Perkuat Keamanan Penyeberangan Jangkar–Raas, TNI Bersama Instansi Maritim Kawal Kelancaran Mobilitas Warga


SITUBONDO GUBUKINSPIRASI.id
Upaya menjaga keamanan dan kelancaran arus penyeberangan Jangkar–Raas terus diperkuat oleh berbagai unsur pengamanan. Pada Senin (01/12/2025), personel Koramil 0823/Jangkar, Kopka Musdin, melakukan pengamanan dan monitoring proses pemberangkatan penumpang KMP Dharma Kartika di Pelabuhan Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Kehadiran aparat TNI di area pelabuhan menjadi bagian dari komitmen memperkuat pelayanan publik dan memastikan keselamatan warga yang mengandalkan jalur laut menuju Pulau Raas, Madura.

Pengamanan dilakukan sejak proses antrean penumpang hingga pengawasan keberangkatan kapal. Kopka Musdin terlihat aktif membantu mengatur kelancaran arus naik kapal, memberikan imbauan kepada penumpang, serta memastikan area pelabuhan tetap berjalan tertib. Pendekatan humanis juga dilakukan untuk menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Kopka Musdin bersinergi dengan sejumlah unsur maritim dan lembaga pengawasan. Dari Kamla Jangkar, hadir Kopka Yuli yang turut memperkuat pengawasan di area dermaga. Sementara dari Polairud, Bripka Abdul Rofiq bersama satu anggotanya memastikan keamanan jalur perairan dan kesiapan keselamatan pelayaran.

Sinergi juga melibatkan Syahbandar Jangkar, dipimpin Fauzan, S.H., beserta tiga personelnya yang mengawasi kelayakan administrasi dan teknis pelabuhan. Peran mereka menjadi kunci dalam memastikan prosedur keselamatan dipatuhi oleh seluruh pihak yang terlibat, termasuk awak kapal dan calon penumpang.

Dari jajaran UPT PPR Banyuwangi, hadir Tri Wahyono bersama lima personel yang memfokuskan kegiatan pada pemeriksaan standar keselamatan kapal. Kehadiran mereka turut memastikan bahwa KMP Dharma Kartika siap beroperasi tanpa hambatan teknis yang membahayakan perjalanan.

Selain itu, dukungan datang dari BPTD XI Jawa Timur melalui Eko dan satu anggota yang membantu pengaturan operasional armada. Pihak ASDP juga hadir melalui Andi beserta dua personel, serta tim Supervisi ASDP Wilker Jangkar yang dipimpin oleh Heri dengan lima anggotanya. Keterlibatan seluruh pihak menunjukkan soliditas lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan penyeberangan.

Kopka Musdin menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan fokus pada keselamatan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak agar jalur penyeberangan Jangkar–Raas selalu dalam kondisi aman dan tertib. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberi rasa aman bagi penumpang dan menjaga arus transportasi laut tetap lancar,” ujarnya.

Menurutnya, peran TNI dalam pengamanan pelabuhan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang sangat bergantung pada transportasi laut untuk aktivitas ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari. Dengan tingginya mobilitas warga menuju Pulau Raas, kehadiran aparat menjadi faktor penting dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun hambatan teknis di lapangan.

Kolaborasi lintas instansi yang terbangun di Pelabuhan Jangkar mencerminkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan pengawasan terpadu dan penguatan pengamanan di setiap titik aktivitas pelabuhan, proses penyeberangan diharapkan semakin lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Upaya bersama ini juga menegaskan bahwa pelayanan publik yang efektif tidak hanya bertumpu pada satu pihak, tetapi memerlukan koordinasi yang terus terjaga antara TNI, kepolisian, syahbandar, otoritas pelabuhan, dan tenaga teknis di lapangan. Dengan sinergi kuat ini, layanan transportasi laut rute Jangkar–Raas ke depan diharapkan mampu semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menjadi jalur mobilitas yang aman bagi seluruh pengguna.

0 Komentar