MAGELANG — Universitas Nurul Jadid (UNUJA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia kewirausahaan mahasiswa melalui partisipasi Unit Usaha Cakes WN Nusantara pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI Tahun 2025. Produk kuliner kreatif tersebut menjadi salah satu inovasi unggulan yang diusung Tim Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) UNUJA pada pameran kewirausahaan terbesar tingkat nasional yang digelar di Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah, pada 17–22 November 2025.
KMI Expo XVI 2025 berlangsung meriah dan dipadati peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tidak hanya mahasiswa, acara ini juga dihadiri Tim Belmawa sebanyak 15 orang, 32 juri nasional, panitia, serta masyarakat umum yang ikut menyaksikan rangkaian kegiatan. Event ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., yang menandai dimulainya forum tahunan yang menjadi ajang unjuk kreativitas dan inovasi mahasiswa di bidang bisnis.
UNUJA mengirimkan perwakilan yang terdiri dari Kepala Pusat Bisnis, Nur Elisa Faizaty, SE., M.Si.; operator P2MW, Dani Haryanto, SE.; serta empat mahasiswa Program Studi Ekonomi Fakultas Sosial Humaniora, yaitu Nuril Masruroh sebagai ketua tim, Dewi Alfiah Febriani, Rica Rachmawati, dan Tri Indah Wahyuni. Keempat mahasiswa tersebut sebelumnya dinyatakan lolos sebagai Penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025.
Dalam keterangannya, Nur Elisa Faizaty menjelaskan bahwa keikutsertaan UNUJA dalam ajang ini bukan semata-mata untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga menunjukkan bahwa inovasi yang tumbuh di lingkungan pesantren mampu bersaing secara nasional. Ia menegaskan bahwa Cakes WN Nusantara lahir dari kreativitas dan riset mahasiswa, serta membawa nilai budaya Indonesia ke dalam produk kuliner modern.
Menurutnya, produk tersebut merupakan representasi komitmen UNUJA dalam mendorong tumbuhnya wirausaha mahasiswa berbasis keilmuan dan inovasi. Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga didorong untuk menghasilkan karya nyata yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. “Produk kami tidak hanya indah, tetapi juga mengandung nilai budaya dan lahir dari proses panjang riset serta kreativitas mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, ketua tim mahasiswa, Nuril Masruroh, menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus yang telah memberikan dukungan penuh selama persiapan hingga pelaksanaan KMI Expo XVI 2025. Ia mengatakan bahwa kesempatan mengikuti ajang nasional tersebut merupakan impian tim sejak proposal mereka dinyatakan lolos sebagai penerima program P2MW.
Nuril menambahkan bahwa dukungan UNUJA mencakup berbagai fasilitas, mulai dari akomodasi penginapan hingga kebutuhan teknis selama mengikuti expo. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi tim untuk menampilkan karya terbaik dan memperkenalkan produk Cakes WN Nusantara kepada pengunjung expo dari berbagai daerah. “Kami sangat berterima kasih kepada kampus atas fasilitas dan pelayanan yang telah diberikan. Ini pengalaman berharga bagi kami,” tuturnya.
Para mahasiswa berharap UNUJA terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kewirausahaan mahasiswa pada berbagai event, baik internal maupun eksternal kampus. Mereka menilai keikutsertaan di ajang seperti KMI Expo menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi diri, memperluas relasi bisnis, serta meningkatkan daya saing produk wirausaha mahasiswa.
Partisipasi Cakes WN Nusantara dalam KMI Expo XVI Magelang menegaskan peran UNUJA dalam mendorong inovasi di kalangan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, UNUJA tidak hanya menampilkan produk kuliner kreatif, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi antara civitas akademika dan mahasiswa dalam membangun ekosistem wirausaha yang berkelanjutan.(*)
0 Komentar