UNUJA Wisuda 1.172 Mahasiswa di Dies Maulidiyah ke-VIII, Rektor Tegaskan Langkah Menuju Kampus Unggul


PROBOLINGGO, GUBUKINSPIRASI.id
— Dalam suasana penuh kebanggaan dan haru, Universitas Nurul Jadid (UNUJA) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Maulidiyah ke-VIII sekaligus Wisuda Tahun 2025 di Aula Kampus UNUJA, Paiton, Minggu (2/11/2025). Sebanyak 1.172 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai wisudawan dan siap melangkah membawa semangat perubahan di tengah masyarakat.

Acara wisuda yang digelar bersamaan dengan peringatan Dies Maulidiyah tersebut dihadiri oleh jajaran tokoh penting Pondok Pesantren Nurul Jadid, di antaranya Pengasuh KH. Moh. Zuhri Zaini, B.A., Kepala PP Nurul Jadid KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag., serta seluruh pimpinan universitas, dosen, dan orang tua wisudawan.

Dalam pidato ilmiahnya, Rektor UNUJA, Dr. H. Najiburrohman, M.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa perayaan Dies Maulidiyah ke-VIII menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan UNUJA selama delapan tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa UNUJA kini berada pada fase kematangan untuk melangkah menuju “kampus unggul” yang berdampak, unggul, dan sejahtera.

“Delapan tahun perjalanan UNUJA bukan sekadar hitungan waktu, tetapi proses menuju kematangan. Kami siap lepas landas menuju kampus unggul dengan semangat berdampak, unggul, dan sejahtera,” ujar Rektor Najiburrohman dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Rektor memaparkan sejumlah capaian strategis yang menjadi tonggak penting UNUJA dalam mewujudkan visinya sebagai kampus berdaya saing nasional dan internasional.

Di bidang riset, UNUJA mencatat pencapaian membanggakan dengan menembus peringkat 152 dari 5.488 perguruan tinggi di Indonesia berdasarkan data SINTA. Universitas ini juga berhasil masuk dalam 10 besar nasional Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dengan skor SINTA tertinggi, serta meraih penghargaan sebagai kampus unggulan kinerja riset LLDikti Wilayah VII Jawa Timur.

Sementara di bidang akademik, UNUJA berhasil memperoleh akreditasi institusi “Baik Sekali” dan menjadi salah satu dari 10 PTNU dengan program studi unggul terbanyak di Indonesia. Hal ini, kata Rektor, menjadi bukti nyata peningkatan mutu akademik dan tata kelola universitas yang semakin profesional.

Tidak hanya di tingkat nasional, UNUJA juga memperkuat langkah di tingkat internasionalisasi. Tercatat, UNUJA kini memiliki 21 kerja sama luar negeri aktif yang melibatkan berbagai institusi pendidikan di Asia dan Timur Tengah. Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian besar adalah MBKM Santri Mengabdi, yang telah menjangkau Malaysia dan Thailand, serta pengiriman tiga mahasiswa ke University of Kuwait dalam program academic overseas.

Selain itu, UNUJA juga terus mengembangkan inovasi dalam program pengabdian masyarakat melalui KKN bilingual (Inggris dan Arab) sebagai upaya membangun kemampuan global mahasiswa dan memperluas jaringan internasional riset kampus.

Menutup pidatonya, Rektor menyampaikan pesan inspiratif kepada ribuan wisudawan agar senantiasa menjaga nilai-nilai pesantren yang telah menjadi identitas UNUJA. Ia berpesan agar para alumni terus belajar, berinovasi, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Jadilah lulusan yang berkarakter pesantren, berilmu amaliyah dan beramal ilmiah. Teruslah belajar dan berinovasi, serta banggalah menjadi bagian dari keluarga besar UNUJA,” pesan Rektor Najiburrohman yang disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Momentum wisuda tahun ini menjadi refleksi nyata komitmen UNUJA untuk terus bertransformasi menjadi universitas unggul, mandiri, dan berdaya saing global. Dengan semangat kebersamaan antara sivitas akademika, pesantren, dan masyarakat, UNUJA meneguhkan langkahnya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga mencetak insan pembelajar yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan umat. (*)

0 Komentar