STAI Ahmad Sibawayhie Situbondo Gelar Festival Bahasa Arab Nasional IBDAF I 2025, Angkat Tema “Bahasa Arab, Bahasa Kebanggaan Kita”
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id — Dalam rangka menumbuhkan semangat kecintaan terhadap Bahasa Arab di kalangan generasi muda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ahmad Sibawayhie Situbondo akan menggelar ajang nasional bertajuk Ibdā’ al-Dād Festival (IBDAF) I 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Bahasa Arab, Bahasa Kebanggaan Kita” dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Desember 2025 di kampus STAI Ahmad Sibawayhie Situbondo.
Festival ini digagas oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) sebagai bentuk apresiasi terhadap pentingnya Bahasa Arab dalam ranah akademik, sosial, dan budaya. Berbeda dengan kegiatan serupa di tahun-tahun sebelumnya, IBDAF I 2025 menghadirkan berbagai cabang lomba menarik yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Beberapa cabang lomba yang akan dipertandingkan meliputi Taqdimul Qissoh (mendongeng dalam Bahasa Arab), Khitobah (pidato Bahasa Arab), Ghina’ Araby (nyanyi Bahasa Arab), dan Munadzarah Ilmiyah (debat ilmiah Bahasa Arab). Setiap cabang lomba dirancang untuk mengasah kemampuan linguistik, retorika, dan intelektualitas peserta dalam berbahasa Arab secara kreatif dan komunikatif.
Ketua Panitia IBDAF I 2025, Zuhro, menjelaskan bahwa festival ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang memiliki minat dan bakat dalam Bahasa Arab. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bahasa Arab bukan hanya bahasa keagamaan, tetapi juga bahasa kebanggaan dan peradaban yang kaya nilai budaya. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan mencintai Bahasa Arab,” ujarnya.
Pendaftaran peserta dibuka dalam tiga gelombang, yakni Gelombang I (1–15 November 2025), Gelombang II (16–30 November 2025), dan Gelombang III (1–15 Desember 2025). Biaya pendaftaran bervariasi tergantung jenis lomba dan gelombangnya, mulai dari Rp50.000 hingga Rp70.000 untuk kategori individu seperti Taqdimul Qissoh, Khitobah, dan Ghina’ Araby, serta Rp100.000 hingga Rp120.000 per tim untuk kategori Munadzarah Ilmiyah.
Informasi lengkap terkait pendaftaran dan petunjuk teknis dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/ibdaf-1, sementara peserta juga dapat menunjukkan dukungan mereka dengan menggunakan Twibbon resmi IBDAF I 2025 melalui https://twb.nz/haribahasadunia2025. Panitia juga membuka kanal informasi di media sosial seperti Instagram (@hmpspba_staias), TikTok (@hmpspba_staias), dan YouTube (STAI ASNufa Official).
Selain menjadi ajang kompetisi, IBDAF I 2025 juga diharapkan menjadi sarana silaturahmi nasional bagi pecinta Bahasa Arab dari berbagai kalangan. Ketua HMPS PBA STAI Ahmad Sibawayhie, Maftuh, menegaskan bahwa festival ini bukan hanya lomba semata, melainkan wadah pengembangan diri dan ajang pembuktian bahwa Bahasa Arab bisa dikemas secara menarik, inspiratif, dan modern.
“Kami ingin mengubah stigma bahwa Bahasa Arab sulit dipelajari. Lewat IBDAF, kami menghadirkan suasana kompetitif sekaligus menyenangkan, sehingga belajar Bahasa Arab menjadi pengalaman yang berharga dan membanggakan,” tutur Maftuh.
Panitia juga menyiapkan berbagai penghargaan menarik bagi para pemenang setiap kategori lomba, mulai dari trofi, sertifikat, hingga hadiah uang pembinaan. Selain itu, peserta terbaik akan berkesempatan menjadi duta promosi Bahasa Arab di tingkat kampus dan komunitas pendidikan Islam di berbagai daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, IBDAF I 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kembali gairah berbahasa Arab di kalangan generasi muda Indonesia. Festival ini bukan hanya kompetisi linguistik, melainkan juga ruang inspiratif untuk membangun jembatan budaya dan memperkuat identitas kebangsaan melalui Bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan peradaban. (*)
0 Komentar