Penghormatan Terakhir untuk Wabup Benny, Bendera Merah Putih Setengah Tiang Diangkat di Klaten

Pengibaran Bendera Merah Putih Setengah Tiang di Kabupaten Klaten

Di berbagai instansi pemerintahan hingga desa di Kabupaten Klaten, bendera Merah Putih berkibar setengah tiang pada Senin (9/2/2026). Pengibaran bendera ini dilakukan selama satu hari penuh sebagai simbol penghormatan dan berkabung atas meninggalnya Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto pada Sabtu (7/2/2026) kemarin.

Instruksi pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang dituangkan dalam surat edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Klaten nomor 100.2/4/2026/01 tentang pengibaran bendera merah putih setengah tiang. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh perangkat daerah, camat, pemerintah desa, dan kelurahan di Kabupaten Klaten. Kebijakan ini diterbitkan untuk menindaklanjuti kabar duka meninggalnya Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto.

Seluruh instansi dan unit kerja diminta mengibarkan bendera setengah tiang pada Senin, 9 Februari 2026. Pengibaran dilakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB di masing-masing instansi dan unit kerja. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Purwanto pada Minggu (8/2).

Kepala Desa Tlobong, Basuki, membenarkan adanya instruksi tersebut. "Betul (memasang bendera Merah Putih setengah tiang)," ujarnya. Ia menjelaskan, pemasangan bendera setengah tiang dilakukan hanya selama satu hari, sejak pagi hingga sore. "Hanya satu hari, pada hari Senin. Mulai jam 06.00 sampai 18.00 WIB," paparnya.

Pantauan di lapangan, pengibaran bendera setengah tiang juga terlihat di halaman Pemerintah Kabupaten Klaten sebagai simbol penghormatan terakhir bagi almarhum Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto.

Teriakan Histeris Sang Istri

Hujan deras mengguyur Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Sabtu (7/2/2026), ketika pintu belakang ambulans perlahan dibuka di halaman rumah duka. Di tengah suara rintik hujan yang menimpa atap rumah dan payung-payung hitam yang berderet, jeritan histeris istri almarhum Wakil Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi, memecah suasana.

Dari dalam ambulans, Lindha tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah sang suami, Benny Indra Ardhianto, mulai diturunkan. Ia berteriak seolah tak percaya sosok yang selama ini mendampinginya kini pulang dalam peti.

"Aku nggak bisa, aku nggak bisa," teriaknya dari dalam mobil ambulan ketika jenazah diangkat keluar ambulan. Isak tangis keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak siang pun pecah. Suasana yang sejak awal sudah diliputi duka mendadak semakin pilu. Beberapa kerabat menutup wajah dengan tangan, sementara yang lain berusaha menenangkan keluarga inti yang terpukul.

Jenazah Wakil Bupati Klaten tiba di rumah duka sekitar pukul 14.30 WIB. Mobil ambulans yang membawa almarhum dikawal dua mobil patwal yang berhenti tepat di depan rumah keluarga di Desa Karang. Hujan deras yang turun sejak siang menambah kelabu suasana, seolah langit ikut berduka atas kepergian sosok pemimpin muda tersebut.

Ketika pintu ambulans dibuka, tampak ayah almarhum, Hariyanto, turun lebih dulu. Wajahnya sembab, matanya merah menahan tangis. Ia berjalan perlahan dengan langkah berat sebelum akhirnya tak kuasa menahan air mata. Beberapa anggota keluarga segera menghampiri dan menuntunnya masuk ke dalam rumah, berusaha memberi kekuatan di tengah duka yang mendalam.

Tak jauh dari situ, ibunda almarhum terlihat pingsan saat turun dari ambulans. Tubuhnya yang lemah langsung disangga oleh kerabat yang sigap membantu. Ia kemudian dibawa masuk ke dalam rumah untuk mendapat pertolongan, sementara suasana di halaman semakin dipenuhi tangis dan doa.

Di tengah hujan yang tak kunjung reda, peti jenazah Benny Indra Ardhianto diangkat perlahan menuju rumah duka. Beberapa pelayat berdiri berjejer, sebagian memayungi kepala, sebagian lagi membiarkan diri basah oleh hujan. Tak ada yang bergeming, semua larut dalam suasana kehilangan.

Sempat Dirawat di RS Kariadi Semarang

Informasi meninggalnya Wabup Benny banyak dibagikan di akun grup WhatsApp.

Plt Kepala Bagian Prokopim Setda Klaten, Rizqan Iryawan, membenarkan kabar duka tersebut. Mengenai sakit yang diderita Wabup Benny, Rizqan tidak memberi jawaban. "(Soal sakit) keluarga yang bisa jawab," pungkasnya.

Pantauan di rumah Wabup Benny, sudah banyak keluarga maupun kerabat yang datang di Desa Karang, Kecamatan Delanggu.

Lokasi Pemakaman

Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, akan dimakamkan di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Berdasarkan informasi layu-layu (kematian), pemakaman akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB, Minggu (8/2/2026). Wabup Benny meninggal pada usia 33 tahun, ia dikabarkan meninggal pukul 10.15 WIB di RS Kariadi Semarang. Ia meninggalkan 1 orang istri, dan dua anak.

Benny sendiri merupakan putra tunggal dari Wakil Ketua DPRD Hariyanto dan Endrayati.

0 Komentar