
Panduan untuk Menghadapi Post Test Modul FPPN dalam PPG 2025
Sebagai seorang guru, menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran adalah hal yang wajar. Dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, para peserta diuji melalui Post Test Modul FPPN 1, 2, dan 3 yang membahas Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai. Untuk memastikan keberhasilan dalam ujian ini, penting bagi guru untuk memahami konsep-konsep dasar pendidikan serta mampu menerapkannya dalam situasi nyata.
Post Test terdiri dari 15 soal yang mencakup pemahaman mendalam tentang nilai-nilai dasar pendidikan, pemikiran tokoh-tokoh pendidikan, hingga penguatan karakter dalam proses pembelajaran. Materi ini dirancang untuk membentuk cara pandang dan praktik mendidik yang selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan filosofi Ki Hajar Dewantara.
Berikut beberapa contoh soal beserta kunci jawaban yang dapat menjadi referensi belajar:
Kunci Jawaban Post Test PPG 2025 - FPPN 1
-
Situasi Rivael: Seorang siswa pindahan dari luar negeri yang kesulitan beradaptasi.
Jawaban: Mengajak Rivael berdiskusi secara pribadi untuk memahami kesulitan yang dihadapinya dan mencari solusi bersama. -
Siswa yang Menyontek: Bu Ani melihat siswa menyontek dan khawatir memberi sanksi akan membuat mereka malu.
Jawaban: Memberikan sesi bimbingan agar siswa-siswa tersebut dapat meninggalkan perilaku buruk dan belajar untuk jujur. -
Contoh Perilaku yang Tidak Sesuai Nilai Pancasila: Siswa menulis contoh perilaku yang tidak sesuai, meski mereka merasa itu biasa.
Jawaban: Mengajak siswa melakukan refleksi diri terkait nilai-nilai Pancasila yang seharusnya diterapkan dan menganalisis alasan ketidaksesuaian dengan lingkungan mereka. -
Ina yang Melakukan Kekerasan Fisik: Orang tua Ina merasa masalah ini dibesar-besarkan.
Jawaban: Memberikan empati kepada orang tua Ina dan memberikan penjelasan berdasarkan bukti-bukti konkret agar mereka terbuka untuk mencari solusi bersama. -
Nela yang Membolos Sekolah: Nela mengalami masalah keluarga dan ingin ujian susulan.
Jawaban: Memberikan ujian susulan dan kelonggaran tenggat tugas kepada Nela, dengan catatan bahwa keputusan tersebut dijalankan sesuai dengan kebijakan sekolah yang berlaku.
Kunci Jawaban Post Test PPG 2025 - FPPN 2
-
Siswa yang Menyontek dalam Ulangan Bahasa Indonesia: Bu Rina ingin menanamkan nilai kejujuran tanpa membuat siswa merasa malu.
Jawaban: Memfasilitasi mereka untuk merefleksikan kesalahannya dan memberikan konsekuensi nilai yang adil agar mereka tidak mengulangi, lalu merancang program kelas sederhana untuk menanamkan nilai kejujuran secara rutin. -
Menerima Hadiah dari Wali Murid: Guru merasa tersentuh tetapi juga khawatir melanggar aturan.
Jawaban: Memberikan pemahaman kepada wali murid agar dapat meninggalkan budaya memberi hadiah kepada guru. -
Penggunaan AI dalam Ujian Matematika: Siswa menggunakan AI untuk mendapatkan jawaban.
Jawaban: Mengadakan sesi tentang etika penggunaan AI dalam konteks ujian dan tugas sehingga mereka memahami penggunaan AI secara bijak. -
Rudi yang Baru Pindah dari Desa: Rudi kesulitan beradaptasi dengan lingkungan kota.
Jawaban: Mengajak Rudi berdiskusi pribadi untuk memahami latar belakang dan kesulitan belajarnya sebelum merancang strategi pembelajaran untuknya. -
Farel yang Tidak Mendengarkan Pendapat Teman: Farel sering memotong pembicaraan dan mengabaikan pendapat teman.
Jawaban: Mengajak Farel berdiskusi secara pribadi, lalu memfasilitasinya untuk merefleksikan dampak perilakunya terhadap kelompok dan berdiskusi tentang pentingnya nilai respek.
Kunci Jawaban Post Test PPG 2025 - FPPN 3
-
Ayu yang Terlambat Mengumpulkan Tugas: Ayu meminta kelonggaran karena kondisi keluarga.
Jawaban: Tidak memberikan kelonggaran bagi Ayu dengan penjelasan yang empatik, lalu mengajak semua siswa meninjau ulang kesepakatan kelas mengenai kesepakatan pengumpulan tugas. -
Farel yang Tidak Mendengarkan Pendapat Teman: Farel sering memotong pembicaraan dan mengabaikan pendapat teman.
Jawaban: Mengajak Farel berdiskusi secara pribadi, lalu memfasilitasinya untuk merefleksikan dampak perilakunya terhadap kelompok dan berdiskusi tentang pentingnya nilai respek. -
Riko dengan ADHD: Riko sulit fokus dan mengganggu teman-temannya.
Jawaban: Berdiskusi dengan Riko untuk memahami kebutuhan belajarnya, lalu menjelaskan kepada para siswa lain tentang kondisi Riko agar mereka lebih memahami kondisinya. -
Orang Tua yang Minta Bantuan Memperbaiki Nilai: Ibu Dini harus menolak permintaan tersebut.
Jawaban: Menyampaikan penolakan permohonan dengan sopan dan menjelaskan bahwa perubahan nilai tanpa dasar yang objektif bertentangan dengan kode etik dan keadilan bagi seluruh siswa. -
Siswa yang Menyontek dalam Ulangan Bahasa Indonesia: Bu Rina ingin menanamkan nilai kejujuran tanpa membuat siswa merasa malu.
Jawaban: Memfasilitasi mereka untuk merefleksikan kesalahannya dan memberikan konsekuensi nilai yang adil agar mereka tidak mengulangi, lalu merancang program kelas sederhana untuk menanamkan nilai kejujuran secara rutin.
0 Komentar