
Argentina dan Messi Siap Bertarung di Piala Dunia 2026
Tim nasional Argentina, yang dikenal dengan julukan La Albiceleste, akan memulai perjalanan mereka untuk mempertahankan gelar Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Aljazair. Tim asuhan Lionel Scaloni ini berambisi menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan trofi sejak Brasil pada 1962. Dalam Grup J, Argentina akan bersaing dengan Austria dan Yordania dalam turnamen yang melibatkan 48 negara dan total 104 pertandingan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa tidak ada lawan yang mudah dalam kompetisi ini. "Kami harus memainkan setiap pertandingan dengan serius," ujarnya usai pengundian grup di John F. Kennedy Center for Performing Arts, Washington DC, pada Sabtu dini hari, 6 Desember 2025.
Scaloni menilai Austria tampil sangat impresif selama kualifikasi zona Eropa, sementara Aljazair memiliki banyak pemain muda yang telah masuk ke akademi klub-klub besar Eropa. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, yang pernah menangani dirinya di Lazio pada 2013.
Dalam acara pengundian, Scaloni turut serta sebagai pembawa trofi Piala Dunia. "Memegang piala itu lagi luar biasa dan mengharukan," katanya.
Grup H dan Persaingan Spanyol
Spanyol, yang saat ini berada di peringkat teratas dan juara Piala Dunia 2010, masuk ke dalam Grup H bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Jika Argentina berhasil menjadi juara Grup J, maka runner-up dari Grup H akan menjadi lawan mereka di babak 32 besar.
Cristiano Ronaldo dan Portugal
Cristiano Ronaldo diprediksi akan tampil di Piala Dunia keenamnya. Portugal berada di Grup K bersama Uzbekistan, Kolombia, dan pemenang playoff antara Republik Demokratik Kongo, Jamaika, atau Kaledonia Baru. Jika Portugal dan Argentina sama-sama memuncaki grup, pertemuan antara Ronaldo dan Messi bisa terjadi di perempat final di Stadion Arrowhead.
Gelandang Portugal, Vitinha, menyatakan kepuasannya terhadap hasil undian. "Saya puas dengan hasil undian," katanya, sementara menyebut Kolombia sebagai lawan terberat di fase grup.
Brazil dan Skotlandia Kembali Bersaing
Brasil dan Skotlandia akan bertemu untuk kelima kalinya dalam sejarah Piala Dunia. Keduanya berada di Grup C bersama Haiti dan Maroko, yang menjadi tim kejutan Piala Dunia 2022. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa timnya harus memenangkan tiga pertandingan grup. Ia juga tidak menutup kemungkinan untuk memasukkan Neymar, yang sedang tampil gemilang bersama Santos, ke dalam skuad.
Maroko dan Target Ambisius
Dari kubu Maroko, pelatih Walid Regragui menyatakan targetnya secara jelas. "Kami ingin memenangkan grup atau minimal lolos. Sejak 2022, semua orang ingin mengalahkan kami," ujarnya.
Grup Lain dan Persiapan Tim-Tim Lain
Jerman masuk ke dalam Grup E bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador. Inggris bergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Prancis berada di Grup I menghadapi Senegal, Norwegia, serta pemenang playoff antara Bolivia, Irak, atau Suriname. Senegal pernah mengalahkan Prancis 1-0 pada laga pembuka Piala Dunia 2002.
Tuan rumah Amerika Serikat akan memulai Grup D dengan menghadapi Paraguay pada 12 Juni 2026 di Inglewood, sebelum bertemu Australia dan kemudian menghadapi pemenang playoff antara Turki, Rumania, Slovakia, atau Kosovo. Sementara itu, Meksiko membuka turnamen di Stadion Azteca melawan Afrika Selatan, mengulang partai pembuka Piala Dunia 2010.
Proses Seleksi dan Jadwal Kompetisi
Hingga saat ini, 42 tim telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026. Sebanyak 22 tim lain akan berebut enam slot tersisa lewat playoff hingga 31 Maret. Pemenang dan runner-up dari 12 grup akan langsung lolos ke babak 32 besar bersama delapan peringkat ketiga terbaik. Seluruh laga mulai dari perempat final akan digelar di Amerika Serikat, dengan final yang akan diselenggarakan pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey.
0 Komentar