SITUBONDO – Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026 terus diperlihatkan berbagai elemen di daerah. Salah satunya melalui kegiatan Zoom Meeting Panen Raya bersama Presiden Republik Indonesia yang diikuti oleh Babinsa Koramil 0823/13 Mlandingan bersama unsur terkait di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mlandingan, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan panen raya secara virtual tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, aparat TNI-Polri, penyuluh pertanian, serta para petani dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Zoom meeting ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mengawal sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan pangan.
Di Kabupaten Situbondo, kegiatan ini berada di bawah penanggung jawab Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo dan dipusatkan di Kantor BPP Mlandingan. Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan hadir mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, hingga perwakilan petani dan kelompok tani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Mlandingan Risky, Kapolsek Mlandingan, Ws. Danramil 0823/13 Mlandingan, Kasi Trantib Kecamatan Mlandingan, Kasi Ekbang Kecamatan Mlandingan, seluruh PPL se-Kecamatan Mlandingan, tiga orang Babinsa Koramil 0823/13 Mlandingan, Bhabinkamtibmas Polsek Mlandingan, seluruh Ketua Kelompok Tani se-Kecamatan Mlandingan, serta para petani.
Kehadiran Babinsa Koramil 0823/13 Mlandingan dalam kegiatan Zoom Panen Raya ini menjadi wujud nyata peran aktif TNI AD, khususnya Kodim 0823/Situbondo, dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Selama ini, Babinsa dikenal aktif melakukan pendampingan kepada petani di wilayah binaan, mulai dari tahap persiapan lahan, masa tanam, perawatan tanaman, hingga masa panen.
Pendampingan tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani. Babinsa juga berperan sebagai penghubung antara petani dengan instansi terkait, termasuk penyuluh pertanian dan pemerintah daerah, sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Ws. Danramil 0823/13 Mlandingan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional, sehingga perlu mendapat dukungan dari semua pihak.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa, kami berharap para petani semakin termotivasi dan hasil pertanian dapat terus meningkat. Kegiatan panen raya bersama Presiden RI ini menjadi penyemangat tersendiri bagi petani di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, para petani dan ketua kelompok tani yang hadir menyambut baik pelaksanaan Zoom Panen Raya tersebut. Mereka menilai kegiatan ini memberikan motivasi serta rasa optimisme dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi lintas sektor, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program pertanian di daerah. Sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta TNI-Polri diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal sekaligus berkontribusi terhadap target nasional.
Melalui Zoom Panen Raya bersama Presiden Republik Indonesia ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan produksi pertanian, memperbaiki tata kelola sektor pangan, serta memberikan dukungan kepada petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional. (*)
0 Komentar