Handy Geniardi, Mantan Komandan Kopassus, Jadi Direktur Operasi PT Timah

Handy Geniardi, Mantan Komandan Kopassus, Jadi Direktur Operasi PT Timah

Perubahan Jajaran Direksi dan Komisaris PT Timah

PT Timah Tbk (TINS) melakukan perombakan besar-besaran dalam jajaran direksi dan komisarisnya. Perubahan ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 29 Oktober 2025. Dengan langkah ini, perusahaan berupaya memperkuat strategi bisnis serta meningkatkan kinerja operasional dan keberlanjutan.

Penunjukan Direktur Baru

Dalam RUPSLB tersebut, tiga direktur baru ditunjuk untuk mengisi posisi penting di PT Timah. Mereka adalah:

  • Harry Budi Sidharta sebagai Wakil Direktur Utama
  • Ilhamsyah Mahendra sebagai Direktur Produksi dan Komersial
  • Handy Geniardi sebagai Direktur Operasi

Pemilihan ketiga nama ini menunjukkan komitmen PT Timah untuk membawa pengalaman dan keahlian baru dalam menjalankan bisnis perusahaan.

Latar Belakang Para Direktur Baru

Harry Budi Sidharta sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS). Sementara itu, Ilhamsyah Mahendra merupakan mantan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selama periode Juli 2024 hingga Juni 2025.

Sementara itu, Handy Geniardi adalah seorang Purnawirawan TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang menyelesaikan masa dinasnya pada tahun 2022. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, sebuah lembaga pendidikan karir tertinggi bagi perwira TNI. Sebelum pensiun, ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus, IR Kopassus, dan beberapa jabatan strategis lainnya.

Profil Handi Geniardi

Handy Geniardi lahir pada bulan Juni 1964, sehingga saat ini usianya sekitar 61 tahun. Ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1987 dengan kecabangan Infanteri, yang kemudian membuatnya terlibat dalam satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Karier militer Handy Geniardi sangat menonjol. Ia pernah menjadi Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus dari tahun 2010 hingga 2011. Setelah itu, ia diangkat sebagai IR Kopassus atau Inspektur Kopassus, sebuah jabatan strategis yang bertugas sebagai pengawas dan penilai internal organisasi.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, sebuah lembaga intelijen militer yang bertugas menyelenggarakan kegiatan dan operasi intelijen strategis. Jabatan terakhirnya sebelum pensiun adalah Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.

Riwayat Jabatan Handy Geniardi

Berikut adalah riwayat jabatan Handy Geniardi sepanjang karier militernya:

  • Komandan Grup 3/Sandhi Yudha Kopassus (2010—2011)
  • Ir Kopassus (2011—2012)
  • Pamen Ahli Gol IV Bidang Taktik Parako Kopassus (2012—2013)
  • Danrindam II/Sriwijaya (2012—2014)
  • Pamen Denma Mabesad (2014—2015)
  • Kabinda Papua BIN (2015—2018)
  • Wakabais TNI (2018—2020)
  • Pa Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI (2020—2021)
  • Staf Khusus Panglima TNI (2021)
  • Pa Sahli Tk. III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI (2021)
  • Wadansesko TNI (2021—2022)

Susunan Dewan Direksi dan Komisaris Terbaru

Setelah perubahan ini, susunan dewan direksi dan komisaris PT Timah Tbk adalah sebagai berikut:

Dewan Direksi

  • Direktur Utama: Restu Widiyantoro
  • Wakil Direktur Utama: Harry Budi Sidharta
  • Direktur Operasi: Handy Geniardi
  • Direktur Pengembangan Usaha: Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fina Eliani
  • Direktur Sumber Daya Manusia: Andi Seto Gadhista Asapa
  • Direktur Produksi dan Komersial: Ilhamsyah Mahendra

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus Rohman
  • Komisaris Independen: Yuslih Ihza Mahendra
  • Komisaris Independen: M. Hita Tunggal
  • Komisaris: Rizani Usman
  • Komisaris: Eniya Listiani Dewi

Tujuan Perubahan

Corporate Secretary PT Timah, Rendi Kurniawan, menyatakan bahwa perubahan pengurus ini dilakukan untuk memperkuat strategi bisnis perusahaan dalam menghadapi tantangan industri timah global yang semakin dinamis. Selain itu, perubahan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan dan memperkuat tata kelola perseroan.

Menurut Rendi, pergantian pengurus menjadi momentum penyegaran untuk memperkuat sinergitas di dalam perusahaan. PT Timah berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja operasional, serta memastikan kontribusi perusahaan bagi negara dan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

0 Komentar