Akreditasi “Baik Sekali”, UNUJA Buktikan Kualitas dan Kepercayaan Publik Semakin Menguat


PROBOLINGGO, GUBUKINSPIRASI.id
— Universitas Nurul Jadid (UNUJA) terus menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi pesantren yang unggul dan terpercaya. Dalam pidato Dies Maulidiyah ke-VIII yang digelar di Aula UNUJA, Paiton, Minggu (2/11/2025), Rektor UNUJA, Dr. H. Najiburrohman, M.Ag., M.Pd., mengumumkan capaian gemilang universitas yang berhasil meraih Akreditasi Institusi “Baik Sekali”.

Capaian ini disebut sebagai bentuk pengakuan resmi atas mutu tata kelola, pembelajaran, dan layanan akademik yang semakin solid di UNUJA. Menurut Rektor, peningkatan akreditasi tersebut tidak hanya mencerminkan komitmen universitas terhadap penjaminan mutu pendidikan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap UNUJA sebagai kampus pesantren yang berdaya saing nasional dan internasional.

“Selain Akreditasi Institusi, UNUJA juga berhasil mempertahankan dua sertifikasi internasional, yakni ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 21001:2018 untuk sistem manajemen organisasi pendidikan,” ujar Rektor Najiburrohman dalam pidatonya.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar hasil kerja administratif, tetapi merupakan buah dari konsistensi seluruh sivitas akademika dalam mengembangkan budaya mutu di setiap lini. Upaya peningkatan mutu itu juga tercermin dari berbagai keberhasilan program studi yang membawa UNUJA masuk 10 besar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dengan program studi unggul terbanyak secara nasional.

Tidak berhenti di situ, UNUJA juga mendapat Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional, yang menandakan keseriusan universitas dalam memperkuat ekosistem akademik berbasis riset dan literasi. Guna menjaga keberlanjutan kualitas dosen, kampus ini juga aktif mendorong pengembangan SDM dengan pendelegasian 28 dosen untuk melanjutkan studi doktoral di berbagai perguruan tinggi ternama di Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan sejumlah universitas unggulan dalam negeri.

Rektor menegaskan, peningkatan mutu di berbagai bidang tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap UNUJA. Hal ini tampak jelas dalam tren Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2025 yang menunjukkan lonjakan signifikan.

“Di tahun 2025 ini, tercatat ada 1.597 pendaftar, dengan 1.275 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi dan resmi teregistrasi sebagai mahasiswa baru,” ungkapnya.

Menurutnya, data tersebut menjadi indikator kuat bahwa UNUJA kini semakin diminati masyarakat dari berbagai daerah. “Angka ini membuktikan tingginya animo dan kepercayaan masyarakat terhadap UNUJA. Citra UNUJA sebagai institusi yang bermutu semakin kuat di mata publik,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Raihan Akreditasi “Baik Sekali” menjadi momentum penting bagi UNUJA untuk terus melangkah menuju visi “kampus unggul” yang berdampak, sejahtera, dan berdaya saing global. Dengan sinergi antara nilai pesantren dan manajemen modern, UNUJA kini menegaskan diri sebagai kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga membentuk insan pembelajar yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban dunia. (*)

0 Komentar