Menjelang Lebaran, Wabup Bojonegoro Cek Kesiapan Jalur Nasional di Baureno

Menjelang Lebaran, Wabup Bojonegoro Cek Kesiapan Jalur Nasional di Baureno

Peninjauan Kesiapan Jalur Nasional di Wilayah Timur Bojonegoro

Wakil Bupati Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan peninjauan kesiapan jalur nasional di wilayah timur menjelang arus mudik Lebaran 2026. Peninjauan ini dilakukan bersama Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.6 BBPJN Jawa Timur–Bali Rizali Rahmanto. Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan kondisi jalan aman bagi para pemudik yang akan melintasi jalur tersebut.

Pada hari Jumat (13/3/2026), rombongan mengecek sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan seperti berlubang dan bergelombang di Desa Gajah, Kecamatan Baureno. Di lokasi, terlihat sejumlah pekerja sedang sibuk melakukan pengerukan dan penambalan jalan yang rusak. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki kondisi jalan agar lebih baik dan meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Nurul Azizah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pemudik. Ia menjelaskan bahwa beberapa titik jalan memang ditemukan berlubang dan bergelombang, sehingga perbaikan dan penambalan sudah dimulai.

Menurut Nurul, sesuai arahan Bupati Bojonegoro, seluruh camat diminta untuk melakukan pendataan titik-titik kerusakan di jalan nasional yang berada di wilayah masing-masing. Hasil pendataan tersebut akan dilaporkan kepada BBPJN agar segera ditindaklanjuti. “Kami sudah meminta para camat untuk mengidentifikasi lubang-lubang di jalan nasional. Setelah didata, laporan akan kami sampaikan ke BBPJN sehingga dalam waktu sekitar lima hari diharapkan bisa segera ditangani,” ujarnya.

Sementara itu, PPK 4.6 BBPJN Jawa Timur–Bali Rizali Rahmanto menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan perbaikan jalan di wilayah barat Bojonegoro dapat selesai dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan khususnya pada saat puncak mudik lebaran. “Kami menargetkan hingga 17 Maret perbaikan jalan sudah selesai sampai wilayah barat Bojonegoro,” kata Rizali.

Menurut dia, kerusakan jalan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh faktor cuaca ekstrem serta meningkatnya volume kendaraan bertonase berat yang melintas di jalur tersebut. Dalam proses perbaikan, BBPJN menggunakan metode manual packing. Sementara untuk jalan beton yang rusak, perbaikan dilakukan secara terbatas pada titik-titik tertentu.

“Kalau jalan cor yang rusak akan kami bongkar, tetapi hanya di beberapa titik saja. Perbaikan secara menyeluruh kemungkinan baru dilakukan setelah Lebaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan masih berlangsung. Ia berharap pekerjaan tersebut dapat selesai lebih cepat sehingga arus lalu lintas kembali lancar dan aman. “Kami mohon masyarakat bersabar karena perbaikan masih berproses. Semoga bisa selesai lebih cepat,” kata Afrian.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di titik-titik yang sedang diperbaiki. “Cuaca dan padatnya kendaraan yang melintas juga bisa memicu kemacetan. Karena itu kami mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati, khususnya saat melintas di lokasi perbaikan jalan,” tutupnya.


0 Komentar