SPPG Polri dan Gudang Pangan Jatim di Mojokerto Siap Dukung Program MBG

SPPG Polri dan Gudang Pangan Jatim di Mojokerto Siap Dukung Program MBG

Inovasi SPPG Polda Jatim di Mojokerto

Di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terdapat Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Polda Jatim yang kini dilengkapi dengan Green House dan budidaya ikan menggunakan sistem bioflok. Tempat ini juga memiliki gudang ketahanan pangan berkapasitas 1000 ton yang mendukung koperasi desa merah putih.

Inovasi tersebut mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Meski rencananya mereka akan meninjau lokasi pada Minggu (8/2/2026), agenda mendesak di Jakarta membuatnya harus kembali ke Jakarta. Namun, Presiden tetap mengapresiasi kesiapan yang dilakukan oleh Polda Jatim.

Green House di Lokasi SPPG

Berdasarkan pengamatan di lokasi SPPG Polda Jatim, terdapat Green House yang ditanami berbagai jenis sayuran hidroponik seperti pakcoy, caisim, terong, cabai, kembang kol, tomat, kangkung, selada, dan bayam merah. Selain itu, ada kolam budidaya ikan nila dan lele yang ramah lingkungan karena menggunakan sistem bioflok.

SPPG Polda Jatim memiliki kapasitas mencapai 3.562 porsi yang menyuplai program MBG (Makan Bergizi Gratis) di 21 sekolah. Ini merupakan salah satu dari 138 SPPG Polri di wilayah Jawa Timur.

Gudang Ketahanan Pangan Kapasitas 1.000 Ton

Polda Jatim memiliki gudang ketahanan pangan berkapasitas 1.000 ton yang menempati lahan SPN seluas 10.500 meter persegi. Gudang ini dibangun menggunakan anggaran APBN senilai Rp 11.114.000.000, mulai dari 3 Juni hingga 30 September 2025. Operasional gudang dimulai pada 8 Oktober 2025 dengan fasilitas gudang A, gudang B, kantor, musala, dan pos penjagaan.

Gudang ketahanan pangan Polda Jatim di Mojokerto ini merupakan bagian dari 18 gudang yang tersebar di 12 provinsi. Gudang digunakan untuk menyimpan hasil panen raya jagung yang diserap oleh Bulog Mojokerto sekitar 40 ton.

Dimanfaatkan Jadi Lahan Pertanian Produktif

Lahan di samping gudang juga dimanfaatkan untuk lahan pertanian produktif sekitar 4 hektare yang telah dua kali panen. Harapan dari pihak Polda Jatim adalah gudang ketahanan pangan Polri ini dapat optimal dalam mendukung integrasi KDMP di Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya. Diharapkan bisa bekerja sama dengan Bulog untuk persediaan dan stabilitas harga pangan.

Tambah Pasokan Bahan Pangan untuk Dapur MBG

Kepala SPPG Polda Jatim, Noverita Resya Sintia menjelaskan bahwa adanya Green House maupun kolam budidaya ikan saat ini dapat menambah pasokan bahan pangan untuk dapur MBG. SPPG ini bekerjasama dengan tujuh UMKM untuk menyediakan bahan baku pangan dan sejak lama telah menerapkan Food Safety.

"Kami pastikan keamanan pangan sebelum MBG diterima oleh penerima (Food Safety), sehingga dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan," tukasnya.

Fasilitas Tambahan di Lokasi SPPG

Selain Green House dan kolam budidaya ikan, SPPG Polda Jatim juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Di antaranya adalah ruang penyimpanan bahan baku, area pengolahan makanan, serta ruang pelayanan yang nyaman bagi para pengunjung. Semua fasilitas ini dirancang agar dapat memberikan layanan yang maksimal bagi masyarakat.

Kesimpulan

Inovasi SPPG Polda Jatim di Mojokerto menjadi contoh yang baik dalam upaya meningkatkan kualitas pangan dan ketahanan pangan. Dengan adanya Green House dan kolam budidaya ikan, serta gudang ketahanan pangan berkapasitas besar, SPPG ini tidak hanya memberikan manfaat bagi program MBG, tetapi juga menjadi pusat pengembangan pertanian dan pangan yang berkelanjutan.

0 Komentar