PANARUKAN – Upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda terus dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Darat melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan. Salah satunya terlihat dalam kegiatan upacara bendera yang digelar di SMK Nurul Huda, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Senin (26/1/2026).
Pada kegiatan tersebut, Babinsa Koramil Panarukan, Sertu Matalim, dipercaya bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Upacara bendera yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu diikuti oleh kurang lebih 65 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan dewan guru SMK Nurul Huda. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMK Nurul Huda, Halimatus Sa’diyah, S.Pd, beserta jajaran tenaga pendidik.
Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui momen upacara bendera, pesan-pesan kebangsaan disampaikan secara langsung kepada para pelajar.
Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Sertu Matalim menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia mengingatkan para siswa agar memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif, menjauhi pergaulan yang dapat merusak masa depan, serta terus menumbuhkan semangat belajar demi meraih cita-cita.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Kalian inilah yang kelak akan melanjutkan perjuangan para pendahulu. Tanamkan rasa cinta tanah air, patuhi aturan sekolah, hormati guru dan orang tua, serta siapkan diri menjadi generasi yang berkarakter dan berdisiplin,” ujar Sertu Matalim di hadapan peserta upacara.
Ia juga menegaskan bahwa nilai nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui upacara bendera, tetapi juga melalui sikap sehari-hari, seperti menjaga persatuan, saling menghormati, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, sikap-sikap sederhana tersebut merupakan bentuk nyata dari cinta tanah air yang bisa diterapkan sejak usia sekolah.
Selain memberikan amanat kebangsaan, Sertu Matalim juga menyampaikan sosialisasi terkait penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) TNI Angkatan Darat. Sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan informasi sekaligus motivasi kepada para siswa yang memiliki minat dan cita-cita mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur militer.
Ia menjelaskan secara singkat bahwa menjadi prajurit TNI tidak hanya dituntut memiliki fisik yang kuat, tetapi juga mental yang tangguh, disiplin tinggi, serta jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Informasi tersebut disambut antusias oleh para siswa yang mengikuti upacara.
Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Babinsa sebagai Inspektur Upacara. Plt Kepala Sekolah SMK Nurul Huda, Halimatus Sa’diyah, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam kegiatan sekolah menjadi salah satu sarana edukatif yang efektif untuk membangun karakter pelajar. Selain menambah wawasan kebangsaan, kehadiran Babinsa juga dinilai mampu membangun kedekatan emosional antara TNI dan generasi muda.
Kegiatan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Babinsa ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar yang cinta tanah air, berakhlak baik, dan memiliki semangat bela negara sejak dini. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat sebagai generasi penerus bangsa. (*)
0 Komentar