Penyaluran Ratusan Sapi dan Domba Kerohiman Banongan di Situbondo Dikawal Ketat TNI, Berjalan Aman dan Tepat Sasaran


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan pendampingan penyaluran hewan ternak kerohiman Banongan berupa sapi dan domba yang digelar di PT Santori (Santosa Gerindo), Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengawalan serta pendampingan lintas sektor.

Penyaluran hewan ternak ini dipimpin oleh Koordinator bersama Tim Logistik Kabupaten Situbondo dan mendapat pendampingan penuh dari unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait. Sinergi antarinstansi tersebut dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kasbrig 16 Letkol Inf Alexander AB, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro, S.Sos., M.Si., Danramil 08/Banyuputih Kapten Inf Basuki Rahmad, S.Sos., Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet Ir. Sulistiani, Kabid Perkebunan Ria Arifianty, S.H., Kepala UPT Dinas Peternakan dan Perikanan Andre, S.Pt., serta tim medis dan paramedis veteriner. Selain itu, personel dari Koramil 07/Asembagus dan Koramil 08/Banyuputih juga dilibatkan untuk membantu pengamanan dan pendampingan teknis di lapangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing mekanisme penyaluran oleh Kasbrig 16 Letkol Inf Alexander AB kepada seluruh petugas penyalur dan unsur pendamping. Briefing tersebut menekankan pentingnya ketertiban, transparansi, serta koordinasi yang solid selama proses distribusi berlangsung. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran hewan ternak kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam proses distribusi, tim veteriner melakukan pengawasan ketat terhadap kondisi kesehatan hewan ternak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi dan domba yang disalurkan dalam kondisi layak, sehat, dan aman sebelum diterima masyarakat. Langkah ini menjadi bagian penting guna mencegah potensi penyakit hewan serta menjaga kualitas bantuan yang diberikan.

Berdasarkan data hasil penyaluran, jumlah hewan ternak kerohiman Banongan yang disalurkan terdiri atas 296 ekor sapi. Dari jumlah tersebut, 294 ekor sapi berhasil disalurkan kepada masyarakat, sementara dua ekor dinyatakan mati. Selain sapi, sebanyak 351 ekor domba juga disalurkan seluruhnya, dengan rincian 218 ekor betina dan 133 ekor jantan.

Danramil 08/Banyuputih Kapten Inf Basuki Rahmad, S.Sos., menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan penyaluran berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan TNI tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama proses penyaluran berlangsung. Sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan mampu menciptakan kepercayaan publik terhadap program-program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Melalui penyaluran hewan ternak kerohiman Banongan ini, pemerintah daerah bersama TNI berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan di Kabupaten Situbondo secara berkelanjutan. (*)

0 Komentar