
Pengalaman dan Motivasi Lifter Senior Indonesia di Indonesia Sports Summit 2025
Eko Yuli Irawan, lifter senior Indonesia yang telah berkiprah dalam olahraga angkat besi selama lebih dari dua dekade, menjadi pembicara utama dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2025. Acara ini digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (6/12/2025). Dalam sesi tersebut, ia membagikan kisah perjalanan panjangnya sejak awal karier hingga saat ini.
Awal Mula Keinginan untuk Menjadi Atlet
Eko mengawali presentasinya dengan mengenang motivasi awalnya. Dari kecil, ia memiliki keinginan sederhana untuk menjadi atlet dan meraih juara. Keinginan ini menjadi dasar bagi dirinya untuk menjalani latihan dan kompetisi secara konsisten selama bertahun-tahun. “Dari kecil ingin jadi atlet, ingin juara,” ujarnya.
Debutnya di SEA Games 2007 menjadi titik awal perjalanan yang terus berlanjut hingga kini. Bahkan, ia masih memiliki rencana untuk turun dalam SEA Games 2025 di Thailand. Menurut Eko, kesuksesan yang diraih hanya mungkin terjadi karena ketekunan dan pengelolaan performa yang baik sepanjang masa.
Faktor Kunci Kesuksesan dalam Olahraga Angkat Besi
Dalam pemaparannya, Eko menekankan bahwa latihan jangka panjang merupakan fondasi utama bagi seorang lifter elite. Proses bertahun-tahun di pusat pelatihan harus dimaksimalkan agar bisa menghadapi pertandingan yang singkat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, pengaturan nutrisi, serta motivasi yang tetap terjaga.
Menurut Eko, hal-hal ini menjadi kunci untuk mempertahankan ambisi meraih hasil terbaik. Meski telah mengoleksi berbagai prestasi internasional, ia masih menyimpan mimpi besar, yaitu meraih medali emas Olimpiade. Usia yang semakin tua membuat impian ini semakin emosional baginya. Namun, ia tetap berkomitmen untuk terus bersaing di tahap senior.
Menghadapi Tantangan dan Cedera
Eko juga berbicara tentang masa-masa sulit yang dialaminya, termasuk rasa jenuh dan tekanan psikologis selama masa latihan. Cedera yang sering terjadi menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia selalu mengingat tujuan utamanya sebagai lifter, sehingga dapat bangkit kembali dan melanjutkan latihan secara bertahap.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya penetapan target besar dalam dunia olahraga. Seorang atlet harus berani menempatkan diri pada standar tertinggi agar tetap terpacu. “Punya target harus yang tertinggi,” tegasnya, menggambarkan prinsip yang ia pegang sepanjang kariernya.
Perkembangan Olahraga Angkat Besi di Indonesia
Eko mengakui bahwa perkembangan olahraga angkat besi di Indonesia berjalan positif. Ia melihat adanya kemunculan generasi baru seperti Rizki Juniansyah, yang telah meraih emas Olimpiade, serta beberapa lifter junior potensial lainnya. Menurutnya, pembinaan berjenjang yang kini berjalan menjadi modal penting bagi masa depan cabang ini.
Awal Mula Terjun ke Cabang Angkat Besi
Dalam sesi akhir, Eko mengenang kembali bagaimana ia pertama kali mengenal angkat besi. Awalnya, ia tidak berniat menekuni cabang ini dan bahkan ingin mengikuti SSB sepak bola. Namun, hal itu terbentur biaya. Akhirnya, ia memilih angkat besi karena tidak memerlukan biaya pendaftaran dan memberikan dukungan nutrisi bagi atlet muda.
Pertemuan tak terduga dengan cabang ini mengubah jalannya hidupnya. Setelah menjalani latihan selama setahun, ia mampu menjuarai kejuaraan nasional. Lima tahun kemudian, ia berhasil masuk Pelatnas meski masih berusia remaja.
Pesan untuk Atlet Muda
Eko menutup sesi dengan pesan untuk atlet-atlet muda. Ia menyarankan agar mereka menikmati proses latihan di usia dini dan tidak memaksakan diri terlalu cepat. “Sebelum usia 17, atlet harus menikmati prosesnya,” katanya. Menurutnya, kemampuan bersaing biasanya mulai terbentuk setelah melewati usia tersebut.
0 Komentar