Siapa Bunga Reyza, Penemu Kata Galgah yang Resmi Masuk KBBI?

Featured Image

Kata Galgah Masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata galgah kini menjadi perhatian besar di dunia maya. Kata ini resmi dimasukkan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai antonim dari kata haus. Berdasarkan KBBI Daring edisi VI, galgah memiliki makna "sudah tidak haus" atau "lega dan segar setelah minum". Selain itu, galgah juga bisa dianggap sebagai sinonim dari kata palum yang lebih dulu disahkan.

Masuknya kata galgah ke dalam KBBI bukanlah suatu kebetulan. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan bahwa istilah ini awalnya muncul melalui unggahan media sosial Klinik Bahasa yang membahas kata palum. Dari sana, warganet mulai ramai menyebut bahwa sudah ada istilah lain yang bermakna serupa, yaitu galgah. Istilah ini diciptakan oleh seorang kreator konten muda bernama Bunga Reyza.

Profil Bunga Reyza, Penemu Kata Galgah

Nama Bunga Reyza Fitri Kurnia kini dikenal luas, bukan hanya sebagai penyanyi muda, tetapi juga sebagai sosok kreatif di balik munculnya kata fenomenal galgah. Dara kelahiran Bogor, 2 Desember 2002, yang tumbuh besar di Tasikmalaya ini sejak kecil sudah akrab dengan dunia musik karena keluarganya memiliki latar belakang seni. Ayahnya adalah pemain saksofon pop-jazz, sedangkan ibunya dikenal sebagai penyanyi dangdut.

Bakat menyanyi Bunga sudah terlihat sejak masa sekolah menengah. Saat SMP, ia kerap mengikuti berbagai lomba vokal dan kegiatan seni. Setelah lulus SMA di Tasikmalaya, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Cimahi, mengambil jurusan kedokteran.

Bunga mulai dikenal publik pada tahun 2019 saat menjadi finalis Voice of Ramadhan Global TV. Kariernya terus berkembang hingga 2023, ketika ia tampil di Indonesian Idol Season 12 dan menarik perhatian juri serta penonton lewat vokalnya yang khas. Setelah itu, ia resmi bergabung dengan Sony Music Indonesia dan merilis single debut berjudul Wahai Tuan. Bunga juga aktif menulis lagu dan kabarnya sudah ada lebih dari sepuluh karya ciptaannya yang menunggu untuk dirilis.

Sebagai penyanyi muda, Bunga Reyza dikenal memiliki warna suara yang lembut namun kuat, dengan kemampuan membawakan berbagai genre, dari pop hingga lagu daerah. Dalam sebuah wawancara, Bunga sempat diminta menyanyikan lagu berbahasa Sunda saat audisi Indonesian Idol yang langsung mendapat apresiasi karena penguasaan dialek dan tekniknya yang baik. Ciri khas inilah yang membuatnya dianggap sebagai penyanyi serba bisa dengan potensi besar untuk berkembang di industri musik tanah air.

Asal Muasal Kata Galgah

Kisah lahirnya kata galgah bermula dari momen ringan di media sosial. Bunga bercerita di akun Instagram-nya, @bungareyzaa, tentang ide sederhana di balik kata tersebut:

“Kalau lapar lawannya kenyang, tapi haus belum ada lawannya. Nah, biar enggak bingung, kita bikin saja, galgah!”

Ia bahkan mencontohkan penggunaannya dalam percakapan santai:

“Mau minum enggak?” “Enggak dulu, aku udah galgah.”

Menurut Bunga, galgah menggambarkan rasa segar dan puas setelah meneguk air. Kata ini sangat ringkas, lucu, dan mudah diingat. Kreativitas spontan itu justru menarik perhatian publik hingga menjadi tren viral di TikTok dan X (Twitter).

Kehadiran galgah menjadi contoh menarik bagaimana media sosial berperan dalam memperkaya bahasa Indonesia. Dalam era digital, kata yang lahir dari spontanitas dan ekspresi populer ternyata bisa menembus batas akademik hingga diakui secara resmi oleh KBBI. Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana generasi muda seperti Bunga Reyza mampu berkontribusi nyata terhadap perkembangan bahasa nasional melalui kreativitas dan ekspresi budaya.

0 Komentar