Babinsa Koramil Kapongan Bersama Puskesmas Fogging Ponpes Sumberbunga, Cegah DBD Sejak Dini


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
– Upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan secara terpadu di Kabupaten Situbondo. Kali ini, Babinsa Koramil 0823-03/Kapongan Kodim 0823/Situbondo, Serda Jayadi, bersinergi dengan tim Puskesmas Kapongan melaksanakan kegiatan fogging di lingkungan Pondok Pesantren Sumberbunga, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Jumat (2/1/2026).

Kegiatan fogging tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memutus rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor utama penyakit DBD. Lingkungan pondok pesantren dipilih sebagai sasaran karena memiliki aktivitas tinggi dan tingkat kepadatan yang cukup besar, sehingga berpotensi menjadi lokasi penyebaran penyakit apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Fogging dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti area asrama santri, ruang belajar, kamar mandi, serta lingkungan sekitar pondok pesantren. Proses penyemprotan berlangsung dengan pengawasan bersama antara Babinsa dan petugas kesehatan guna memastikan pelaksanaannya tepat sasaran dan aman bagi penghuni pondok.

Serda Jayadi mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan untuk selalu hadir dan berperan aktif dalam menjaga kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, pencegahan penyakit menular seperti DBD membutuhkan kerja sama lintas sektor, tidak hanya mengandalkan tenaga kesehatan semata.

“Sebagai Babinsa, kami berkewajiban membantu masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk bidang kesehatan. Melalui kegiatan fogging ini, kami berharap dapat mencegah munculnya kasus DBD, khususnya di lingkungan pondok pesantren yang memiliki aktivitas dan kepadatan tinggi,” ujar Serda Jayadi di sela kegiatan.

Ia menambahkan, fogging bukan satu-satunya solusi untuk mencegah DBD. Peran aktif masyarakat dan pengelola lingkungan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan dan memutus siklus perkembangbiakan nyamuk. Oleh karena itu, Babinsa juga turut memberikan imbauan kepada pihak pondok pesantren dan warga sekitar agar senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Imbauan tersebut antara lain dengan rutin membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat wadah yang berpotensi menampung air, menguras bak mandi secara berkala, serta menghindari adanya genangan air di sekitar lingkungan pondok dan permukiman warga. Langkah sederhana ini dinilai efektif apabila dilakukan secara konsisten.

Pihak Puskesmas Kapongan menyambut baik sinergi yang terjalin dengan Babinsa Koramil Kapongan. Kolaborasi antara TNI dan tenaga kesehatan dinilai sangat membantu dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya dalam kegiatan promotif dan preventif seperti pencegahan DBD. Kehadiran Babinsa juga memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program kesehatan yang dijalankan pemerintah.

Pengasuh Pondok Pesantren Sumberbunga beserta para santri turut menyambut positif kegiatan fogging tersebut. Mereka berharap, dengan adanya langkah pencegahan ini, lingkungan pondok pesantren tetap sehat dan terhindar dari ancaman penyakit DBD, sehingga aktivitas belajar dan ibadah dapat berjalan dengan nyaman dan aman.

Melalui kegiatan fogging ini, Kodim 0823/Situbondo kembali menegaskan peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah teritorial. Tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, Babinsa juga aktif mendukung program kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat serta menekan angka kasus DBD di wilayah Kecamatan Kapongan dan sekitarnya.

0 Komentar