Kadis Bina Marga Malang Pastikan Jalur Wisata Pantai 37 Aman dan Layak Pakai

Kadis Bina Marga Malang Pastikan Jalur Wisata Pantai 37 Aman dan Layak Pakai

Kabupaten Malang Siap Sambut 300 Ribu Wisatawan Saat Lebaran 2026

Kabupaten Malang diprediksi akan menerima kedatangan sebanyak 300 ribu wisatawan selama musim liburan Lebaran 2026. Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengunjung, Bupati Malang, Muhammad Sanusi, memberikan perintah kepada Kadis Bina Marga, Khairul Isnaidi Kusuma atau Oong, untuk menyiapkan jalur wisata yang menuju ke 37 pantai di wilayah tersebut.

Kekhawatiran Bupati Sanusi ini cukup wajar mengingat ancaman cuaca ekstrem masih diperkirakan terjadi saat liburan Lebaran nanti. Jika tidak diantisipasi, ancaman tanah longsor bisa mengganggu perjalanan wisatawan. Namun, berdasarkan informasi dari Oong, ancaman tersebut telah ditangani dengan baik.

Indikasinya adalah bahwa tahun ini tidak ada lagi jalan alternatif untuk menuju ke 37 pantai karena semua jalur yang biasa longsor setiap tahun sudah diperbaiki. "Sepertinya, sudah aman semua karena jalur yang sering longsor itu, kini sudah diberi dinding penahan, dengan dicor," kata Oong kepada gubukinspirasi.id, Jumat (13/3/2026).

Perbaikan Jalur Wisata di Jalur Lintas Selatan

Dari lima jalur ke wisata pantai yang membentang di Jalur Lintas Selatan (JLS) sepanjang 58 km, dua jalur dulu rawan longsor. Salah satunya berada di Gunung Geger, Desa Sumberjo, Kecamatan Pagak. Setelah terjadinya longsoran yang menyebabkan jalur hampir lumpuh selama tiga bulan, kini jalur tersebut sudah mulus.

Empat titik jalan cornya yang mengantung karena ngerong atau tanah di bawahnya hilang akibat tergerus air kini sudah diisi cor. "Itu sudah kami suntik (diisi cor beton) sehingga kembali keras dan kuat meski tiap hari dilewati truk tebu atau truk material," ujar Oong.

Kerusakan jalan di bawah Gunung Geger itu segera diperbaiki karena menjadi atensi Bupati Sanusi. Sebab, jalur ini menjadi jalur ekonomi yang menghubungkan ke Kecamatan Kepanjen. Selain sebagai jalur distribusi hasil pertanian tebu, jalur ini juga menjadi jalur wisata. Dari Kecamatan Kepanjen ke Kecamatan Pagak, wisatawan bisa menjangkau Pantai Balekambang, Regent, Kondangmerak, dan Pasirpanjang.

Jalur Barat dan Pengamanan Tebing

Selain itu, jalur barat atau jalur Bendungan Karangkates juga dikenal jadi langganan longsor tiap musim penghujan, terutama di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare. Terutama di jalur Rajekwesi antara Kecamatan Kalipare dengan Kecamatan Donomulyo. Pada tahun 2024 lalu, jalan itu lumpuh total setelah tebing jalannya longsor sepanjang 20 meter.

Namun, saat ini jalur ke Pantai Modangan sudah aman karena bukan cuma bibir jalannya yang jadi langganan longsor itu diberi plengsengan cor. Tebing jalan sisi timur setinggi 5 meter dari badan jalan juga dikepras. Itu membuat jalannya lebih lebar, dari 5 meter menjadi 9 meter, sehingga lebih leluasa untuk papasan bus atau truk.

"Sudah jauh lebih lebar dan kami pastikan jauh lebih aman dari tanah longsor. Sebab, sepanjang plengsengan dan bibir tebing, yang selama ini sering longsor itu, sudah kami padatkan (diberi dinding penahan longsor dari cor)," tuturnya.

Keamanan Seluruh Jalur Wisata

Menurut Oong, semua jalur ke 37 wisata pantai saat ini aman dilewati. Termasuk jalan dari Kecamatan Gondanglegi ke Kecamatan Bantur sepanjang 31 km, yang saat ini sedang dilebarkan menjadi 13 meter, juga tidak ada kendala.

"Tak ada jalan yang tak bisa dilewati. Jika wisatawan lewat Gondanglegi, ya bisa lewat Gedangan, tanpa lewat Bantur, karena itu akan berakhir juga di JLS," pungkasnya.


0 Komentar