Musim Kemarau Basah Tingkatkan Risiko Penyakit, Ahli Ingatkan Pentingnya Kekebalan Tubuh

Featured Image

Bahaya Kemarau Basah dan Tips Menjaga Kesehatan

Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini memicu berbagai risiko kesehatan bagi masyarakat. Perubahan suhu, kelembapan, serta genangan air menjadi faktor pemicu munculnya gangguan kesehatan. Dr. Santi, seorang ahli manajemen kesehatan di Corporate HR Kompas Gramedia, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak stabil bisa menyebabkan berbagai penyakit, termasuk flu, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), hingga gangguan pencernaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa musim kemarau basah sedang terjadi di Indonesia. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan bahwa hujan akan terus turun dalam musim kemarau ini. Hal ini membuat kondisi cuaca lebih lembap dibandingkan biasanya, sehingga disebut sebagai kemarau basah.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Saat Kemarau Basah

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, menjaga daya tahan tubuh sangat penting. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Pola Makan yang Seimbang

Makanan bergizi lengkap dan seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Dr. Santi menyarankan agar mengonsumsi makanan dengan berbagai warna, seperti sayur dan buah-buahan. Setiap warna memiliki fitonutrien unik yang bermanfaat bagi tubuh, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan.

Ia juga menekankan pentingnya menghindari makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. Selain itu, hindari makanan yang tidak terjaga kebersihannya karena bisa memicu gangguan kesehatan.

2. Olahraga Rutin

Olahraga rutin membantu memperkuat tubuh dan meningkatkan kapasitas jantung serta paru-paru. Meski cuaca tidak menentu, olahraga tetap harus dilakukan dengan intensitas sedang. Idealnya, minimal 150 menit setiap minggu, dibagi dalam tiga sesi.

3. Tidur Cukup

Tidur yang cukup sangat berpengaruh pada daya tahan tubuh. Orang dewasa dianjurkan tidur antara 7 hingga 9 jam setiap hari. Tidur yang cukup membantu tubuh pulih dan memperkuat sistem imun.

4. Mengelola Stres

Stres yang berkepanjangan dapat menurunkan sistem imun tubuh. Hormon adrenalin dan kortisol yang diproduksi saat stres bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Selain itu, stres juga bisa memicu perilaku negatif seperti merokok, minum alkohol, atau menggunakan narkoba, yang semakin melemahkan daya tahan tubuh.

5. Hindari Merokok

Merokok berdampak buruk pada kesehatan, terutama pada kulit dan selaput lendir yang menjadi pelindung pertama dari serangan bakteri dan virus. Kandungan rokok juga bisa mengurangi kemampuan kerja sel-sel imun.

6. Vaksinasi dan Kebersihan

Vaksinasi merupakan cara efektif untuk mencegah berbagai penyakit. Selain itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga sangat penting. Bersihkan area rumah, terutama genangan air, untuk mencegah penyebaran penyakit.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, masyarakat bisa lebih siap menghadapi tantangan kemarau basah. Pemahaman tentang risiko kesehatan dan cara mencegahnya akan sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

0 Komentar