Perguruan Pencak Silat Cobra kembali menegaskan dominasinya di dunia persilatan regional dengan mempertahankan gelar juara umum pada ajang UIM CUP III yang digelar di Universitas Islam Madura (UIM). Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, kontingen Cobra tampil konsisten dan unggul di berbagai nomor pertandingan, mengungguli ratusan pesilat dari berbagai perguruan dan institusi pendidikan yang turut ambil bagian.
UIM CUP III menjadi salah satu ajang kompetisi pencak silat yang cukup bergengsi di tingkat regional. Kejuaraan ini diikuti oleh pesilat-pesilat terbaik dari berbagai daerah yang bersaing dalam kategori tanding maupun seni. Persaingan berlangsung ketat sejak babak awal hingga final, namun Perguruan Cobra mampu menunjukkan performa stabil dan meyakinkan hingga akhir kompetisi.
Sepanjang turnamen, atlet-atlet Cobra tampil dominan di berbagai kelas. Pada kategori tanding putra dan putri, mereka berhasil mengamankan sejumlah kemenangan penting melalui teknik bantingan yang presisi, serangan efektif, serta pertahanan yang solid. Sementara itu, pada kategori seni, penampilan jurus tunggal dan beregu dari atlet Cobra dinilai rapi, kuat, dan minim kesalahan oleh dewan juri.
Pembina Perguruan Cobra, Simbang, M.Pd.I., menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani para atlet. Menurutnya, latihan yang disiplin dan konsisten menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi tim. Ia menegaskan bahwa fokus perguruan tidak semata-mata pada perolehan medali, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai persaudaraan di dalam gelanggang.
“Kemenangan ini adalah buah dari latihan keras tanpa henti dan kedisiplinan tinggi para atlet. Kami tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menjaga marwah persaudaraan dan sportivitas dalam setiap pertandingan,” ujar Simbang saat dikonfirmasi usai kejuaraan.
Ia menambahkan bahwa persiapan menuju UIM CUP III telah dilakukan jauh hari, dengan program latihan terstruktur dan evaluasi rutin. Setiap atlet, kata dia, dituntut untuk menguasai teknik dasar hingga strategi pertandingan, sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima saat bertanding.
Keberhasilan Perguruan Cobra semakin lengkap dengan dominasi perolehan medali emas di beberapa kelas utama. Konsistensi prestasi ini juga memperpanjang catatan positif Cobra yang pada edisi sebelumnya turut meraih hasil gemilang. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet di internal perguruan berjalan secara berkelanjutan dan terarah.
Panitia pelaksana UIM CUP III turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. Secara khusus, Perguruan Cobra dinilai mampu menjadi contoh dalam menjaga etika bertanding, baik di dalam maupun di luar arena. Panitia berharap kejuaraan ini dapat menjadi ajang pembibitan atlet pencak silat nasional yang berpotensi mengharumkan nama daerah dan bangsa di tingkat yang lebih tinggi.
Selain sebagai ajang kompetisi, UIM CUP III juga menjadi ruang silaturahmi antarpesilat dan perguruan pencak silat. Melalui kejuaraan ini, nilai-nilai luhur pencak silat seperti disiplin, hormat kepada lawan, dan persaudaraan kembali dikuatkan di tengah generasi muda. (*)
0 Komentar