Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro di Balik Akuisisi Grup Hafar

Featured Image

Kolaborasi Strategis Antara PT Petrosea Tbk. dan PT Raharja Tbk.

PT Petrosea Tbk. (PTRO) dan PT Raharja Tbk. (RAJA) baru saja mengumumkan penyelesaian akuisisi atas seluruh kepemilikan saham di Grup Hafar. Kedua perusahaan ini, yang terafiliasi dengan tokoh-tokoh bisnis ternama seperti Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro, menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat posisi mereka dalam industri migas dan konstruksi lepas pantai.

Grup Hafar merupakan sebuah perusahaan yang beroperasi di Indonesia dan bergerak di bidang engineering, procurement, construction, dan installation (EPCI), serta layanan pelayaran migas lepas pantai. Dalam akuisisi ini, PT Petrosea Engineering Procurement Construction mengakuisisi 51% saham, sementara Rukun Raharja mengambil alih 49% saham di Grup Hafar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kapabilitas teknis secara terintegrasi.

Penguatan Kapabilitas di Bidang EPCI

Presiden Direktur PT Petrosea, Michael, menyatakan bahwa akuisisi ini adalah langkah penting dalam memperkuat kemampuan perusahaan di bidang EPCI offshore. Ia menjelaskan bahwa proses ini dilakukan dengan mengadopsi inovasi teknologi dan pengoptimalan kompetensi multidisiplin yang mencakup seluruh value chain dari hulu ke hilir.

"Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi optimal, baik dalam pelaksanaan proyek-proyek lapangan migas yang sudah berjalan maupun pengembangan cadangan lepas pantai di masa depan," ujar Michael dalam rilis resmi.

Pengakuisisian ini juga diharapkan dapat membantu PT Petrosea dalam mempercepat eksekusi proyek-proyek besar yang sedang berlangsung atau akan datang. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya dalam mengerjakan proyek skala besar, PT Petrosea diharapkan menjadi mitra kunci dalam memastikan keberhasilan setiap proyek yang dikerjakan.

Strategi Pengembangan Bisnis RAJA

Di sisi lain, Presiden Direktur Rukun Raharja, Djauhar Maulidi, menyampaikan bahwa aksi korporasi ini sejalan dengan roadmap bisnis Perseroan dan menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis pada tahun 2025. Melalui kolaborasi dengan PT Petrosea, RAJA memperluas portofolio bisnisnya di sektor midstream, EPCI, dan perkapalan, sekaligus memperkuat rantai pasok energi.

"Hal ini selaras dengan program pemerintah untuk peningkatan lifting migas nasional. Petrosea, dengan keunggulan teknis, kualitas sumber daya manusia, serta rekam jejak dalam proyek berskala besar, akan menjadi mitra kunci dalam mengoptimalkan eksekusi proyek, baik yang tengah berjalan maupun yang akan datang," kata Djauhar.

Djauhar menambahkan bahwa pihaknya yakin kolaborasi antara RAJA dan PTRO akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan serta mempercepat pertumbuhan Perseroan ke depan.

Layanan dan Operasional Grup Hafar

Grup Hafar menawarkan berbagai layanan spesifik di bidang lepas pantai, termasuk offshore pipelaying, subsea segment pipe replacement, shore-pull, PLEM installation, calm Buoy (SPM) installation, platform riser-repair/replacement, hingga pretrenching and post-trenching melalui PT Hafar Daya Konstruksi (HDK). Perusahaan telah beroperasi lebih dari 18 tahun.

Selain itu, Grup Hafar juga menyediakan layanan pelayaran berlisensi dan pengoperasian crew boat, coastal tug, material barge, general barge, dan shallow water dredger melalui PT Hafar Daya Samudera (HDS). Layanan pipelaying barge, anchor handling tugs, dan pontoon barge juga disediakan melalui PT Hafar Capitol Nusantara (HCN).

Mitra dan Investasi

Beberapa perusahaan mitra Grup Hafar antara lain PT Pertamina Hulu Energi (PHE), PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS), dan PT Freeport Indonesia.

Sementara itu, PTRO adalah perusahaan yang dikendalikan oleh Prajogo Pangestu melalui PT Kreasi Jasa Persada dengan kepemilikan 45,31%. Sisanya, 27,17% dimiliki oleh PT Caraka Reksa Optima dan 27,52% dimiliki publik.

RAJA adalah emiten yang dikendalikan oleh Happy Hapsoro dengan kepemilikan langsung sebesar 28,23%. Suami ketua DPR RI Puan Maharani ini juga memiliki saham RAJA melalui holdingnya yakni Basos Utama Prima (11,9%) serta entitas Sentosa Bersama Mitra yang sebagian besar sahamnya dimiliki Hapsoro (36,07%).

0 Komentar