20 Jenderal Bintang 2 Baru di Angkatan Darat Pasca Mutasi TNI 2025, Panglima Divisi 3 Kostrad Diangkat

Featured Image

Kenaikan Pangkat 20 Perwira TNI AD Menjadi Mayor Jenderal

Sebanyak 20 perwira TNI Angkatan Darat (AD) berhasil naik pangkat menjadi Mayor Jenderal setelah dilakukan mutasi pada tahun 2025. Salah satu yang terpilih adalah Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, yang kini menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad. Kenaikan pangkat ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga amanah untuk meningkatkan profesionalisme dan kontribusi dalam menjalankan tugas.

Pangkat Jenderal Bintang 2 di TNI AD dikenal dengan sebutan Mayor Jenderal atau Mayjen. Pangkat ini setara dengan Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) di jajaran kepolisian. Selain itu, pangkat ini ditandai dengan dua bintang emas di pundak perwira tinggi yang menyandangnya. Dari 20 perwira yang naik pangkat, salah satunya adalah Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, yang sebelumnya berpangkat Brigjen TNI atau Jenderal Bintang 1.

Latar Belakang dan Jabatan Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo

Sebelum dilakukan mutasi, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo menjabat sebagai Kasdam XIX/Tuanku Tambusai. Setelah masuk dalam daftar mutasi TNI terbaru, ia dipromosikan menjadi Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad. Sebelumnya, jabatan tersebut diisi oleh Mayjen TNI Bangun Nawoko, yang kini dimutasi menjadi Pangdam XIV Hasanuddin.

Divisi Infanteri 3/Darpa Cakti Yudha atau Divif 3/Kostrad yang dipimpin oleh Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo memiliki tugas utama membina kesiapan operasional satuan-satuan tempur di bawah komando. Markas dari divisi ini berada di Sokkolia, Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan. Salah satu ciri khas dari Divisi Infanteri 3 Kostrad adalah penggunaan baret berwarna hijau tua.

Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Agustus 1971. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1993. Selain itu, ia juga memiliki latar belakang keluarga militer, karena ayahnya adalah mantan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI (Purn.) H. Tayo Tarmadi.

Jejak Karier dan Pendidikan

Setelah lulus Akmil, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo melanjutkan pendidikan militer di beberapa lembaga seperti Sesarcabif, Dik PARA, Diklapa I, Diklapa II, Seskoad (2008), dan Sesko TNI. Dalam karier militer, ia pernah menjabat berbagai posisi penting, antara lain:

  • Danyonif Raider 514/Sabaddha Yudha (2009–2011)
  • Dandim 0811/Tuban (2011–2012)
  • Danbrigif Raider 15/Kujang II (2014–2015)
  • Asren Kaskostrad (2017–2018)
  • Danrem 083/Baladika Jaya (2018–2019)
  • Pamen Denma Mabesad (2019–2021)
  • Wair Kostrad (2021–2022)
  • Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB (2022–2024)
  • Irdam XIII/Merdeka (2024–2025)
  • Kasdam XIX/Tuanku Tambusai (15 Agustus–30 September 2025)
  • Panglima Divisi 3 Kostrad (30 September 2025–sekarang)

Serah terima jabatan sebagai Panglima Divisi 3 Kostrad dilaksanakan di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad di Pakatto, Gowa, Sulsel pada Selasa (28/10/2025). Acara tersebut dipimpin oleh Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar.

Pesan KSAD untuk Perwira Tinggi TNI AD

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan selamat kepada 80 perwira tinggi (Pati) TNI AD yang baru saja naik pangkat. Dari jumlah tersebut, 20 di antaranya berpangkat Mayor Jenderal, sedangkan 60 lainnya berpangkat Brigadir Jenderal.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tantangan untuk meningkatkan profesionalisme serta kontribusi nyata. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan kekompakan dalam mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan dan program makan bergizi.

Selain itu, KSAD menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga TNI AD membutuhkan pemimpin yang adaptif dan visioner. Ia berharap para Pati yang naik pangkat dapat menjadi teladan dalam disiplin, loyalitas, serta memajukan satuan yang dipimpinnya.

0 Komentar