Pengamanan Ketat Penyeberangan Jangkar–Kangean, TNI-Polri Kawal Keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Aparat gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait melaksanakan pengamanan serta monitoring keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran penyeberangan kapal menuju Pulau Kangean, Madura, yang menjadi salah satu jalur transportasi laut vital bagi masyarakat kepulauan.

Pengamanan dilakukan secara terpadu sejak tahap persiapan hingga proses keberangkatan kapal. Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur, di antaranya Koramil 0823-09/Jangkar yang diwakili Kopda Batdri, Kamla Jangkar Kopda Sobirin, Polairud Aipda Dwi bersama satu personel, UPT PPR Banyuwangi yang dipimpin Tri Wahyono dengan lima personel, serta Syahbandar Jangkar Ahmad Fauzan, S.H. bersama lima personel. Turut terlibat pula BPTD Wilayah XI Jawa Timur Abdul Hamid dengan dua personel, Supervisi ASDP Wilker Jangkar Slamet bersama lima personel, serta ASDP Jangkar yang diwakili Andi bersama tiga personel.

Sinergi lintas sektor tersebut terlihat dalam setiap tahapan pengamanan. Petugas melakukan pemeriksaan manifest penumpang, pengecekan kesiapan kapal, pengaturan arus naik penumpang, hingga pemantauan situasi keamanan di area dermaga. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan keselamatan pelayaran sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

Berdasarkan hasil monitoring, KMP Munggiyango Hulalo memberangkatkan sebanyak 58 penumpang dewasa menuju Pelabuhan Kangean. Seluruh penumpang telah tercatat dalam manifest resmi dan dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan sebelum kapal bertolak. Selain itu, petugas memastikan kelengkapan alat keselamatan kapal serta kesiapan awak kapal sesuai dengan standar operasional pelayaran.

Keterlibatan aparat TNI dan Polri dalam pengamanan pelabuhan menjadi bagian dari komitmen negara dalam menghadirkan pelayanan publik yang aman dan tertib. Kehadiran Babinsa, aparat kepolisian perairan, serta unsur maritim lainnya tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai pengawas agar seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Jalur penyeberangan Jangkar–Kangean selama ini dikenal sebagai urat nadi transportasi laut bagi masyarakat kepulauan di wilayah timur Madura. Aktivitas penyeberangan tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga menjadi sarana distribusi logistik, kebutuhan pokok, serta mobilitas sosial dan ekonomi warga. Karena itu, aspek keselamatan dan ketertiban menjadi perhatian utama setiap instansi yang terlibat.

Petugas di lapangan juga melakukan pengaturan arus penumpang agar tidak terjadi penumpukan di dermaga. Penataan ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran proses naik kapal serta menghindari risiko kecelakaan akibat kepadatan penumpang. Selama kegiatan berlangsung, situasi pelabuhan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan dan monitoring keberangkatan KMP Munggiyango Hulalo ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan transportasi laut di wilayah Situbondo. Aparat gabungan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan, terutama pada jalur-jalur penyeberangan yang memiliki intensitas tinggi dan peran strategis bagi masyarakat.

Dengan adanya pengamanan terpadu ini, diharapkan masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan Jangkar–Kangean dapat merasa lebih tenang dan terlindungi. Sinergi antara TNI, Polri, dan instansi maritim di Pelabuhan Jangkar menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keselamatan pelayaran serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut di Kabupaten Situbondo. (*)

0 Komentar