Jelang Operasi Zebra Semeru 2025, Dandim 0823 Hadiri Apel Gelar Pasukan di Mapolres Situbondo

SITUBONDO — Persiapan menjelang Operasi Zebra Semeru 2025 mulai dimatangkan di Kabupaten Situbondo. Senin pagi (17/11/2025), ratusan personel gabungan mengikuti Apel Gelar Pasukan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Situbondo, Jl. PB. Sudirman No. 30, Kelurahan Patokan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.50 hingga 08.20 WIB dan dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K.

Komandan Kodim 0823 Situbondo, Letkol Inf Tri Wiratno, turut hadir bersama jajaran Forkopimda. Sejumlah pejabat daerah tampak mengikuti rangkaian apel, mulai dari Kepala Pengadilan Negeri Situbondo, perwakilan Kejaksaan Negeri, PJU Polres Situbondo, para Kapolsek jajaran, hingga unsur TNI yang diwakili Serma Nurjayadi dari Sub Garnisun 0823 Situbondo. Turut hadir pula perwakilan instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, pelajar, serta pasukan gabungan lainnya.

Total sekitar 200 personel mengikuti apel gelar pasukan tahun ini. Mereka berasal dari beragam instansi dengan tujuan yang sama: memastikan kesiapan pengamanan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Pelaksanaan apel diawali dengan persiapan pasukan, laporan perwira apel, dan penghormatan kepada pimpinan apel. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pita operasi sebagai simbol resmi dimulainya Operasi Zebra Semeru 2025 di Situbondo.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan Kapolres Situbondo, disampaikan bahwa tingginya mobilitas masyarakat di wilayah provinsi Jawa Timur masih diikuti oleh tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Dengan jumlah kendaraan yang tercatat lebih dari 23 juta unit, peningkatan kedisiplinan berlalu lintas disebut sebagai kebutuhan mendesak yang harus direspons bersama.

Operasi Zebra Semeru 2025 mulai dilaksanakan pada 17 November dan akan berlangsung hingga 30 November 2025. Selama 14 hari tersebut, personel gabungan akan mengedepankan sejumlah langkah, mulai dari kegiatan preemtif, preventif, represif, hingga penegakan hukum dengan pendekatan humanis kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah menekan angka pelanggaran, menurunkan fatalitas kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Dalam arahannya, Kapolda Jatim menyoroti tujuh jenis pelanggaran prioritas yang menjadi fokus penindakan. Di antaranya penggunaan helm SNI bagi pengendara motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, larangan melawan arus, penindakan pengendara di bawah umur, hingga pengendara dalam pengaruh alkohol. Pelanggaran-pelanggaran tersebut dinilai menjadi penyumbang terbesar terhadap kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah.

Selain fokus pada disiplin berlalu lintas, Polri juga menekankan peningkatan pelayanan publik di bidang lalu lintas. Penguatan layanan SIM, STNK, dan BPKB, serta digitalisasi layanan kepolisian, disebut sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kapolda Jatim melalui amanatnya menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kesiapan bersama dalam menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Jawa Timur. Dengan keterlibatan berbagai unsur seperti TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, hingga elemen masyarakat, Operasi Zebra Semeru 2025 diharapkan berjalan optimal dan memberikan dampak yang signifikan bagi keselamatan pengguna jalan.

Di Situbondo sendiri, kegiatan pengamanan dan sosialisasi akan menyasar kawasan rawan kecelakaan, pusat keramaian, jalur wisata, serta ruas-ruas jalan yang sering dilalui pelajar maupun pekerja. Selama operasi berlangsung, petugas gabungan juga akan melakukan edukasi langsung kepada masyarakat, termasuk pelajar, agar kesadaran akan keselamatan berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini.

Pada kesempatan itu, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan operasi yang digelar setiap tahun ini. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, khususnya di jalan raya. Kehadiran TNI dalam apel gelar pasukan menunjukkan sinergi antara instansi keamanan untuk memastikan jalannya operasi secara optimal.

Dengan digelarnya apel kesiapan ini, seluruh unsur keamanan di Kabupaten Situbondo menyatakan komitmennya untuk mendukung Operasi Zebra Semeru 2025. Harapannya, angka kecelakaan dapat ditekan, pelanggaran lalu lintas menurun, serta masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan saat berkendara.

Operasi Zebra Semeru 2025 menjadi momentum untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas sekaligus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang semakin profesional dan humanis. Seluruh elemen yang terlibat di Situbondo diharapkan dapat menjalankan perannya dengan maksimal hingga akhir pelaksanaan operasi. (*)

0 Komentar