Cegah Banjir, Koramil 0823/13 Mlandingan Gelar Kerja Bakti Bersihkan Sungai di Selomukti

Dalam upaya mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan menjelang musim penghujan, Koramil 0823/13 Mlandingan bersama jajaran Muspika dan warga setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan aliran sungai di Dusun Pengabetan Tengah, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Selasa (9/12/2025). Kegiatan gotong royong ini digelar sebagai respons atas kondisi sungai yang mulai tersumbat oleh sampah, rumput liar, serta tumpukan ranting pohon yang dikhawatirkan dapat menghambat aliran air.

Dipimpin langsung oleh Peltu Wahid, personel Koramil turun ke lapangan sejak pagi hari untuk memastikan proses pembersihan berjalan efektif. Mereka bergabung dengan aparat kecamatan, perangkat desa, serta para sublok yang turut memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut. Dengan peralatan kebersihan sederhana, para peserta kerja bakti bahu-membahu mengangkat sampah, memotong ranting yang menutupi aliran sungai, dan menyingkirkan material yang berpotensi menimbulkan genangan.

Peltu Wahid menjelaskan bahwa kerja bakti tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dini terhadap ancaman banjir yang kerap muncul ketika intensitas hujan meningkat. Menurutnya, menjaga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian alam dan keselamatan warga. Dengan kerja sama seluruh elemen, kami berharap lingkungan tetap bersih dan terhindar dari bencana,” ujarnya.

Selain menjaga kelancaran aliran sungai, kerja bakti ini juga bertujuan menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan. Dalam kegiatan tersebut, terlihat antusiasme warga yang ikut turun langsung membantu personel TNI dan aparat kecamatan membersihkan area sungai. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk upaya mitigasi bencana.

Warga Dusun Pengabetan Tengah menyambut baik kegiatan tersebut karena wilayah mereka termasuk dalam area rawan banjir ketika curah hujan tinggi. Dengan dibersihkannya jalur aliran air, mereka berharap potensi luapan air dapat diminimalisasi. Beberapa warga juga menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini membuat mereka merasa lebih dekat dengan aparat TNI yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan kemasyarakatan. Bagi mereka, kehadiran Koramil bukan hanya sebagai pengamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain membersihkan sampah, peserta kerja bakti juga melakukan pengecekan terhadap beberapa titik kritis yang sering menjadi tempat penumpukan air. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada hambatan baru yang dapat memicu genangan. Beberapa warga bahkan mengusulkan agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin, terutama saat memasuki musim hujan, agar kebersihan sungai tetap terjaga dan lingkungan sekitar tetap aman.

Di sisi lain, jajaran Muspika Mlandingan menyampaikan apresiasi terhadap Koramil 0823/13 yang konsisten menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan warga. Mereka menilai bahwa kerja sama lintas elemen seperti ini sangat penting karena dapat meningkatkan efektivitas program pencegahan bencana. Dengan sinergi antarinstansi, persoalan kebersihan lingkungan dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Kegiatan kerja bakti membersihkan sungai ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat. Koramil Mlandingan menegaskan bahwa mereka siap mendukung berbagai kegiatan sosial, lingkungan, maupun kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Kehadiran mereka dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga lingkungan secara kolektif.

Aksi bersih-bersih sungai di Selomukti tersebut berjalan lancar dan mendapat apresiasi luas dari warga karena memberi dampak langsung terhadap kenyamanan dan keamanan lingkungan mereka. Dengan aliran sungai yang kembali normal, masyarakat merasa lebih tenang menghadapi potensi cuaca ekstrem. Mereka berharap kegiatan gotong royong lintas elemen ini dapat menjadi agenda berkelanjutan agar lingkungan desa tetap terjaga dari ancaman bencana.

Melalui kerja bakti ini, Koramil 0823/13 Mlandingan menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga ketertiban lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Upaya pencegahan banjir melalui pembersihan sungai tidak hanya menekan risiko bencana, tetapi juga menumbuhkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana dapat berjalan efektif ketika dilakukan secara kolaboratif dan berkesinambungan. (*)

0 Komentar