Kabut Tebal Tak Halangi TMMD ke-127 Kodim 0823/Situbondo Buka Jalan Perkebunan di Sumbermalang, Akses Ekonomi Warga Terbuka


SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id
- Kabut tebal dan udara dingin pegunungan tidak menyurutkan semangat personel Satgas TMMD ke-127 dari Kodim 0823/Situbondo bersama warga dalam membuka dan memperkeras akses jalan menuju perkebunan di wilayah pegunungan Dusun Plampang RT 07 RW 03, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Kamis (18/02/2026).

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD ke-127 dan masyarakat sudah memadati lokasi pembangunan jalan di rangkaian puncak Gunung Rengganis. Mereka bahu-membahu melakukan perataan, pengerasan, dan perapian badan jalan yang selama ini menjadi akses vital bagi warga menuju lahan perkebunan mereka.

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digagas oleh Tentara Nasional Indonesia untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya daerah terpencil dan sulit dijangkau. Jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian seperti kopi, jagung, dan komoditas lainnya yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Meski cuaca di kawasan pegunungan tidak menentu, bahkan kerap diguyur hujan yang membuat medan licin dan berlumpur, personel Satgas dan warga tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Kondisi medan yang berat justru memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong antara aparat TNI dan masyarakat desa.

Salah satu anggota Satgas TMMD, Sertu Supriadi dari Yon TP 836/Barahma Yudha, tampak aktif terlibat langsung dalam proses pembangunan jalan. Ia bersama warga terus bekerja meski kabut membatasi jarak pandang dan suhu udara cukup dingin.

“Kondisi medan memang cukup berat, apalagi saat hujan turun. Tapi ini demi kepentingan masyarakat, supaya akses menuju kebun lebih mudah dan hasil panen bisa cepat dibawa turun,” ungkapnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pembukaan jalan ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Warga Dusun Plampang menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Selama ini, akses menuju perkebunan hanya berupa jalur tanah sempit yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut seringkali menghambat distribusi hasil panen dan meningkatkan biaya angkut bagi petani.

Dengan adanya pembangunan jalan yang lebih baik dan layak, warga berharap distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih singkat, serta biaya operasional dapat ditekan. Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Program TMMD ke-127 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat, bekerja bersama dalam kondisi sulit, menjadi simbol nyata sinergi dan kepedulian terhadap pembangunan desa.

Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menciptakan hubungan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dengan dukungan dan partisipasi aktif semua pihak.

Satgas TMMD bersama warga optimistis pembangunan jalan di wilayah tersebut dapat segera rampung sesuai target. Jalan ini diharapkan menjadi akses vital yang membuka konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan Sumbermalang.

Dengan terbukanya akses jalan menuju perkebunan, masyarakat Dusun Plampang kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan. Program TMMD ke-127 pun kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak pembangunan desa dan penguatan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

0 Komentar