Angin Puting Beliung Terjang Besuki Situbondo, Puluhan Rumah Rusak, Babinsa Serma Hamzah Sigap Dampingi Penanganan
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id - Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa (20/1/2026) sore. Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Besuki dan Desa Demung mengalami kerusakan, serta menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama kawasan tersebut.
Angin kencang mulai dirasakan warga sekitar pukul 17.00 WIB. Di Dusun Kauman, Desa Besuki, dan Dusun Semiring Blok Klompek, Desa Demung, hembusan angin disertai hujan deras membuat atap rumah beterbangan, genting berjatuhan, dan beberapa bangunan semi permanen rusak. Warga yang berada di dalam rumah sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Selain merusak permukiman, angin puting beliung juga menumbangkan sejumlah pohon di empat titik sepanjang jalan raya Besuki. Kondisi ini sempat menyebabkan kemacetan karena badan jalan tertutup batang pohon dan ranting besar. Beberapa pengendara terpaksa berhenti dan memutar arah hingga petugas datang melakukan pembersihan.
Menyikapi kejadian tersebut, Babinsa setempat, Serma Hamzah, sebagai aparat teritorial TNI AD langsung turun ke lokasi terdampak. Ia melakukan pemantauan wilayah, membantu evakuasi awal, serta mendampingi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Situbondo dalam pelaksanaan asesmen dan kaji cepat di lapangan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, tim gabungan dari BPBD Situbondo tiba di lokasi. Dengan didampingi Babinsa Serma Hamzah, unsur Kecamatan, Polsek, pemerintah desa, serta relawan, petugas langsung melakukan pendataan kerusakan rumah warga dan infrastruktur yang terdampak. Proses asesmen berlangsung hingga malam hari dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun tim di lapangan, tercatat sebanyak 36 rumah warga terdampak angin puting beliung. Rinciannya, 15 rumah berada di Desa Besuki dan 21 rumah di Desa Demung. Selain itu, terdapat 27 los atau atap bangunan yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Kerusakan didominasi pada bagian atap, dinding ringan, dan bangunan tambahan milik warga.
Dalam proses penanganan, Serma Hamzah secara aktif melakukan pembinaan teritorial dengan membantu koordinasi lintas sektor, memonitor kondisi warga terdampak, serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo.
“Sebagai Babinsa, kami hadir untuk memastikan warga merasa aman dan mendapatkan pendampingan. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, karena cuaca masih tidak menentu dan potensi angin kencang masih bisa terjadi,” ujarnya di sela-sela pendataan.
Ia menambahkan, keterlibatan semua pihak sangat penting dalam penanganan bencana agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, BPBD, dan relawan menjadi kunci utama dalam membantu masyarakat yang terdampak.
Hingga malam hari, situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penanganan lanjutan berupa pengkajian kebutuhan pascabencana serta penyaluran bantuan logistik telah dikoordinasikan oleh instansi terkait. (*)
0 Komentar