SITUBONDO – Semangat gotong royong dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0823/Situbondo di Dusun Plampang RT 07 RW 03, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Tidak hanya kaum pria, para ibu rumah tangga setempat juga turut ambil bagian dalam proses perataan jalan desa yang menjadi salah satu sasaran utama pembangunan, Minggu (15/02/2026).
Di lokasi pembukaan jalan baru, suasana kerja bakti terlihat begitu hidup. Setelah alat berat menyelesaikan proses perataan awal badan jalan, warga secara manual melanjutkan pekerjaan dengan menggunakan cangkul dan alat sederhana lainnya untuk merapikan permukaan tanah. Langkah ini penting untuk memastikan struktur jalan lebih padat, rata, dan siap digunakan sebagai akses transportasi warga.
Yang menarik, keterlibatan ibu-ibu menjadi salah satu pemandangan yang mencuri perhatian. Di bawah terik matahari, mereka bekerja berdampingan dengan para pria dan anggota Satgas TMMD tanpa ragu. Dengan penuh semangat, para ibu membantu meratakan tanah, membersihkan sisa material, dan memastikan jalur jalan lebih rapi. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang gender maupun usia.
Partisipasi aktif masyarakat, termasuk kaum perempuan, menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan jalan tersebut. Selain membantu secara fisik, kehadiran warga juga memberikan motivasi tambahan bagi anggota Satgas TMMD yang bertugas di lapangan. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana penuh keakraban, diwarnai canda dan kebersamaan, yang memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Abdul Asis, salah satu tokoh pelopor pertanian di Dusun Plampang, mengatakan bahwa antusiasme warga dalam mendukung program TMMD merupakan hal yang wajar, mengingat manfaat pembangunan jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Warga di sini memang terbiasa bekerja keras di ladang dan kebun. Jadi ketika ada program pembangunan jalan seperti ini, mereka sangat antusias untuk ikut membantu. Kami merasa bangga bisa terlibat langsung, karena jalan ini nantinya akan sangat membantu memperlancar aktivitas pertanian dan mendukung perekonomian warga,” ujar Abdul Asis.
Menurutnya, akses jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil panen, mengurangi waktu tempuh, serta meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian. Dengan demikian, pembangunan jalan desa diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Program TMMD ke-127 Kodim 0823/Situbondo sendiri merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih memiliki keterbatasan akses infrastruktur. Pembukaan jalan desa menjadi salah satu sasaran fisik utama karena memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain manfaat fisik berupa akses transportasi yang lebih baik, program TMMD juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa.
Kehadiran anggota Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai mitra yang bekerja bersama warga. Kolaborasi ini menciptakan hubungan yang harmonis dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi salah satu tujuan utama program TMMD.
Bagi warga Dusun Plampang, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol harapan akan kemajuan desa. Jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah akses ke lahan pertanian, fasilitas pendidikan, dan pusat kegiatan ekonomi, sehingga membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan semangat guyub rukun yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para ibu rumah tangga, pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Alas Tengah diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Partisipasi aktif warga menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan lebih efektif ketika dilakukan melalui kerja sama antara TNI dan masyarakat.
Kebersamaan yang terbangun di lokasi TMMD ke-127 Situbondo menjadi gambaran nyata bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa. Melalui sinergi tersebut, diharapkan Desa Alas Tengah dapat terus berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, memiliki akses infrastruktur yang memadai, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)
0 Komentar