUT RI ke-80, berbagai kegiatan lomba digelar di seluruh wilayah Situbondo, termasuk di Kecamatan Bungatan. Dalam lomba adu layang-layang ini, mari kita jaga sportivitas. Siapapun yang menjadi pemenang adalah yang terbaik,” ujar Bupati Yusuf.

Selain Bupati, hadir pula sejumlah pejabat daerah dan aparat setempat. Camat Bungatan Yogie Kripsiansyah bersama jajaran pemerintah kecamatan, anggota Koramil 0823/15 Bungatan yang dipimpin Sertu Darmaji, anggota Polsek Bungatan dipimpin Aipda Erik, Kasi Trantib Kecamatan Bungatan Ponco, serta Kepala Desa Bletok Ahmad Bajuri Saleh turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Sinergi aparat bersama masyarakat terlihat nyata dalam pelaksanaan lomba. Anggota Koramil 0823/15 Bungatan tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membaur bersama warga dan peserta lomba. Kehadiran Babinsa yang dipimpin Sertu Darmaji diapresiasi masyarakat karena mampu menciptakan suasana aman, kondusif, sekaligus meningkatkan semangat peserta.

Perlombaan berlangsung seru sejak dimulai. Para peserta saling unjuk keterampilan dalam mengendalikan layang-layang, mulai dari menjaga stabilitas terbang hingga strategi adu ketangkasan di udara. Setiap kali tali layang-layang saling bersinggungan dan memutus salah satunya, sorakan penonton pecah memenuhi lapangan.

Tidak hanya menjadi ajang hiburan, lomba adu layang-layang ini juga membawa pesan persatuan. Semangat kompetisi yang sehat menjadi simbol bahwa kebersamaan dan gotong royong tetap relevan di tengah masyarakat, bahkan dalam bentuk permainan tradisional.

Bagi sebagian peserta, lomba layang-layang bukan sekadar permainan, melainkan juga nostalgia masa kecil yang penuh kenangan. “Saya ikut lomba ini untuk mengingat kembali masa kecil dulu. Rasanya senang bisa ikut meramaikan sekaligus memperingati kemerdekaan,” ujar salah seorang peserta sambil tersenyum.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, tidak hanya dari peserta, tetapi juga dari warga yang datang menyaksikan jalannya perlombaan. Banyak di antara mereka membawa keluarga, bahkan anak-anak kecil tampak berlarian sambil membawa bendera merah putih kecil. Pemandangan ini menambah semarak perayaan kemerdekaan yang terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keceriaan. Tidak ada insiden berarti selama perlombaan, berkat kerja sama antara panitia, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat.

Perayaan HUT RI ke-80 di Bungatan melalui lomba layang-layang ini menjadi bukti bahwa tradisi permainan rakyat masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga menguatkan rasa cinta tanah air, kebersamaan, serta semangat sportivitas yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

0 Komentar