
Pengendara Disarankan Gunakan Tol Kapal-Betung untuk Menghindari Kemacetan
Pengendara yang ingin menghindari kemacetan di Jalintim Palembang–Betung, kini disarankan menggunakan Tol Kapal–Betung. Jarak sejauh 58 km yang ditempuh melalui tol ini terasa lebih cepat dibanding jalur biasa yang sering mengalami kemacetan.
Namun, akses keluar dari Tol Kapal–Betung memiliki batasan. Pintu keluar Gandus ditutup, sehingga kendaraan harus keluar melalui Gerbang Tol Keramasan atau Musi Landas. Meski tol difungsionalkan secara gratis, pengendara tetap diminta menyiapkan kartu E-Tol dan membayar tarif sebesar Rp4.500 saat keluar di Gerbang Tol Indralaya menuju Palembang.
Pilihan Pintu Keluar yang Tersedia
Pengendara yang akan menuju ke Palembang hanya memiliki dua pilihan pintu keluar. Pertama, keluar dari Gerbang Tol Musi Landas Kecamatan Sembawa. Namun, bila keluar dari sini, pengendara bisa terjebak macet mulai dari gerbang tol hingga KM 14. Sebaiknya, pengendara terus melaju menuju ke pintu tol Keramasan.
"Access keluar dari Gandus ditutup, tidak dapat dilalui. Silahkan langsung keluar dari Keramasan," kata seorang petugas yang berjaga di pos keluar pintu Gandus, Jumat (13/3/2026).
Karena tidak dapat keluar dari pintu keluar Gandus, pengendara harus menuju ke arah Pintu Keramasan. Saat sudah melewati Jembatan Musi V, pengendara atau pemudik akan langsung disambut jalan tanah berbatu yang belum selesai di cor. Di sini, pengendara tidak dapat melaju dengan kecepatan cukup tinggi.
Tak lama melaju, pengendara akan kembali bertemu jalan yang sudah di cor. Jalan ini mengarah ke pintu tol, Palembang atau Indralaya. Namun, bagi pemudik bisa juga langsung menuju ke gerbang Tol Keramasan bila ingin menuju ke OKI atau Lampung.
Tarif dan Persiapan Kartu E-Tol
Di sinilah, kepadatan kendaraan terjadi, karena pengendara diminta untuk menyiapkan kartu E-Tol agar bisa keluar menuju ke gerbang Indralaya. Ada dua gate yang akan dilewati pengendara saat tiba di sini.
"Apakah harus bayar pak untuk keluar dari sini," tanya Tribunsumsel kepada petugas yang berjaga.
"Tidak bayar pak, tetapi siapkan kartu tol karena keluarnya pakai kartu tol. Tarifnya Rp 0," jawab petugas yang berjaga.
Saat kartu E-Tol di tap, memang saldo yang ada di kartu E-Tol sama sekali tidak berkurang. Hanya saja, ketika akan keluar dan mengarah ke exit tol Palembang, pengemudi diminta untuk menyiapkan kartu E-Tol. Karena, disini akan dibutuhkan untuk membayar keluar tol sebesar Rp 4.500.
"Saya mencoba Tol Kapal-Betung yang difungsionalkan, mencoba sekalian ke Palembang. Saya kira memang free, tetapi nyatanya keluar dari situ harus bayar Rp 4.500. Bukan masalah uangnya itu, tetapi kartu E-Tol nya, karena harus beli," ungkap Heru warga Rantau Bayur Banyuasin yang mencoba fungsional Tol Kapal-Betung.
Karena sudah masuk terlalu jauh, membuat Heru mau tidak mau memutuskan membeli kartu di gerbang tol Indralaya. Bukan membayar Rp 4.500 yang sangat disayangkan, tetapi banyak pengendara merasa dijebak karena keluar pintu Tol Indralaya harus bayar.
"Kartu tol tidak ada, biar bisa keluar terpaksa beli kartu E-Tol dulu. Harusnya ada pemberitahuan, bila warga mau melintas bawa kartu E-Tol. Kalau pemudik enak, karena sudah siap kartu E-Tol, kami warga lokal tidak tahu kalau keluarnya pakai kartu E-Tol," pungkasnya.
Waspada Jalan Rusak
Tol Kapal-Betung Banyuasin, saat ini sudah difungsionalkan mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00 WIB. Pengendara atau pemudik yang akan menuju ke arah Jambi, bisa melalui tol Kapal-Betung Banyuasin.
Dari pantauan gubukinspirasi.id yang langsung mencoba fungsional tol Kapal-Betung, akses jalan yang ada di tol sudah cukup mampuni untuk dilalui kendaraan pemudik mulai dari Jembatan Musi V hingga ke pintu keluar Simpang Pulau Rimau Desa Biyuku.
Pengendara yang datang dari arah Palembang hendak menuju Betung, bisa masuk melalui gerbang Tol Keramasan atau gerbang tol Musi Landas. Hingga nantinya, pengendara bisa keluar dari Simpang Pulau Rimau Desa Biyuku menuju ke Betung.
Begitu pula sebaliknya, pengendara atau pemudik yang akan dari arah Pulau Rimau Desa Biyuku, bisa melaju menuju Palembang. Namun, pengendara diminta untuk memperlambat laju kendaraannya saat berada di KM 392 hingga KM 391. Disini, ada sebagian jalan yang belum selesai dilakukan pengecoran dan diberikan rambu peringatan di sisi kiri.
Pengendara diminta untuk waspada, ketika mengarah ke Palembang atau menuju ke gerbang tol Keramasan. Selain ada sebagian badan jalan yang belum di cor, ada pula pos-pos pengamanan kecil yang berdiri di tengah jalan tol.
Pengendara yang akan menuju ke arah Lampung, bisa langsung menuju gerbang Tol Keramasan untuk melanjutkan perjalanan. Tetapi, bagi pengendara atau pemudik yang akan menuju ke Kota Palembang, bisa keluar dari gerbang Tol Palembang atau gerbang Tol Indralaya Jakabaring.
0 Komentar