Forkopimda Gelar Ziarah Makam Pendiri Situbondo, Tanamkan Nilai Sejarah untuk Generasi Muda
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Situbondo menggelar ziarah ke makam tokoh pendiri daerah di Kecamatan Besuki, Senin (11/8/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Prayugo, S.Sos, didampingi Wakil Bupati Ulfiyah, S.Pd.I, Ketua DPRD Mahbub Junaidi, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno, serta jajaran pejabat Forkopimda lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun Situbondo.
Ziarah dimulai di Makam Bupati pertama Situbondo, Raden Ario Bambang Sutikno, yang berada di Dusun Bloro Timur, Desa Bloro, Kecamatan Besuki. Setibanya di lokasi, rombongan disambut Forkopimca setempat, kemudian mengikuti pembacaan tahlil yang dipimpin Ustadz Hasan Jasuli. Doa bersama dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa beliau dalam memimpin Situbondo di masa awal berdirinya kabupaten.
Perjalanan dilanjutkan ke Makam Kiai Pate Alos di Kampung Kauman, Desa Besuki. Sosok ini dikenal sebagai pembabat tanah Besuki dan salah satu tokoh penting dalam sejarah wilayah tersebut. Di lokasi ini, rombongan mengikuti tahlil dan doa yang dipimpin Ustadz Samhedi, lalu menutup prosesi dengan tabur bunga.
Usai pelaksanaan ziarah, Forkopimda dan tamu undangan mengadakan ramah tamah di Pendopo Eks Kawedanan Besuki. Momen ini menjadi ajang silaturahmi antarpejabat pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Tri Wiratno, menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi pembinaan karakter generasi muda.
"Kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendiri daerah. Kita ingin generasi muda tahu bahwa kemajuan Situbondo hari ini dibangun atas perjuangan dan pengorbanan para tokoh terdahulu," ujarnya.
Menurutnya, mengenang jasa pendahulu tidak hanya penting untuk memperkuat rasa nasionalisme, tetapi juga sebagai pengingat akan nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan pengabdian yang relevan di masa kini.
Seluruh rangkaian acara berjalan khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Selain mempererat hubungan antarunsur Forkopimda, kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat Situbondo.
Dengan pelaksanaan ziarah makam ini, Forkopimda berharap nilai-nilai sejarah dan perjuangan para pendiri daerah dapat terus hidup dan menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun Situbondo yang lebih maju dan berdaya saing.

0 Komentar