TMMD ke-127 Resmi Dibuka di Situbondo, TNI dan Pemkab Bersinergi Bangun Desa Alastengah
SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka melalui upacara yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kabupaten Situbondo, Selasa (10/2/2026) pagi. Pembukaan ini menjadi penanda dimulainya kolaborasi lintas sektor antara TNI, Pemerintah Kabupaten Situbondo, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa, khususnya di wilayah terpencil dan tertinggal.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pd.I, selaku Inspektur Upacara. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat TNI dan Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Sekitar 300 peserta dari berbagai instansi ikut ambil bagian dalam upacara tersebut, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menyukseskan program nasional ini.
Komandan Upacara dijabat oleh Danramil 0823/09 Jangkar Kapten Inf Y.M. Waluyo, sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada Pasipers Kodim 0823/Situbondo Kapten Inf Farid Afifi, S.H. Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh makna, diawali dengan laporan kesiapan pasukan hingga penandatanganan naskah proyek TMMD.
Momentum penting terjadi saat Wakil Bupati Situbondo secara simbolis menyerahkan proyek TMMD ke-127 Tahun 2026 kepada Kepala Staf Kodim 0823/Situbondo, disertai penyerahan peralatan kerja TMMD. Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya kerja nyata TNI bersama masyarakat di lapangan untuk membangun desa secara berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Situbondo menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata operasi militer selain perang (OMSP) yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral. Menurutnya, program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Ulfiyah dalam sambutannya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi semua pihak, mulai dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan dan komitmen selama pelaksanaan program berlangsung.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-127 juga mengusung berbagai kegiatan nonfisik, seperti pelayanan administrasi kependudukan, pembagian bantuan sosial, sosialisasi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, program keluarga berencana, hingga upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Situbondo. Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun sumber daya manusia, kesadaran kebangsaan, dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Program TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan lokasi sasaran utama di Dusun Plampang, Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Wilayah ini dipilih karena dinilai masih membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar.
Melalui TMMD, diharapkan akses pembangunan semakin terbuka, konektivitas antarwilayah meningkat, serta kesejahteraan masyarakat desa dapat tumbuh secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi hasil dari kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen bangsa.

0 Komentar